Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENERAPAN PLATFORM EDUKASI DIGITAL WINGKOSMART SEBAGAI MEDIA SOSIALISASI PROGRAM WINGKO DI KOTA SEMARANG Murenda Mayadilanuari, Aerrosa; Nurvita, Silvia; Narulita, Siska; Giyantolin; Dody Indra Sumantiawan; Dhieo Kurniawan
Jurnal Pengabdian Masyarakat (Jupemas) Vol. 6 No. 2 (2025): Oktober
Publisher : Universitas Bakti Tunas Husada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36465/jupemas.v6i2.1778

Abstract

Demam Berdarah Dengue (DBD) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kasus yang cukup tinggi di Kota Semarang. Salah satu upaya inovatif untuk pengendalian vector penyakit DBD adalah penerapan teknologi Wolbachia melalui Program WINGKO (Wolbachia Ing Kota). Namun, tingkat pemahaman masyarakat terhadap program ini masih beragam, sehingga diperlukan strategi edukasi yang lebih efektif. Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat sekaligus memperkenalkan WINGKOSmart, sebagai platform digital yang dikembangkan sebagai edukasi tentang teknologi Wolbachia. Sosialisasi dilaksanakan pada 4 September 2025 di Aula Kelurahan Muktiharjo Kidul, dengan peserta sebanyak 70 orang yang terdiri atas ibu-ibu PKK, dosen dan mahasiswa, perwakilan Puskesmas Tlogosari Kulon, serta Dinas Kesehatan Kota Semarang. Metode kegiatan meliputi ceramah interaktif mengenai Program WINGKO, demonstrasi langsung penggunaan platform WINGKOSmart, serta sesi diskusi dan tanya jawab. Evaluasi dilakukan melalui pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pengetahuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman masyarakat mengenai Program WINGKO serta respon positif masyarakat terhadap penggunaan WINGKOSmart. Platform ini dinilai membantu menjawab keraguan masyarakat, memberikan akses informasi yang mudah dan akurat, serta berpotensi mendukung komunikasi publik yang lebih luas. Dengan demikian, WINGKOSmart dapat menjadi media inovatif dalam mendukung keberhasilan implementasi Program WINGKO dan pengendalian DBD berbasis partisipasi masyarakat di Kota Semarang
Strengthening Community Awareness of Communicable and Non-Communicable Diseases through Education for Sustainable Development to Promote Healthy and Independent Villages Giyantolin; Sumantiawan, Dody Indra; Mayadilanuari, Aerrosa Murenda; Nurvita, Silvia
Jurnal Pengabdian UNDIKMA Vol. 7 No. 2 (2026): May
Publisher : LPPM Universitas Pendidikan Mandalika (UNDIKMA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/jpu.v7i2.19502

Abstract

This community service activity aims to increase public knowledge and awareness of infectious and non-infectious diseases as part of efforts to establish an ESD-based Healthy Independent Village in Muktiharjo Kidul Village, Semarang City. The methods employed included health education and awareness campaigns through interactive outreach sessions conducted in collaboration with the Semarang City Health Department, case discussions, post-activity questionnaires, and the distribution of educational pamphlets containing information on disease types, risk factors, and preventive measures for both infectious and non-infectious diseases. The activity was evaluated using quantitative and qualitative descriptive analysis techniques. The results indicated strong support from the village government regarding program sustainability, as well as high levels of community enthusiasm toward the activities. Initial assessments showed that the knowledge levels of health cadres varied considerably, with notable gaps in several topics, particularly scabies (14.89%) and leptospirosis. Following the educational intervention, the community demonstrated positive responses, active participation, and increased awareness of the importance of behavior- and environment-based disease prevention. In addition, the activity produced educational pamphlets that were used as tools for disseminating information at the family and community levels. The ESD approach also encouraged the active involvement of health cadres as agents of change in supporting the sustainability of community-based health programs.