Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Pameran UMKM Syari’ah Fair Surabaya sebagai ruang edukasi ekonomi syariah berbasis pengalaman di ruang publik. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya literasi ekonomi syariah masyarakat Indonesia serta masih dominannya kajian ekonomi syariah yang berfokus pada aspek kelembagaan formal. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui observasi partisipatif, wawancara semi-terstruktur dengan panitia, pelaku UMKM, dan pengunjung, serta dokumentasi kegiatan pameran. Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan secara tematik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa edukasi ekonomi syariah dalam Syari’ah Fair berlangsung secara informal dan kontekstual melalui empat bentuk utama, yaitu: sosialisasi nilai ekonomi syariah melalui atmosfer religius dan kajian, interaksi ekonomi berbasis pengalaman, representasi praktik bisnis syariah, serta integrasi dakwah ekonomi dan pemberdayaan UMKM. Dampak edukatif yang muncul bersifat inkremental berupa penguatan kesadaran awal, persepsi positif terhadap ekonomi syariah, dan meningkatnya kepercayaan terhadap produk halal, namun belum menghasilkan perubahan perilaku ekonomi yang mendalam karena aktivitas pameran masih didominasi orientasi transaksi. Kontribusi teoretis penelitian ini terletak pada pengembangan perspektif ekonomi syariah berbasis sosial-kultural dengan menempatkan pameran UMKM syariah sebagai ruang experiential learning dan internalisasi nilai ekonomi Islam di masyarakat urban. Secara praktis, penelitian ini menegaskan pentingnya integrasi fungsi ekonomi dan edukasi dalam penyelenggaraan pameran berbasis syariah.