Latar belakang: Manajemen pondok pesantren harus memberikan layanan yang baik untuk memastikan kebutuhan gizi para santri terpenuhi. Hal ini dapat terwujud apabila institusi mampu menyajikan makanan yang mematuhi prinsip-prinsip dasar penyelenggaraan institusi. Prinsip-prinsip tersebut mencakup penyediaan makanan yang sesuai dengan kebutuhan konsumen baik dari segi jenis maupun jumlah zat gizi, disiapkan dengan cita rasa yang berkualitas tinggi, dan memenuhi standar kebersihan dan sanitasi yang diperlukan.Tujuan Penelitian: Untuk mengetahui hubungan antara tingkat kepuasan menu dan asupan gizi pada remaja putri SMPIT Al-Fityan School Kubu Raya.Metode Penelitian: Jenis penelitian analitik observasional dengan desain penelitian cross sectional dengan pengambilan sampel menggunakan simple random sampling dengan total sampling dengan total sampel 61 responden remaja putri. Data kepuasan menu diambil dengan menggunakan kuisioner yang diisi oleh masing-masing responden dan data asupan diambil dengan wawancara menggunakan form food recall 24 jam selama 2 hari.Hasil: Tingkat kepuasan menu remaja putri memiliki hasil puas dengan persentase 82,0%. Asupan gizi remaja putri memiliki hasil yang defisit dengan persentase energi 70,5%, protein 67,2%, lemak 73,8%, dan karbohidrat 68,9%.Simpulan: Tidak ada hubungan tingkat kepuasan menu dan asupan zat gizi energi, protei, lemak, dan karbohidrat. Hasil nilai chi square (p-value <0,05) tingkat kepuasan menu dengan asupan energi 1,000, tingkat kepuasan menu dengan asupan protein 0,1000, tingkat kepuasan menu dengan asupan lemak 0,259, tingkat kepuasan menu dengan asupan karbohidrat 0,726. Kata Kunci: Tingkat kepuasan menu, Energi, Protein, Lemak, Karbohidrat