Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Pengaruh penerapan sistem digitalisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit, Medan Khairunnisa, Rizka Rahmadila; Khairunnisak, Khairunnisak; Syahputri, Yuni; Amelia, Wan Rizca; Pribadi, Teddi
Jurnal Bisnis Mahasiswa Vol 6 No 2 (2026): Jurnal Bisnis Mahasiswa
Publisher : PT Aksara Indo Rajawali

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.60036/jbm.1065

Abstract

Tujuan – Penelitian ini bertujuan untuk menguji dan menganalisis pengaruh penerapan sistem digitalisasi dan budaya organisasi terhadap kinerja pegawai pada Pusat Penelitian Kelapa Sawit (PPKS) Medan. Desain/metodologi/pendekatan – Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan asosiatif. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pegawai Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan pada tahun 2025 yang berjumlah 218 orang. Pengambilan sampel dilakukan menggunakan rumus Slovin dengan tingkat presisi tertentu sehingga diperoleh 69 responden. Data dianalisis menggunakan teknik regresi linier berganda untuk menguji hubungan antarvariabel. Temuan – Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara parsial, penerapan sistem digitalisasi dan budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap kinerja pegawai. Secara simultan, kedua variabel tersebut berpengaruh positif dan signifikan dalam meningkatkan kinerja pegawai di Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan. Hal ini mengindikasikan bahwa integrasi teknologi digital yang didukung oleh nilai-nilai organisasi yang kuat menjadi pendorong utama produktivitas kerja. Manajemen Pusat Penelitian Kelapa Sawit Medan perlu terus memperkuat infrastruktur digital dan menyelaraskan budaya organisasi dengan perubahan teknologi. Penguatan ini penting agar pegawai dapat beradaptasi dengan sistem baru secara efektif, yang pada akhirnya akan meningkatkan kualitas output penelitian dan operasional lembaga. Keterbatasan penelitian – Penelitian ini memiliki keterbatasan pada jumlah sampel yang relatif kecil (69 responden) dan hanya berfokus pada dua faktor internal. Penelitian selanjutnya disarankan untuk mengeksplorasi variabel eksternal seperti gaya kepemimpinan transformasional atau motivasi kerja untuk mendapatkan gambaran yang lebih komprehensif. Implikasi – Penelitian ini memberikan kontribusi pada literatur manajemen sumber daya manusia dengan memfokuskan pada efektivitas digitalisasi di lembaga penelitian agrikultur pada tahun 2025, di mana transformasi digital menjadi faktor krusial dalam menghadapi tantangan industri kelapa sawit global.