Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

IMPLEMENTASI EKOWISATA BERBASIS KONSERVASI TUMBUHAN DI KEBUN RAYA BATURRADEN : Implementation of Plant Conservation-Based Ecotourism in Baturraden Botanical Garden Shafira Hanindita; Fahriza Junizar
Jurnal Celebica : Jurnal Kehutanan Indonesia Vol. 6 No. 2 (2025): Celebica Jurnal Kehutanan Volume 6 no 2 tahun 2025
Publisher : Jurusan Kehutanan -FHIL-UHO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65078/jc.v6i2.196

Abstract

Kebun Raya Baturraden berperan sebagai kawasan konservasi ex-situ flora pegunungan Jawa sekaligus destinasi ekowisata yang menekankan prinsip keberlanjutan. Pemahaman mengenai bentuk implementasi ekowisata di kawasan ini penting untuk menilai efektivitas pengelolaan dan arah pengembangannya. Penelitian ini bertujuan menganalisis implementasi ekowisata di Kebun Raya Baturraden berdasarkan klasifikasi soft ecotourism dan hard ecotourism, serta merumuskan strategi pengembangannya. Penelitian dilakukan melalui observasi lapangan, wawancara terstruktur dengan pengelola, survei terhadap 100 wisatawan, serta analisis SWOT terhadap faktor internal dan eksternal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi ekowisata di Kebun Raya Baturraden didominasi oleh kategori soft ecotourism, ditandai dengan kegiatan wisata pasif, interaksi terbatas dengan alam, dan ketergantungan pada pelayanan, meskipun komitmen terhadap lingkungan tergolong tinggi. Berdasarkan analisis SWOT, strategi yang tepat untuk pengembangan ekowisata di Kebun Raya Baturraden ialah strategi WO (Weakness–Opportunity). Strategi tersebut meliputi pemberdayaan masyarakat sebagai interpreter, penyediaan wadah bagi UMKM, penambahan variasi atraksi, dan peningkatan promosi. Penelitian ini merekomendasikan penguatan soft ecotourism berbasis konservasi dan partisipasi masyarakat untuk mendukung keberlanjutan Kebun Raya Baturraden.
Exploring The Potential Of Java Mountain Flora Collections As Interpretive Materials For Tourism At The Baturraden Botanical Garden Fahriza Junizar; Shafira Hanindita
Journal of Tourism Sustainability Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35313/jtospolban.v6i1.199

Abstract

As an essential ex-situ conservation area, the Baturraden Botanical Garden (BBG) plays a crucial role in preserving Javanese mountain flora, particularly threatened endemic species such as Nepenthes adrianii, Scutellaria slametensis, and Homalomena bellula. However, the integration of these botanical collections into structured destination interpretation ecosystems remains under-optimized. This study aims to evaluate the potential of BBG’s flora collections as primary interpretive materials and design a customized tourism interpretation framework tailored to visitor psychographics. Employing a qualitative descriptive methodology, data were gathered through semi-structured interviews, field observations, and comprehensive literature reviews. The empirical results reveal that while BBG curates 722 plant species systematically arranged across taxonomic and thematic zones, its visitor profile is highly concentrated within the youth demographic (aged 17–27), predominantly comprising students with a strong preference for active educational experiences. Consequently, this study establishes that a direct interpretation mechanism—specifically structured guided walks utilizing interactive, experiential pedagogies—is the most effective strategy. The proposed interpretive content centers on endemic flora taxonomy and core conservation values to actively enhance visitors' pro-environmental behavior. Operational diagnostics reveal that limited human resource capacity and a lack of certified local guides act as critical institutional constraints. Ultimately, these findings underscore that strategic botanical interpretation not only transforms ex-situ collections into actionable conservation education mediums but also strategically reinforces the destination’s competitive identity as a sustainable ecotourism hub.
Edukasi Bahan Pangan dan Makanan Darurat Bencana kepada Masyarakat Kampung Manyak Payed Aceh Tamiang Ulfah Azzahra Harahap; Fahriza Junizar; Rifqi Asy'ari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2026): Juni 2026
Publisher : Unity Academy

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70340/japamas.v5i1.334

Abstract

Indonesia merupakan negara dengan risiko bencana hidrometeorologi yang tinggi, namun kesiapsiagaan masyarakat terhadap ketahanan pangan darurat masih rendah. Pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi pangan darurat di Kampung Mayak Payed dan SMP Negeri 1 Mayak Payed melalui edukasi tas siaga pangan berbasis bahan lokal. Metode pelaksanaan meliputi sosialisasi, pelatihan teknis emergency food kit, penerapan teknologi edukasi digital, serta pendampingan. Hasil menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta sebesar 80%. Peserta mampu mengidentifikasi dan mengemas bahan pangan lokal secara mandiri. Kesimpulannya, integrasi pendidikan kebencanaan melalui institusi sekolah efektif dalam mentransformasikan pengetahuan dari siswa ke lingkungan keluarga, sehingga memperkuat ketahanan pangan rumah tangga pascabencana.