Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Transformasi Peran Gender dan Reorganisasi Struktur Sosial: Studi tentang Perempuan Tani dalam Sektor Informal Syaifudin Suhri Kasim; Juhaepa; Sarpin; Aryuni Salpiana Jabar; Sarmadan
Jurnal Neo Societal Vol. 10 No. 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v10i3.116

Abstract

This study aims to analyze how the transformation of female farmers' roles in the informal sector impacts social structure and gender relations within agrarian communities in Konda District, South Konawe Regency. Women who were previously confined to domestic roles are now increasingly active as economic agents in informal sectors, including subsistence agriculture, local trade, and home-based agro-enterprises. Using a descriptive qualitative approach and in-depth interviews with 15 key informants, the study finds that this role transformation has stimulated a reorganization of social structures, particularly through the growing recognition of women’s productive contributions in public community spaces. Findings indicate that despite facing structural barriers such as limited access to resources and double workload burdens, female farmers are developing adaptive strategies based on social networks, symbolic capital, and local cultural values. This process signifies a significant shift in power relations between men and women at both household and community levels. Therefore, inclusive and gender-responsive policies are needed to strengthen the position of female farmers as agents of social transformation and sustainable rural developmen
Transformasi Peran Gender dan Reorganisasi Struktur Sosial: Studi tentang Perempuan Tani dalam Sektor Informal Syaifudin Suhri Kasim; Juhaepa; Sarpin; Aryuni Salpiana Jabar; Sarmadan
Jurnal Neo Societal Vol. 10 No. 3 (2025): Edisi Juli 2025
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52423/jns.v10i3.116

Abstract

This study aims to analyze how the transformation of female farmers' roles in the informal sector impacts social structure and gender relations within agrarian communities in Konda District, South Konawe Regency. Women who were previously confined to domestic roles are now increasingly active as economic agents in informal sectors, including subsistence agriculture, local trade, and home-based agro-enterprises. Using a descriptive qualitative approach and in-depth interviews with 15 key informants, the study finds that this role transformation has stimulated a reorganization of social structures, particularly through the growing recognition of women’s productive contributions in public community spaces. Findings indicate that despite facing structural barriers such as limited access to resources and double workload burdens, female farmers are developing adaptive strategies based on social networks, symbolic capital, and local cultural values. This process signifies a significant shift in power relations between men and women at both household and community levels. Therefore, inclusive and gender-responsive policies are needed to strengthen the position of female farmers as agents of social transformation and sustainable rural developmen
MENGUATKAN KEARIFAN LOKAL MENGGUNAKAN PENDEKATAN PARTISIPATIF UNTUK MENGHASILKAN PELESTARIAN LINGKUNGAN HIDUP MASYARAKAT PESISIR DESA NII TANASA KECAMATAN LALONGGASUMEETO KABUPATEN KONAWE Juhaepa; Megawati Asrul Tawulo; Aryuni Salpiana Jabar; Tanzil; Sarpin; Harnina Ridwan
JOURNAL OF COMMUNITY DEDICATION Vol. 5 No. 1 (2025): Journal of Community Dedication
Publisher : Adiba Aisha Amira

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study examines the strengthening of local wisdom through a participatory approach to environmental conservation in the coastal community of Nii Tanasa Village. Coastal communities play a key role in ecosystem management, where customary values ​​and traditional practices serve as strong guidelines for pro-environmental behavior. The participatory approach actively engages the community in the planning, implementation, and evaluation of conservation activities, such as mangrove planting, waste management, and fishing monitoring. Survey results indicate a high level of participation, particularly in beach cleanup (78%) and mangrove rehabilitation (68%), as well as a collective awareness supported by adherence to customary rules (72%). Qualitative analysis reveals that collaboration between traditional leaders, fishing groups, and the government strengthens sustainable and inclusive conservation mechanisms. Environmental education strengthens the integration of cultural values ​​into conservation practices, increasing collective awareness and behavior. This approach not only maintains the balance of the coastal ecosystem but also improves socio-economic well-being through ecotourism opportunities and natural resource resilience. The findings confirm that the synergy of local wisdom and active participation is an effective strategy for adaptive and sustainable environmental conservation, while simultaneously strengthening the social capital of coastal communities.
Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Berbasis Modal Sosial Di Kecamatan Kalia Lia Kota Baubau Tanzil Tanzil; Juhaepa; Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan modal sosial dan strategi adaptasi sosial ekonomi masyarakat untuk mempertahankan keberlangsungan hidup dalam rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kalia Lia Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dipilih secara purposif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang dilakukan secara interaktif sejak pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data penelitian, dalam kajian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode yakni dengan membandingkan data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa modal sosial dalam masyarakat terbentuk melalui kepercayaan, norma sosial, serta jaringan sosial yang memiliki makna yang sangat penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Modal sosial telah dimanfaatkan dalam berbagai strategi adaptasi sosial dan ekonomi, yakni diversifikasi mata pencaharian, pemanfaatan jaringan kekerabatan dalam upaya memperoleh modal usaha, serta kerja sama dalam kegiatan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung kemampuan adaptasi sosial ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan sumber daya dan ketidakpastian pendapatan.  
Strategi Adaptasi Sosial Ekonomi Rumah Tangga Berbasis Modal Sosial Di Kecamatan Kalia Lia Kota Baubau Tanzil Tanzil; Juhaepa; Sarpin
Jurnal Neo Societal Vol. 11 No. 2 (2026): Edisi April 2026
Publisher : Universitas Halu Oleo (UHO)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tulisan ini bertujuan untuk menganalisis pemanfaatan modal sosial dan strategi adaptasi sosial ekonomi masyarakat untuk mempertahankan keberlangsungan hidup dalam rumah tangga. Penelitian ini dilaksanakan di Kecamatan Kalia Lia Kota Baubau. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Informan penelitian dipilih secara purposif dengan teknik pengumpulan data yang dilakukan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan analisis kualitatif melalui proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan yang dilakukan secara interaktif sejak pengumpulan data hingga penarikan kesimpulan. Untuk menjaga keabsahan data penelitian, dalam kajian ini menggunakan teknik triangulasi sumber dan triangulasi metode yakni dengan membandingkan data hasil wawancara, observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian ditemukan bahwa modal sosial dalam masyarakat terbentuk melalui kepercayaan, norma sosial, serta jaringan sosial yang memiliki makna yang sangat penting dalam mendukung aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Modal sosial telah dimanfaatkan dalam berbagai strategi adaptasi sosial dan ekonomi, yakni diversifikasi mata pencaharian, pemanfaatan jaringan kekerabatan dalam upaya memperoleh modal usaha, serta kerja sama dalam kegiatan ekonomi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa modal sosial memiliki peranan yang sangat penting dalam mendukung kemampuan adaptasi sosial ekonomi masyarakat di tengah keterbatasan sumber daya dan ketidakpastian pendapatan.