Arifana Arifana
Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PENDIDIKAN POLITIK PADA ‘AISYIYAH DAERAH TAPANULI SELATAN Nurhamidah Gajah; Arifana Arifana; Mukti Simamora; Depi Amelia Putri; kram Bedi Romadhon
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 4 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i4.1527-1532

Abstract

Tahun 2024 merupakan tahun politik, dimana akan dilaksanakan Pemilihan Presiden, Pemilihan anggota DPR RI/DPD RI/DPRD Propinsi/DPRD Kab/Kota serentak di seluruh wilayah Indonesia. Perempuan merupakan pemilih terbanyak di Indonesia khususnya Kabupaten Tapanuli Selatan. Pemilu sebagai sarana untuk memilih pemimpin, dan pemimpin inilah nantinya yang akan membuat kebijakan, termasuk apakah Aisyiyah masih bisa eksis sebagai organisasi atau tidak itu ada di tangan pemimpin, maka sebagai warga negara yang baik, khususnya Aisyiyah harus melek politik. Aisyiyah Kabupaten Tapanuli Selatan memiliki 10 Cabang di bawahnya, dimana seharusnya sebagai pengurus daerah, seluruh anggota yang aktif di kepengurusan harusnya tahu dengan politik ini, sehingga mampu memberikan pengetahuan kepada anggota di bawahnya dan keluarganya. Oleh karena itu perlu untuk memberikan pendidikan politik kepada pengurus yang aktif di Aisyiyah Kabupaten Tapanuli Selatan. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu untuk memberikan pendidikan politik dan pemahaman tentang PEMILU kepada mitra Aisyiyah Kabupaten Tapanuli Selatan. Kegiatan ini dilakukan di Aisyiyah Daerah Tapanuli Selatan. Pelaksanaan Program Kemitraan Masyarakat ini menggunakan metode ceramah di lokasi serta tanya jawab. Hasil dari kegitan ini berdasarkan hasil post test yang telah dilakukan bahwa sebagian besar ‘Aisyiyah setelah menerima pemaparan materi tentang pendidikan politik dari Tim terdapat adanya perubahan yang terjadi kearah yang lebih baik lagi artinya sebagian besar ‘Aisyiyah Daerah Tapanuli Selatan sudah cukup baik memahami politik dan lebih siap berpartisipasi dalam politik.
PELATIHAN CITIZEN JURNALISME PELAJAR DAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Arifana Arifana; Nurhamidah Gajah; Natalia Parapat; Rahmadi Gajah; Wandi Mahera
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.388-393

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola partisipasi publik dalam proses demokrasi. Masyarakat kini tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai produsen berita melalui praktik citizen journalism atau jurnalisme warga. Di era digital, pelajar dan mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen penyebar informasi yang akurat, berimbang, dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelatihan citizen jurnalisme bagi pelajar dan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi media, serta memahami kontribusinya terhadap partisipasi publik dan demokrasi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung penulisan berita warga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan peserta, dan evaluasi pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menulis berita berbasis fakta, melakukan verifikasi informasi, serta memahami prinsip etika jurnalisme digital. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap peran media sebagai pilar keempat demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyebaran informasi publik. Dengan demikian, pelatihan ini berperan strategis dalam memperkuat literasi media dan kapasitas partisipatif pelajar dan mahasiswa dalam konteks administrasi publik yang transparan dan inklusif.