Background: Penggunaan media berbasis teknologi dalam bimbingan karier di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) menjadi penting seiring transformasi digital di dunia pendidikan dan kerja. Perubahan cepat kebutuhan industri menuntut siswa memiliki pemahaman karier yang relevan dan adaptif terhadap teknologi. Pemanfaatan media digital seperti platform asesmen karier online, video interaktif, dan e-modul membantu guru Bimbingan dan Konseling (BK) memberikan layanan karier yang lebih menarik dan interaktif. Karena itu, kapasitas guru BK perlu diperkuat melalui program pemberdayaan berbasis peningkatan kompetensi pedagogis dan teknologis. Metode pengabdian menggunakan Participatory Learning and Action melalui lima tahapan: sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, dan evaluasi keberlanjutan. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan kemampuan guru BK dalam penguasaan teknologi pembelajaran sebesar 32%. Sebanyak 78% siswa menyatakan layanan bimbingan karier melalui modul interaktif lebih menarik dan mudah dipahami. Seluruh guru BK (100%) terlibat aktif, satu modul digital berbasis nilai Islam berhasil dikembangkan, dan dua sesi layanan nyata mendapat tanggapan positif dari lebih 75% siswa. Kesimpulan, kegiatan ini terbukti efektif meningkatkan kompetensi digital dan profesionalisme guru BK, memperkuat nilai-nilai Islam dalam layanan, serta menumbuhkan partisipasi aktif siswa dalam perencanaan karier. Selain itu, terbentuk Komunitas Praktisi Guru BK SMKN 5 Bojonegoro sebagai wadah inovasi berkelanjutan dalam pengembangan layanan BK berbasis teknologi dan spiritualitas Islam.