Moch. Wahyu Saputra
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh Pelatihan, Kepemimpinan, dan Lingkungan Kerja terhadap Kinerja Pegawai pada Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat Moch. Wahyu Saputra; Anton Budi Santoso
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7650

Abstract

Peningkatan kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan isu strategis dalam reformasi birokrasi, khususnya pada instansi teknis dengan beban kerja tinggi seperti Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh pelatihan, kepemimpinan, dan lingkungan kerja terhadap kinerja pegawai. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis explanatory research. Populasi penelitian adalah seluruh Pegawai Negeri Sipil di Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Jawa Barat sebanyak 311 orang, dengan sampel 190 responden yang ditentukan melalui teknik simple random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert dan dianalisis menggunakan regresi linier berganda dengan bantuan SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dan kepemimpinan berpengaruh positif dan signifikan terhadap kinerja pegawai, sedangkan lingkungan kerja berpengaruh positif namun tidak signifikan secara statistik. Secara simultan, ketiga variabel berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai dengan nilai koefisien determinasi sebesar 71,5%. Kepemimpinan merupakan variabel yang paling dominan memengaruhi kinerja pegawai. Temuan ini menegaskan pentingnya penguatan kualitas pelatihan dan kepemimpinan dalam meningkatkan kinerja ASN, sementara lingkungan kerja berperan sebagai faktor pendukung. Penelitian ini memberikan kontribusi teoretis bagi pengembangan manajemen sumber daya aparatur serta implikasi praktis bagi perumusan kebijakan peningkatan kinerja ASN yang lebih efektif dan berkelanjutan.