Yamani Yamani
Universitas Mulia

Published : 4 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

MENINGKATKAN KEMAMPUAN MOTORIK HALUS MELALUI BERMAIN KOLASE DENGAN BAHAN ALAM BIJI-BIJIAN PADA ANAK USIA 4-5 TAHUN Husnul Khotimah; Sri Wahyuni; Yamani Yamani
JURNAL PELANGI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh perkembangan motorik halus pada anak usia 4-5 tahun yang kurang terlatihnya kelenturan jari-jemari sehingga membutuhkan stimulasi yang optimal. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan penerapan bermain kolase dengan bahan alam biji-bijian dalam meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A 4-5 tahun di KB Rumah Seru Balikpapan Utara. Metode penelitian yang digunakan yaitu penelitian tindakan kelas (PTK) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini dilaksanakan dalam dua siklus, setiap siklus terdiri atas perencanaan, pelaksanaan, tindakan, observasi dan refleksi. Subjek pada penelitian ini ialah peserta didik usia 4-5 tahun berjumlah 8 orang yang terdiri dari 4 anak laki-laki dan 4 anak perempuan. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan. Peningkatan perkembangan tersebut jika diuraikan mulai dari kondisi pra siklus pada indikator mengkoordinasikan mata dan tangan capaian perkembangan MB sebesar 75% dan BSH 25%, kemudian meningkat di siklus I menjadi MB sebesar 25% dan BSH 75% dan pada siklus II berkembang menjadi BSH 25% dan BSB 76%. Pada indikator menempel, pra siklus capaian MB 88% dan BSH 13% meningkat menjadi MB 25% dan BSH sebesar 75% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi BSH 38% dan BSB 63%. Pada indikator menjumput capaian perkembangan dari MB 88% dan BSH 13% di pra siklus, meningkat menjadi MB 38% dan BSH 63% pada siklus I, kemudian pada siklus II meningkat menjadi BSH 38% dan BSB 63%.Sehingga dapat disimpulkan melalui kegiatan bermain kolase dengan bahan alam biji-bijian dapat meningkatkan kemampuan motorik halus pada anak kelompok A usia 4-5 tahun.
IMPLEMENTASI KOMPETISI FUTSAL ANTAR SEKOLAH TK DALAM MENGEMBANGKAN MINAT DAN BAKAT ANAK USIA 5 - 6 TAHUN Aditya Gustiawan Putra; Dian Ramadhani Yahya; Yamani Yamani
JURNAL PELANGI Vol. 1 No. 2 (2023): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah owner lapangan futsal Family Sport Clinic (FSC), kepala sekolah lembaga TK partisipan, orang tua partisipan, dan peserta partisipan kompetisi futsal antar TK dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukan persentase sebesar 11,17% menyatakan bahwa implementasi kompetisi futsal antar TK di kecamatan Balikpapan Utara adalah rasa ketertarikan atau keinginan tahu anak terhadap olahraga futsal yang menjadi indikator yang paling dominan didapati dari peserta didik anak usia 5-6 tahun. Faktor pendukung dari penelitian ini adalah kolaborasi lembaga TK partisipan, pihak penyelenggara lapangan futsal dan orang tua peserta didik untuk membantu dalam pengembangan minat dan bakat anak usia dini terutama bagi usia 5-6 tahun dengan tujuan agar kelak dapat melahirkan generasi muda pemain futsal profesional yang mampu memberikan peran besar untuk mengharumkan nama nusa dan bangsa Indonesia di kancah dunia internasional melalui bidang olahraga futsal.
OPTIMALISASI KECERDASAN MUSIKAL PADA KELAS K5 USIA 5-6 TAHUN MELALUI PEMBELAJARAN SENI MUSIK Angelia Sobono; Norlaila Norlaila; Yamani Yamani
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) sangat penting dalam membangun landasan fundamental bagi pendidikan anak selanjutnya. PAUD menawarkan kesempatan kepada siswa untuk mengembangkan kepribadian mereka secara penuh dan membuka potensi mereka secara maksimal. Komponen penting dari pertumbuhan kognitif anak adalah kecerdasan musikal mereka, yang mencakup kapasitas untuk menghargai, memahami, membedakan, menghasilkan, mengarang, dan mengartikulasikan berbagai genre musik. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk meningkatkan kecerdasan musikal anak usia 5-6 tahun di TK5 melalui pengajaran musik. menawarkan kelas musik bernama Eurythmics yang memberikan stimulasi musikal setiap hari. Anak-anak menerima instruksi dalam bernyanyi, mengenali alat musik, teknik yang tepat untuk memegang dan memainkannya, serta belajar gerakan dan lagu sesuai dengan tempo. Kegiatan-kegiatan ini didukung oleh fasilitas yang memadai dan alat pengajaran yang tepat. Meskipun demikian, bukti empiris menunjukkan bahwa perkembangan kecerdasan musikal pada anak usia 5-6 tahun belum mencapai puncaknya. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, dengan pengumpulan data melalui observasi, perekaman, dan wawancara. Setelah data terkumpul, selanjutnya data tersebut dikaji dengan menggunakan metodologi analisis deskriptif kualitatif. Pelaksanaannya meliputi tahap persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Temuan penelitian menunjukkan bahwa pembelajaran musik berpotensi untuk meningkatkan kecerdasan musikal anak. Meskipun demikian, penting untuk meningkatkan kemahiran dan kecerdikan guru dalam pendekatan pengajaran mereka. Penelitian ini meningkatkan kemajuan teori dan praktik dalam pendidikan anak usia dini, khususnya dalam memaksimalkan kecerdasan musikal melalui pembelajaran musik
UPAYA MENINGKATKAN KEMAMPUAN KOGNITIF ANAK USIA 2 – 5 TAHUN MENGGUNAKAN MEDIA LOOSE PARTS Nurul Ulfah; Dian Ramadhani Yahya; Yamani Yamani
JURNAL PELANGI Vol. 2 No. 1 (2024): JURNAL PELANGI
Publisher : Universitas Mulia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pendidikan anak usia dini (PAUD) sangat penting untuk membangun fondasi pembelajaran dan mengembangkan potensi anak secara menyeluruh, terutama pada usia 4-6 tahun yang dianggap sebagai periode emas untuk stimulasi kognitif dan pembentukan karakter. Penelitian ini meneliti penggunaan media loose parts sebagai strategi untuk meningkatkan kemampuan kognitif anak usia 4-5 tahun di KB PKBM Ans Noor Assalam Balikpapan. Observasi awal menunjukkan bahwa kemampuan berhitung dan mengenal lambang bilangan masih rendah, sehingga diperlukan metode yang lebih inovatif dan menarik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas media loose parts dalam merangsang perkembangan kognitif anak usia dini dan memberikan wawasan untuk meningkatkan kualitas pembelajaran di PAUD.