Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

INTEGRASI PROGRAM LITERASI ANAK DAN GEREJA HIJAU SEBAGAI UPAYA PEMBERDAYAAN JEMAAT DI HKBP PAGARAN NAULI MEDAN Sinaga, Dearlina; Munte, Emelia Trianastasia; Tamba, Noni Tiurmayanti; Hutauruk, Novita Sari; Hutagalung, Delvina
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 2 (2026): Inpress Vol. 7 No. 2 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i2.57012

Abstract

Rendahnya kemampuan literasi dasar anak serta minimnya kesadaran kepedulian lingkungan masih menjadi tantangan yang dihadapi jemaat HKBP Pagaran Nauli Medan. Anak-anak jemaat pada jenjang SD hingga SMP membutuhkan pendampingan belajar yang berkelanjutan, sementara penerapan nilai-nilai Gereja Hijau masih memerlukan pendekatan edukatif yang sederhana dan kontekstual. Program Kreativitas Mahasiswa (PKM) skema Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk mengintegrasikan program literasi anak dengan konsep Gereja Hijau sebagai upaya pemberdayaan jemaat. Program dilaksanakan melalui bimbingan belajar gratis, kelas literasi membaca berbasis Sekolah Minggu, serta kegiatan Gereja Hijau yang terintegrasi dengan literasi tematik lingkungan. Anak-anak tidak hanya dilatih kemampuan membaca, menulis, dan numerasi dasar, tetapi juga diajak memahami tanggung jawab iman dalam menjaga ciptaan Tuhan melalui praktik langsung seperti penanaman tanaman dan kerja bakti lingkungan gereja. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi pendampingan belajar kelompok kecil, metode storytelling, membaca nyaring, latihan fonetik, diskusi sederhana, serta pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning). Kegiatan dilaksanakan secara rutin dengan melibatkan mahasiswa, guru Sekolah Minggu, dan jemaat. Luaran yang diharapkan dari kegiatan ini adalah meningkatnya kemampuan literasi dasar dan minat baca anak jemaat, terbentuknya perilaku peduli lingkungan, terciptanya lingkungan gereja yang bersih dan hijau, serta tersusunnya model integrasi literasi anak dan Gereja Hijau sebagai bentuk pemberdayaan jemaat yang berkelanjutan. Program ini diharapkan dapat menjadi model pengabdian berbasis gereja yang aplikatif, kontekstual, dan berorientasi pada pembentukan karakter anak jemaat.
The Role Of Digital Literacy In Learning Financial Report Analysis For Students Of Class XI Beauty School Margareta, Elisabeth; Nababan, Netty Winda Sari; Sembiring, Nanda; Munthe, Lesmita; Tamba, Noni Tiurmayanti
Jurnal Mamangan Vol 12, No 2 (2023): Special Issue
Publisher : LPPM Universitas PGRI Sumatera Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22202/mamangan.v12i2.10415

Abstract

This study aims to analyze the Role of Digital Literacy in Learning Financial Report Analysis for Grade XI Beauty Students of Imelda Tourism Vocational School, Medan. This study uses a qualitative descriptive research type, which aims to describe in depth how the role of digital literacy affects learning financial report analysis for students. Based on the results of the study that has been conducted on the Role of Digital Literacy in Learning Financial Report Analysis for Grade XI Students of Imelda Tourism Vocational School, Medan, several things can be concluded as follows: as many as 70% of grade XI students show good digital literacy skills, marked by their ability to access, use, and explore financial information through digital media. Students have been able to use technological devices such as computers, the internet, and basic financial applications to support learning financial report analysis. Qualitative data from observations and interviews show that students with high levels of digital literacy have better abilities in analyzing financial reports, including reading financial reports, interpreting numerical data, and compiling simple reports. This shows a positive correlation between mastery of digital technology and achievement of economic learning outcomes. Although many students have utilized technology for educational purposes, there are still around 30% of students who predominantly use digital media only for entertainment such as playing games and social media. This shows that students' digital literacy is not fully directed at productive use for learning
Optimalisasi Potensi Tanaman Andaliman Sebagai Produk Sachet Bernilai Ekonomi Di Desa Hutajulu, Kecamatan Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan Tamba, Noni Tiurmayanti; Siagian, Lasma; Pardede, Sanggam
Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP) Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Kajian Ilmu Pendidikan (JKIP)
Publisher : Lembaga Riset dan Inovasi Almatani

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55583/jkip.v7i4.2352

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi potensi tanaman andaliman sebagai bahan dasar produk pangan inovatif serta merancang produk andaliman dalam bentuk sachet yang praktis, ekonomis, dan tetap mempertahankan cita rasa khasnya di Desa Hutajulu, Kec, Pollung, Kabupaten Humbang Hasundutan. Metode yang digunakan adalah penelitian Research and Development (R&D) dengan model pengembangan 4D yang meliputi tahap Define, Design, Develop, Disseminate. Instrumen yang digunakan yaitu uji validasi produk oleh ahli gizi, dosen pembimbing dan melakukan uji kelayakan produk kepada panelis (UMKM BPK) masyarakat skala luas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa produk andaliman sachet memiliki kualitas yang baik ditinjau dari aspek warna, aroma, rasa, dan tekstur. Proses produksi melalui pemilihan bahan baku, pengeringan, dan penghalusan menghasilkan bubuk andaliman bertekstur halus dengan warna kecokelatan serta cita rasa khas yang tetap terjaga. Hasil validasi oleh dosen dan ahli gizi memperoleh skor 5,00 dengan kategori sangat layak. Selain itu, uji panelis yang melibatkan masyarakat dan pelaku UMKM menunjukkan tingkat penerimaan sebesar 79% dengan kategori sangat layak. Dengan demikian, produk andaliman sachet berpotensi dikembangkan sebagai bumbu praktis berbasis kearifan lokal yang bernilai ekonomis dan memiliki peluang untuk diproduksi serta dipasarkan secara lebih luas.