This Author published in this journals
All Journal Jurnal SOLMA
Nurdiar, Shabriana
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Implementasi Gamifikasi dalam Edukasi Anatomi dan Patologi Pendengaran untuk Pencegahan Trauma Akustik Siswa SMP Halim, Andrew; Asiyah, Rokhmatul; Andyastanti, Tisnalia Merdya; Susanti, Anna; Fadhilah Robbani, Izzah; Althafsyah, Nayaka; Nurdiar, Shabriana; Yusrian Mahdi, Muhammad; Aska Nugroho, Ocha Eksasta; Nur Salsabila, Alya; Nur Sobrina, Firda; Rafsya Farzana, Haydar
Jurnal SOLMA Vol. 15 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Prof. DR. Hamka (UHAMKA Press)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22236/solma.v15i1.21139

Abstract

Background: Paparan kebisingan dari berbagai sumber, seperti penggunaan perangkat audio pribadi dan aktivitas hiburan masyarakat, berpotensi memengaruhi kesehatan pendengaran pada remaja. Peningkatan literasi kesehatan mengenai anatomi sistem pendengaran, risiko trauma akustik, serta upaya pencegahannya perlu dilakukan sejak usia sekolah. Pendekatan pembelajaran inovatif seperti gamifikasi dapat meningkatkan keterlibatan siswa dalam proses edukasi kesehatan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas metode gamifikasi dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai pencegahan trauma akustik. Metode: Kegiatan dilaksanakan pada 48 siswa SMP PGRI 01 Dau, Kabupaten Malang oleh tim pengabdi yang terdiri dari dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang. Edukasi dilakukan melalui penyampaian materi interaktif mengenai anatomi dan patologi sistem pendengaran yang dipadukan dengan permainan edukatif berupa kuda bisik dan cerdas cermat pendengaran sehat. Evaluasi dilakukan dengan membandingkan nilai pre-test dan post-test. Analisis data dilakukan menggunakan uji paired sample t-test. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan pada pengetahuan dan pemahaman siswa mengenai anatomi dan fungsi sistem pendengaran, risiko trauma akustik, serta langkah-langkah pencegahannya setelah mengikuti edukasi berbasis gamifikasi. Selain itu, siswa menunjukkan tingkat partisipasi dan antusiasme yang lebih tinggi selama proses pembelajaran berlangsung. Kesimpulan: Metode gamifikasi efektif dalam meningkatkan pemahaman dan kesadaran siswa mengenai kesehatan pendengaran serta pencegahan trauma akustik. Pendekatan ini berpotensi menjadi strategi edukasi inovatif dalam promosi kesehatan telinga di lingkungan sekolah.