Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Analisis kondisi geologi untuk pengembangan lokasi TPA Regional Banjarbakula Hernanda, Muhammad Andra; Nefia, Arica; Indriani, Listi; Amrullah, Muhammad; Anggraini, Nazwa Nur; Salehah, Saimatus
Jurnal Warta Bumi Teknika Vol 1, No 01 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat Warta Bumi Teknika Volume 01 Nomor 01 April 2026
Publisher : Department of Geological Engineering, Faculty of Engineering, Lambung Mangkurat University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/wbt.v1i01.17921

Abstract

Permasalahan pengelolaan sampah di kawasan metropolitan Banjarbakula menuntut keberadaan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang tidak hanya berfungsi secara operasional, tetapi juga layak secara lingkungan dan geologi. Kegiatan ini dilakukan untuk mengevaluasi kondisi geologi, geomorfologi, dan hidrogeologi wilayah TPA Regional Banjarbakula sebagai dasar penilaian kesesuaian lahan dalam mendukung pengelolaan sampah yang berkelanjutan. Metode yang digunakan bersifat deskriptif–evaluatif berbasis data sekunder geologi, meliputi interpretasi peta geologi regional, peta topografi, data Digital Elevation Model (DEM), serta informasi hidrogeologi regional, yang dilengkapi dengan verifikasi lapangan terbatas melalui kunjungan lokasi dan diskusi teknis dengan pihak pengelola TPA. Hasil dari analisis dalam kegiatan ini menunjukkan bahwa wilayah TPA Regional Banjarbakula termasuk dalam Formasi Tanjung dan didominasi oleh material lempung dengan sifat plastis dan kohesif. Kondisi struktur geologi yang relatif stabil, geomorfologi perbukitan rendah dengan lereng landai, serta karakteristik tanah berpermeabilitas rendah menunjukkan kestabilan lahan yang mendukung aktivitas pengelolaan TPA. Dari aspek hidrogeologi, dominasi material lempung yang bersifat relatif impermeable berperan dalam membatasi pergerakan air lindi. Secara keseluruhan, lokasi TPA Regional Banjarbakula dinilai layak secara geologi, dengan catatan pengelolaan drainase dan air lindi dilakukan secara konsisten.