Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

SOLIDARITAS SOSIAL MAHASISWA ASLI PAPUA DI UNIVERSITAS MATARAM Amar Ma'ruf; Agung Firmansyah; Dimison Wenda
KENDALI: Economics and Social Humanities Vol. 4 No. 3 (2026): KENDALI: Economics and Social Sciences Humanities, Maret 2026
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/kendali.v4i3.1532

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bentuk-bentuk solidaritas sosial yang berkembang di kalangan mahasiswa asli Papua di Universitas Mataram. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe deskriptif, untuk memahami secara mendalam bentuk-bentuk solidaritas sosial dalam kehidupan sosial mahasiswa asli Papua. Pemilihan informan dilakukan secara purposive sampling dengan kriteria mahasiswa asli Papua yang sedang menempuh pendidikan di Universitas Mataram, dan tergabung dalam organisasi Ikatan Mahasiswa Papua (IMAPA) Kota Mataram. Instrumen utama penelitian adalah peneliti, dengan instrumen pendukung berupa pedoman wawancara, lembar observasi, alat tulis, dan kamera handphone. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan model Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa solidaritas sosial mahasiswa asli Papua di Universitas Mataram terbentuk melalui adaptasi sosial, kesadaran kolektif, dan upaya mempertahankan identitas kultural. Adaptasi sosial dilakukan secara bertahap melalui interaksi dengan kelompok seagama, sesama perantau, dan mahasiswa dari berbagai daerah. Kesadaran kolektif diperkuat melalui organisasi IMAPA sebagai wadah kerja sama dan silaturahmi antar mahasiswa Papua. Identitas kultural dipertahankan melalui penggunaan simbol-simbol budaya, seperti model rambut yang khas, salam kaonak, atribut budaya Papua, dan partisipasi dalam berbagai kegiatan budaya.
DAMPAK SOSIAL PSIKOLOGIS KRIMINALISASI GURU TERHADAP PENYELENGGARAAN PENDIDIKAN DI INDONESIA Amar Ma'ruf
COMPASS: Journal of Education and Counselling Vol. 3 No. 2 (2025): Compass: Journal of Education and Counselling, Oktober 2025
Publisher : ASIAN PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58738/compass.v3i2.1172

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak sosial psikologis kriminalisasi guru terhadap penyelenggaraan pendidikan di Indonesia. Penelitian ini dilakukan dengan metode kualitatif, menggunakan pendekatan deskriptif analisis. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan, adapun sumber data penelitian ini dihasilkan dari buku serta artikel dari jurnal ilmiah yang relevan dengan masalah penelitian. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa kriminalisasi terhadap guru disebabkan oleh perbedaan sudut pandang antara guru dan orang tua siswa dalam memahami batasan-batasan dalam proses pendidikan. Adapun dampak sosial psikologis dari adanya kriminalisasi guru, mempengaruhi rasa percaya diri seorang guru saat kegiatan belajar mengajar berlangsung. Kriminalisasi terhadap guru juga mempengaruhi kewibawaan guru di hadapan peserta didik, yang berdampak pada kurangnya pengaruh guru dalam menciptakan kondusifitas saat kegiatan belajar mengajar. Hasil penelitian ini juga mengungkapkan dampak dari kriminalisasi berpengaruh terhadap profesionalitas guru, akibat adanya pembatasan dalam setiap tindakan yang mengarahkan guru menjadi pasif. Kriminalisasi guru juga mempengaruhi interaksi sosial yang terjadi antara guru di sekolah. Guru yang mengalami kriminalisasi mendapat stereotip serta mengalami alienasi dari rekan sejawat. Hal ini mengakibatkan proses peningkatan kualitas guru menjadi terhambat, dan secara umum berdampak pada penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas.