Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

ANALISIS PEMAHAMAN GURU DAN SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN DARING DI SDN 199 TANAH KONGKONG Gilang Ramadhan; Andika Bastiang; Juniarti Iryani
IPSIKOM Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ipsikom
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v13i2.436

Abstract

Pandemi COVID-19 telah memaksa seluruh satuan pendidikan, termasuk sekolah dasar, untuk melaksanakan pembelajaran daring. Perubahan ini menjadi tantangan bagi guru dan siswa, khususnya di daerah dengan keterbatasan infrastruktur teknologi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat pemahaman guru dan siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran daring di SDN 199 Tanah Kongkong. Metode yang digunakan adalah deskriptif kuantitatif dengan teknik pengumpulan data melalui angket skala Likert dan wawancara sebagai data pendukung. Subjek penelitian adalah guru kelas dan siswa kelas tinggi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemahaman guru terhadap pembelajaran daring masih beragam; sebagian guru memahami konsep dan teknis pelaksanaannya dengan baik, namun sebagian lainnya masih mengalami kesulitan dalam penguasaan teknologi. Di sisi siswa, ditemukan bahwa sebagian besar memahami tujuan pembelajaran daring, tetapi masih mengalami kendala dalam akses internet dan penggunaan perangkat. Penelitian ini merekomendasikan adanya pelatihan teknologi untuk guru dan pendampingan intensif bagi siswa guna meningkatkan efektivitas pembelajaran daring.
PENGARUH INTENSITAS PENGGUNAAN TIKTOK TERHADAP TINGKAT KECEMASAN SOSIAL PADA REMAJA USIA 15-18 TAHUN Talitha Islamey Askar; Krisdayanti; Anisha Isnul Utami Putri; Juniarti Iryani
IPSIKOM Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ipsikom
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v13i2.438

Abstract

Kemajuan teknologi dan kehadiran platform sosial seperti TikTok telah memberikan pengaruh besar terhadap aspek sosial dan psikologis remaja. Penggunaan TikTok secara berlebihan terbukti dapat meningkatkan tekanan sosial dan memicu kecemasan, khususnya pada kalangan remaja. Penelitian ini difokuskan untuk mengevaluasi dampak intensitas penggunaan TikTok terhadap tingkat kecemasan sosial pada remaja usia 15 hingga 18 tahun di Kota Bulukumba. Metode yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif, dengan menilai frekuensi dan durasi penggunaan TikTok serta mengukur tingkat kecemasan sosial melalui kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 61,83% responden mengalami kecemasan sosial dalam kategori sedang hingga tinggi, yang mengindikasikan adanya korelasi antara tingginya aktivitas di TikTok dengan gejala kecemasan sosial. Temuan ini menjadi dasar penting dalam merancang strategi penggunaan media sosial yang lebih sehat dan seimbang bagi remaja.
PENGARUH KECANDUAN GAME ONLINE TERHADAP PRESTASI BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH DASAR Rifka Aulia; Naila Aulia; Muh.Nugraha Junaedi; Juniarti Iryani
IPSIKOM Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Ipsikom
Publisher : LPPM UNIVERSITAS INSAN PEMBANGUNAN INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58217/ipsikom.v13i2.439

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kecanduan game online terhadap prestasi belajar siswa sekolah dasar. Fokus penelitian ini adalah siswa kelas IV dan V di SD Negeri 56 Balandidi, Kabupaten Bulukumba, dengan jumlah responden sebanyak 20 orang. Pendekatan yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa kuesioner dan dokumentasi nilai rapor. Instrumen penelitian disusun dalam bentuk angket tertutup berbasis skala Likert 5 poin, yang mencakup tiga indikator utama: frekuensi bermain game online, dampak terhadap belajar, dan manajemen waktu serta tanggung jawab belajar.Hasil penelitian menunjukkan bahwa frekuensi bermain game online siswa cukup tinggi, dengan persentase 78%. Dampak terhadap prestasi belajar tercatat sebesar 73,7%, yang menunjukkan adanya pengaruh negatif meskipun tidak signifikan pada semua responden. Di sisi lain, indikator manajemen waktu memperoleh skor 75,3%, yang menandakan bahwa sebagian siswa masih mampu membagi waktu antara bermain dan belajar. Rata-rata skor keseluruhan dari ketiga indikator adalah 78%, yang mencerminkan bahwa penggunaan game online telah menjadi bagian dari keseharian siswa dan memiliki dampak terhadap kebiasaan belajar mereka.Dapat disimpulkan bahwa meskipun game online memberikan hiburan, penggunaannya yang berlebihan dapat berdampak pada prestasi akademik. Oleh karena itu, diperlukan pengawasan dan peran aktif dari guru maupun orang tua dalam membimbing siswa agar lebih bijak dalam menggunakan teknologi.
Implementasi Sistem Pendukung Keputusan Pemilihan Metode Kontrasepsi Menggunakan SAW Dan TOPSIS Talitha Islamey Askar; Farida Farida; Juniarti Iryani
Jurnal Media Informatika Vol. 7 No. 3 (2026): Edisi Mei - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jumin.v7i3.8942

Abstract

Pemilihan metode kontrasepsi merupakan salah satu aspek penting dalam mendukung program Keluarga Berencana (KB) dan kesehatan reproduksi masyarakat. Namun, proses pemilihan metode kontrasepsi masih sering dilakukan secara manual berdasarkan pengalaman maupun rekomendasi yang kurang objektif sehingga berpotensi menyebabkan ketidaksesuaian penggunaan alat kontrasepsi. Penelitian ini bertujuan untuk mengimplementasikan Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis web menggunakan metode Simple Additive Weighting (SAW) dan Technique for Order Preference by Similarity to Ideal Solution (TOPSIS) dalam membantu pemilihan metode kontrasepsi yang sesuai dengan kebutuhan pengguna. Penelitian dilakukan di UPT KB Ujung Bulu dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dokumentasi, dan kuesioner terhadap 30 responden. Kriteria yang digunakan meliputi efektivitas, efek samping, biaya, dan kenyamanan dengan alternatif berupa pil KB, kondom, suntik, implan, IUD, MOW, dan MOP. Metode SAW digunakan untuk proses normalisasi dan pembobotan, sedangkan metode TOPSIS digunakan untuk menentukan peringkat alternatif terbaik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem mampu memberikan rekomendasi metode kontrasepsi secara objektif dan membantu pengguna dalam proses pengambilan keputusan. Pengujian sistem memperoleh tingkat keberhasilan sebesar 100% pada black box testing dan tingkat kelayakan sebesar 78% berdasarkan hasil validasi pengguna. Alternatif terbaik yang dihasilkan melalui metode SAW dan TOPSIS memperoleh nilai preferensi sebesar 0,9200, sehingga sistem dinilai layak digunakan.