Afrini, Irfa
Unknown Affiliation

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KONSEP PEMAAFAN (FORGIVENESS) DALAM AL-QUR'AN DAN HADITS SEBAGAI UPAYA MENJAGA KESEHATAN MENTAL GEN Z Muhsonah, Isma; Afrini, Irfa; Mutmainah, Iffa
Dirasat: Journal Islamic Studies Vol. 2 No. 1, April (2025): Dirasat: Journal Islamic Studies
Publisher : STAI Dirosat Islamiyah Al-Hikmah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

ABSTRAK Generasi Z (Gen Z), yang lahir antara pertengahan 1990-an hingga awal 2010-an, tumbuh dalam lingkungan digital yang serba cepat dan terhubung, namun menghadapi tantangan serius terkait kesehatan mental seperti depresi, kecemasan, dan ketergantungan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep pemaafan (forgiveness) dalam perspektif Al-Qur’an dan Hadits, serta relevansinya sebagai mekanisme koping spiritual dalam menjaga kesehatan mental Gen Z. Melalui pendekatan kualitatif berbasis studi pustaka, artikel ini menelaah makna pemaafan berdasarkan ayat-ayat Al-Qur’an seperti QS. An-Nur: 22, QS. Ali Imran: 134, dan QS. Yusuf: 92 serta beberapa hadits shahih, yang menunjukkan bahwa memaafkan merupakan bagian dari akhlak mulia, sarana pengendalian emosi, dan jalan menuju ampunan Allah. Kisah-kisah tokoh Islam seperti Abu Bakar RA dan Aisyah RA dijadikan rujukan historis bagaimana pemaafan diterapkan secara konkret dalam kehidupan sosial. Temuan artikel ini menegaskan bahwa pemaafan bukan hanya ajaran moral, tetapi juga strategi spiritual yang efektif dalam mengatasi konflik interpersonal, mengelola emosi negatif, dan membentuk ketahanan psikologis pada Generasi Z. Oleh karena itu, integrasi nilai-nilai Islam dalam pendidikan emosional menjadi langkah penting dalam mencetak generasi yang sehat secara mental dan tangguh secara spiritual.
RELEVANSI TEORI PENDIDIKAN IBNU KHALDUN TERHADAP PEMBENTUKAN AKHLAK DALAM PENDIDIKAN ISLAM KONTEMPORER Afrini, Irfa; Putra, Rhafdian
Dirasat: Journal Islamic Studies Vol. 2 No. 2, Oktober (2025): Dirasat: Journal Islamic Studies
Publisher : STAI Dirosat Islamiyah Al-Hikmah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The moral crisis affecting modern society, particularly the younger generation, poses a significant challenge for contemporary Islamic education. This article aims to examine the relevance of Ibn Khaldun’s educational thought in shaping moral character within the framework of modern Islamic education. Using a qualitative approach through library research, this study explores the Islamic concept of morality and Ibn Khaldun's view of education, which emphasizes not only the transfer of knowledge but also the formation of character. Ibn Khaldun advocates for a holistic education—encompassing intellectual, social, and spiritual dimensions—to develop individuals with noble character. The study finds that Ibn Khaldun’s ideas are highly relevant for addressing today’s moral crisis by promoting values such as honesty, justice, and responsibility in a balanced approach between worldly and spiritual aspects.