Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SIGAP DBD DENGAN 3M PLUS SEBAGAI PENCEGAHAN DBD DI RW 015 PARAKANYASAG, INDIHIANG, KOTA TASIKMALAYA Adinda Aulia; Amanda Salmaa Zakiyyah; Chaerunisa Nur Fitrya; Adnan Habib; Muhammad Rusydi Murtadho; Muhamad Vadhiel Faiz Hawari; Andy Muharry
Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT) Vol. 6 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Gerakan Aksi Sehat (GESIT)
Publisher : LPPM STIK Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51171/jgs.v6i1.656

Abstract

Latar belakang: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan penyakit menular yang disebabkan oleh virus dengue melalui gigitan nyamuk Aedes aegypti. Tingginya risiko penularan dipengaruhi rendahnya kesadaran masyarakat dalam pengelolaan lingkungan dan pengendalian perindukan nyamuk. Sehingga perlu ada upaya peningkatan kesadaran dan partisipasi aktif masyarakat untuk mengurangi risiko terkena DDB. Tujuan: Kegiatan “SIGAP DBD dengan 3M Plus” dirancang untuk meningkatkan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi warga, serta mendorong penerapan strategi pencegahan berbasis komunitas secara berkelanjutan. Metode: Kegiatan sosialisasi DBD dilaksanakan edukatif dan partisipatif di Perumahan Wijaya Regency, meliputi pre-test, penyuluhan, diskusi interaktif, post-test, dan aksi bersih untuk pengendalian sarang nyamuk. Hasil: Peserta berpartisipasi aktif dalam penyuluhan dan aksi bersih lingkungan, menunjukkan peningkatan pemahaman dan kesadaran terhadap pencegahan DBD. Kesimpulan: Pemberdayaan masyarakat memberikan dampak positif terhadap peningkatan pengetahuan, kesadaran, dan partisipasi pencegahan DBD.
Hubungan Pengetahuan dan Sikap dengan Praktik Higiene Pangan Pedagang Buah di Pasar Cikurubuk Kota Tasikmalaya: Studi Cross-Sectional Putri Aulia Yasmin; Riana Raudatul Jannah; Bella Septiasari; Agniya Salsabila Sampurna; Adnan Habib
Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia (JKMI) Vol. 3 No. 3 (2026): April
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jkmi.v3i3.7354

Abstract

Keamanan pangan pada komoditas segar di pasar tradisional masih menjadi tantangan kesehatan masyarakat akibat tingginya risiko kontaminasi biologis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan dan sikap dengan praktik higiene pangan pada pedagang buah di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya. Menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional, penelitian ini melibatkan 37 pedagang buah sebagai responden. Hasil uji statistik Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan praktik higiene (p=0,117) maupun antara sikap dengan praktik higiene (p=0,306). Temuan ini mengindikasikan adanya knowledge-practice gap, di mana faktor eksternal seperti keterbatasan fasilitas sanitasi dan tekanan operasional pasar lebih dominan dalam memengaruhi perilaku pedagang dibandingkan faktor internal individu. Kesimpulannya, peningkatan keamanan pangan di pasar tradisional tidak cukup hanya melalui edukasi, tetapi memerlukan pendekatan sistemik melalui perbaikan infrastruktur pasar. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya sinergi antara kebijakan regulasi sertifikasi kesehatan pedagang dan penyediaan fasilitas higiene yang memadai oleh pengelola pasar.