Layanan Bimbingan dan Konseling (BK) memiliki peran strategis dalam membentuk karakter, keterampilan sosial, dan kesejahteraan emosional peserta didik. Meski tersedia dalam bentuk klasikal, individual, dan kelompok, banyak sekolah menghadapi kendala seperti keterbatasan konselor, rendahnya pemahaman siswa, dan ketidaksesuaian metode layanan dengan kebutuhan siswa. Penelitian ini bertujuan mengevaluasi efektivitas ketiga jenis layanan BK secara komparatif, untuk mengidentifikasi kelebihan, keterbatasan, dan dampaknya terhadap perkembangan akademik, sosial, dan emosional siswa, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi implementasi BK yang optimal. Metode yang digunakan adalah systematic literature review, dengan pencarian 20 artikel jurnal terindeks dari 2022–2026 yang relevan dengan pendidikan formal di Indonesia. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan thematic synthesis dan comparative analysis, menyoroti pengaruh layanan klasikal, individual, dan kelompok terhadap aspek akademik, sosial, dan emosional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layanan klasikal efektif untuk penyampaian informasi, motivasi akademik, dan penguatan pengetahuan moral, layanan individual unggul dalam penanganan masalah personal dan perencanaan karir, sedangkan layanan kelompok mendukung keterampilan sosial, empati, dan problem-solving. Kombinasi ketiga layanan memberikan hasil optimal, memungkinkan intervensi yang komprehensif, adaptif, dan holistik terhadap kebutuhan siswa. Penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi layanan BK sebagai strategi utama dalam pengembangan karakter dan kesejahteraan peserta didik.