This Author published in this journals
All Journal JUBIKOPS
Gladis Suryana, Vionela
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

HUBUNGAN POLA ASUH ORANG TUA DENGAN KEMAMPUAN KOGNITIF SISWA DI SD WAHANA HARAPAN BANGSA SINGKAWANG Gladis Suryana, Vionela; Fitriyadi, Slamat; Mariana, Dewi
Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi Vol 6 No 1 (2026): Jurnal Bimbingan Konseling dan Psikologi (JUBIKOPS)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Barru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56185/jubikops.v6i1.1145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk: 1) Untuk mendeskripsikan pola asuh orang tua yang diterapkan pada siswa di SD Wahana Harapan Bangsa Singkawang; 2) Untuk mendeskripsikan kemampuan kognitif siswa SD Wahana Harapan Bangsa Singkawang; 3) Untuk menganalisis hubungan antara pola asuh orang tua dan kemampuan kognitif siswa SD Wahana Harapan Bangsa Singkawang. Jenis penelitian yang digunakan yaitu penelitian kuantitatif dengan desain korelasi. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh siswa SD Wahana Harapan Bangsa Singkawang yang berjumlah 67 siswa. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah angket pola asuh orang tua dan dokumentasi hasil rapor yang menggambarkan kemampuan kognitif siswa. Teknik analisis data yang digunakan adalah persentase, nilai rata-rata, dan korelasi rank spearman yang di analisis dengan SPSS. Hasil penelitian menunjukan bahwa: 1) Pola asuh orang tua pada siswa berdasarkan persepsi siswa dan orang tua sama-sama berada pada kategori baik, dengan indikator pola asuh demokratis berada pada kategori baik, indikator pola asuh permisif berada pada kategori baik, dan indikator pola asuh otoriter berada pada kategori baik; 2) Kemampuan kognitif pada siswa berada pada kategori baik sekali dengan rata-rata nilai rapor yang diperoleh sebesar 84; 3) Terdapat hubungan yang tidak signifikan antara pola asuh orang tua dengan kemampuan kognitif siswa yang dibuktikan dengan nilai signifikansi sebesar 0,347 > 0,05.