Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

POTRET MASYARAKAT MISKIN PEDESAAN (Studi di Desa Luat Lombang Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan) Natalia Parapat; Safran Efendi Pasaribu; Malichah Siregar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 5, No 2 (2021): Agustus 2021
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v5i2.2021.417-424

Abstract

Masyarakat miskin adalah segolongan masyarakat yang tidak ataupun kurang mampu dalam mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari meliputi kurangnya materi dalam memenuhi kebutuhan dasar baik itu sandang, pangan dan papan, serta kebutuhan hidup lainnya.Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor-faktor apa saja yang menyebabkan masyarakat hidup dalam kemiskinan serta bagaimana usaha yang dilakukan dan kendala apa yang dihadapi pemerintah dan masyarakat untuk keluar dari kemiskinan tersebut. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif yang berusaha menggambarkan dan menganalisis data berupa kata-kata dan perbuatan manusia. Adapun hasil yang diperoleh dari penelitian ini adalah ada beberapa faktor yang menyebabkan terjadinya kemiskinan yaitu tingkat pendidikan yang rendah dan kurangnya lahan pertanian yang ada, masyarakat menghadapi kendala dengan keterbatasan lapangan pekerjaan yang mereka jalani, sedangkan pihak pemerintah desa tidak memiliki kesadaran untuk membantu masyarakat keluar dari permasalahan kemiskinan dimana bantuan yang ada tidak disalurkan dengan baik dan tidak berpihak pada masyarakat miskin
STRATEGI CALON ANGGOTA LEGISLATIF PEREMPUAN DALAM UPAYA MEMENANGKAN PEMILIHAN LEGISLATIF 2019 KOTA PADANGSIDIMPUAN Elfi Syahri Ramadhona; Natalia Parapat
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 4, No 1 (2020): Pebruari 2020
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (302.223 KB) | DOI: 10.31604/jim.v4i1.2020.16-25

Abstract

Menurut Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2011 Tentang Partai Politik dan Undang-Undang Nomor 7 Tahun 2017 tentang pemilihan umum anggota DPR, DPD, DPRD menggaris bawahi setiap partai politik peserta pemilu mengajukan anggota calon legislatif untuk setiap daerah pemilihan dengan memperhatikan partisipasi perempuan sekurang-kurangnya 30% dengan kuota 30%. Tetapi di Kota Padangsidimpuan bukan lagi pada proses pencalonan anggota legislatif perempuan, tetapi proses bagaimana agar calon-calon legislatif perempuan tersebut mampu memenuhi kuota minimal 30% untuk mengisi kursi yang tersedia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi apa saja yang dilakukan oleh calon legislatif perempuan dalam upaya memenangkan pemilihan legislatif 2019 Kota Padangsidimpuan beserta kelemahannya. Metode penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi yang dilakukan oleh caleg perempuan meliputi: promosi dengan cara pemanfaatan media massa dan media cetak, menunjukkan produk dengan cara berinteraksi secara langsung dengan masyarakat, memahami place dengan cara berpartisipasi secara langsung dalam kegiatan masyarakat, dan memberi harga dengan cara mengandalkan peran tim sukses dalam kampanye. Sedangkan kelemahan dari pelaksanaan strategi bahwa partai politik tidak memiliki cara khusus guna mengangkat keterwakilan perempuan di lembaga legislatif. Strategi politik seluruhnya diserahkan kepada caleg masing-masing. Bahkan ada beberapa partai politik dimana keberadaan perempuan sebagai caleg hanya sebatas untuk memenuhi syarat partai politik menjadi peserta pemilu. Sehingga strategi yang digunakan oleh caleg perempuan belum matang atau belum dilakukan secara mendalam hanya menyentuh dasar-dasar dari teori strategi itu saja.Kata Kunci: Strategi, Caleg Perempuan, Pemilihan Legislatif
PENERAPAN GOOD GOVERNANCE DALAM PENETAPAN APBD Natalia Parapat; Febri Yuliani; M.Y. Tiyas Tinov
JIANA ( Jurnal Ilmu Administrasi Negara ) Vol 15, No 2 (2017)
Publisher : Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (277.405 KB) | DOI: 10.46730/jiana.v15i2.4846

Abstract

The Implementation of Good Governance in the Determination of APBD. This study aims to determine and analyze how the implementation of goodgovernance in the determination of APBD in the City of Padangsidimpuan. The type of research is qualitative. The research informants are the local government budget team, the DPRD budget body, and the Kota Padangsidimpuan community. Data collection methods were conducted with in-depth interviews with informants and documentation studies. The method of data analysis using qualitative descriptive approach. The results showed that the implementation of goodgovernanced in determination of APBD Kota Padangsidimpuan 2016 has been implemented by the executive and the legislative Padangsidimpuan although not yet running maximally because there is still differences in perception between the government with the community to some point in principle good Such governance as the principle of community participation, rule of law, transparency, responsiveness, consensus orientation and effective and efficient. This is due to the declining revenue of Padangsidimpuan in 2016, where local revenue conditions from relatively few sources have not reached the target.
Pelayanan Publik Pada Pemerintah Desa Di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan Irman Puansah; Natalia Parapat; Darmansyah Pulungan; Yessi Siregar
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 1 (2023): Pebruari, 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i1.2023.255-260

Abstract

Penelitian ini berjudul tentang Pelayanan Publik Pada Pemerintah Desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, bertujuan untuk mengetahui bagaiamana pelayanan publik pada Pemerintah Desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan, untuk mengetahui apa saja hambatan dalam melakukan pelayanan publik pada Pemerintah Desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analitis. Teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukaan pelayanan publik pada Pemerintah Desa di Kecamatan Padangsidimpuan Tenggara Kota Padangsidimpuan telah berjalan, terdapat masyarakat yang merasa puas dengan pelayanan yang diberikan dan terdapat masyarakat yang tidak merasa puas terhadap pelayanan yang diberikan. Adapun hambatan yang hambatan dalam melakukan pelayanan antara lain kurangnya kesadaran pelayan publik dalam menjalankan tugasnya, minimnya pengawasan dan evalusi serta kurangnya inovasi pada pelayanan publik.
Peranan Usaha Tenun Resti Dalam Meningkatkan Kreativitas dan Kemandirian Remaja Di Desa Pahae Aek Sagala Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan Ali Sahbana; Natalia Parapat; Yessi Siregar; Aisyah Hutasuhut
Jurnal Ilmiah Muqoddimah: Jurnal Ilmu Sosial, Politik dan Hummaniora Vol 7, No 2 (2023): Agustus 2023
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jim.v7i2.2023.493-499

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui peranan Usaha Tenun Resti dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian remaja di Desa Pahae Aek Sagala Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan dan untuk mengetahui apa yang menjadi faktor pendukung Usaha Tenun Resti dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian remaja di Desa Pahae Aek Sagala Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan. Jenis Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif dengan pendekatan analisis deskriptif kualitatif. Hasil analisis dan pembahasan atas dasar informasi yang diperoleh melalui penelitian, dapat disimpulkan bahwa Usaha Tenun Resti sangat berperan dalam meningkatkan kreativitas dan kemandirian remaja dibuktikan semakin terampilnya para remaja dalam membuat motif kain tenun yang semakin baik dan tanpa harus diawasi lagi dan semakin mandiri juga karena sudah mampu menghasilkan uang sendiri dan dengan ketersediaan modal yang besar, Alat Tenun Bukan Mesin (ATBM) yang memadai, letak Usaha Tenun Resti yang strategis, Kebudayaan tenun yang turun temurun, dan pemasaran yang dilakukan secara aktif serta perhatian dari masyarakat dan Pemerintah Kecamatan Sipirok maupun Kabupaten Tapanuli Selatan menjadi faktor-faktor pendukung sehingga makin berkembang dan meningkatnya Usaha Tenun Resti yang berdampak secara positif demi meningkatnya Kreativitas dan Kemandirian Remaja di Desa Pahae Aek Sagala Kecamatan Sipirok Kabupaten Tapanuli Selatan.
PENGUATAN ADMINISTRASI DESA MELALUI PEMANFAATAN TEKNOLOGI INFORMASI DI DESA LUAT LOMBANG KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Natalia Parapat; Nurhamidah Gajah; Andes Fuady Dharma; Rahmat Haris Saputra Harahap; Irna R Ruqaiyah Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 7 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i7.2635-2643

Abstract

Penguatan administrasi desa merupakan kebutuhan penting untuk mendorong efektivitas, efisiensi, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan di tingkat desa. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan kapasitas perangkat Desa Luat Lombang dalam memanfaatkan teknologi informasi untuk memperbaiki tata kelola administrasi yang sebelumnya dikelola secara manual dan rentan terhadap kesalahan. Pelatihan dilaksanakan selama dua hari menggunakan metode ceramah, demonstrasi, praktik langsung, serta pendampingan individual dengan melibatkan 18 perangkat desa yang terlibat langsung dalam proses administrasi. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dokumentasi, serta pre-test dan post-test praktik digital. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pemahaman dan keterampilan peserta dalam penggunaan Microsoft Office, penyusunan dokumen, pengelolaan data, serta pengarsipan digital meningkat signifikan, ditunjukkan dengan kenaikan skor evaluasi sebesar 40 poin. Peserta yang sebelumnya belum terbiasa mengoperasikan komputer kini mampu menyusun surat resmi, membuat tabel data kependudukan, serta mengorganisasi arsip digital menggunakan Google Drive. Kegiatan ini membuktikan bahwa pendekatan pelatihan berbasis praktik efektif dalam meningkatkan kompetensi perangkat desa serta berkontribusi pada terwujudnya tata kelola administrasi desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel di era digital.
PELATIHAN CITIZEN JURNALISME PELAJAR DAN MAHASISWA DI UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH TAPANULI SELATAN Arifana Arifana; Nurhamidah Gajah; Natalia Parapat; Rahmadi Gajah; Wandi Mahera
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 1 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i1.388-393

Abstract

Perkembangan teknologi informasi dan komunikasi telah membawa perubahan signifikan terhadap pola partisipasi publik dalam proses demokrasi. Masyarakat kini tidak hanya menjadi konsumen informasi, tetapi juga berperan aktif sebagai produsen berita melalui praktik citizen journalism atau jurnalisme warga. Di era digital, pelajar dan mahasiswa memiliki potensi besar untuk menjadi agen penyebar informasi yang akurat, berimbang, dan beretika. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pelaksanaan pelatihan citizen jurnalisme bagi pelajar dan mahasiswa di Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan, menilai efektivitasnya dalam meningkatkan literasi media, serta memahami kontribusinya terhadap partisipasi publik dan demokrasi lokal. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode ceramah, diskusi, dan praktik langsung penulisan berita warga. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dengan peserta, dan evaluasi pre-test serta post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan dalam kemampuan peserta menulis berita berbasis fakta, melakukan verifikasi informasi, serta memahami prinsip etika jurnalisme digital. Peserta juga menunjukkan peningkatan kesadaran terhadap peran media sebagai pilar keempat demokrasi dan pentingnya partisipasi aktif masyarakat dalam proses penyebaran informasi publik. Dengan demikian, pelatihan ini berperan strategis dalam memperkuat literasi media dan kapasitas partisipatif pelajar dan mahasiswa dalam konteks administrasi publik yang transparan dan inklusif.
PROGRAM MAGHRIB MENGAJI MELALUI PEMBINAAN LITERASI AL-QUR’AN BAGI ANAK DESA UJUNG GURAP Darman Syah Pulungan; Irman Puansah; Natalia Parapat; Riski Baroroh
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 5 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i5.2004-2011

Abstract

Program Maghrib Mengaji merupakan salah satu bentuk pembinaan keagamaan berbasis komunitas yang memiliki peran penting dalam meningkatkan literasi Al-Qur’an pada anak. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di Perumahan Griya Nato 1 Desa Ujung Gurap dengan tujuan memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an, meningkatkan pemahaman tajwid, serta menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap tradisi keagamaan. Metode pelaksanaan mencakup observasi awal, sosialisasi program, pelatihan guru mengaji, pendampingan intensif kegiatan Maghrib Mengaji, serta evaluasi kemampuan peserta. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan membaca Al-Qur’an peserta, baik dari aspek pelafalan huruf, makhraj, maupun penerapan tajwid. Selain itu, partisipasi anak dan remaja meningkat dari minggu ke minggu, didukung oleh peran aktif guru mengaji, orang tua, dan tokoh masyarakat. Pelatihan guru mengaji juga berdampak positif terhadap kualitas pembelajaran, menjadikannya lebih terstruktur, variatif, dan menarik. Program ini berhasil merevitalisasi tradisi Maghrib Mengaji dan memperkuat pendidikan keagamaan di tingkat desa. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi model pembinaan literasi Al-Qur’an berbasis Masyarakat.
PELATIHAN PENGELOLAAN ADMINISTRASI DESA BAGI PERANGKAT DESA LUAT LOMBANG KECAMATAN SIPIROK KABUPATEN TAPANULI SELATAN Natalia Parapat; Safran Efendi Pasaribu; Fikri Haikal; Nur Atika Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 7 (2022): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v5i7.2720-2726

Abstract

Pelatihan pengelolaan administrasi desa merupakan upaya strategis untuk meningkatkan kapasitas perangkat desa dalam menjalankan tugas pemerintahan yang tertib, transparan, dan akuntabel. Desa Luat Lombang sebagai lokasi penelitian masih menghadapi berbagai hambatan administratif, seperti rendahnya literasi administrasi, penggunaan format yang tidak sesuai regulasi, serta lemahnya praktik pengarsipan dokumen. Kondisi tersebut berdampak pada lambatnya pelayanan publik dan meningkatnya potensi kesalahan pencatatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses pelatihan, mengevaluasi efektivitas metode ceramah, tanya jawab, dan praktik langsung, serta mengetahui peningkatan kompetensi perangkat desa melalui pre-test dan post-test. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan observasi, wawancara, dokumentasi, dan instrumen penilaian berbasis skor. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan kemampuan administrasi perangkat desa dengan rata-rata kenaikan skor sebesar 25 poin, terutama pada aspek administrasi kependudukan dan pengelolaan dokumen. Pelatihan berbasis praktik terbukti lebih efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis perangkat desa dibandingkan metode ceramah saja. Pelatihan terstruktur dan berbasis kebutuhan lapangan memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan desa. Dengan demikian, pelatihan administrasi desa di Desa Luat Lombang berkontribusi pada perbaikan tata kelola pemerintahan dan peningkatan profesionalisme aparatur desa
PENCEGAHAN STUNTING MELALUI PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) STUNTING DI DESA SOPO TINJAK KECAMATAN BATANG NATAL KABUPATEN MANDAILING NATAL Darman Syah Pulungan; Irman Puansah; Khoirudin Nasution; Natalia Parapat; Hoirun Nisa Siregar
Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 6, No 9 (2023): Martabe : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31604/jpm.v6i9.3479-3485

Abstract

Stunting masih menjadi salah satu permasalahan kesehatan prioritas di Indonesia, termasuk di Desa Sopo Tinjak, Kecamatan Batang Natal, Kabupaten Mandailing Natal. Rendahnya penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), terbatasnya pengetahuan masyarakat mengenai gizi seimbang, serta kurangnya sanitasi rumah tangga menjadi faktor utama yang berkontribusi terhadap tingginya risiko stunting pada balita. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan masyarakat dalam menerapkan PHBS sebagai strategi pencegahan stunting melalui edukasi kesehatan, pendampingan perilaku, demo cuci tangan, senam pagi, serta sosialisasi mengenai sanitasi lingkungan dan pola konsumsi gizi seimbang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, praktik langsung, observasi PHBS rumah tangga, kepada masyarakat dan siswa sekolah dasar. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pengetahuan masyarakat mengenai pentingnya PHBS, perubahan perilaku sehari-hari seperti kebiasaan cuci tangan pakai sabun, pengelolaan sanitasi rumah tangga, serta meningkatnya kesadaran orang tua dalam memberikan makanan bergizi kepada balita. Selain itu, partisipasi aktif masyarakat dalam kegiatan senam pagi dan edukasi gizi membantu memperkuat perilaku hidup sehat secara kolektif. Secara keseluruhan, kegiatan pengabdian ini berhasil mendorong penerapan PHBS sebagai langkah preventif yang efektif dalam menurunkan risiko stunting di Desa Sopo Tinjak. Upaya berkelanjutan diperlukan melalui pendampingan lintas sektor dan penguatan peran kader kesehatan desa untuk memastikan keberlanjutan perilaku sehat dalam jangka panjang