Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Sosialisasi Pencegahan Stunting dan Pelatihan Pembuatan Produk Makanan Berbasis Potensi Lokal Desa Salumaka Muhammaad Yusuf; Haryanto Asri; Kamaruddin Kamaruddin; Nurul Annisa Samir
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v6i1.2137

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Salumaka dalam pencegahan stunting serta memanfaatkan potensi lokal sebagai sumber pangan bergizi. Kegiatan dilakukan melalui sosialisasi pencegahan stunting kepada ibu hamil dan menyusui, disertai pembagian susu dan bubur sebagai dukungan pemenuhan gizi tambahan. Selain itu, dilaksanakan pelatihan pembuatan produk olahan berbasis ikan air tawar yaitu nugget ikan yang kaya protein dan bermanfaat untuk pertumbuhan anak. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman peserta tentang pentingnya gizi seimbang dan peluang pemanfaatan potensi lokal menjadi produk bernilai ekonomis. Program ini diharapkan mampu mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting sekaligus mendorong kemandirian ekonomi keluarga.
Pemberdayaan Masyarakat Desa Aralleanak melalui Pemanfaatan Eco-Enzyme sebagai Solusi Ramah Lingkungan Haryanto Asri; Binayanti Binayanti; Muh. Yusuf; Kamaruddin Kamaruddin; Femiliani Novita Sari; Sadly Ashari Said; Widya Widya; Nurhalisa Nurhalisa
Jurnal Abdimas Indonesia Vol. 5 No. 4 (2025)
Publisher : Perkumpulan Dosen Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34697/jai.v5i4.2136

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, dan kesadaran lingkungan masyarakat Desa Ralleanak, Kecamatan Aralle, Kabupaten Mamasa, melalui pembuatan Eco-Enzyme sebagai solusi sederhana pengelolaan sampah rumah tangga. Metode kegiatan yang diterapkan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi, praktik langsung pembuatan Eco-Enzyme, dan diskusi/tanya jawab, dengan partisipasi aktif dari 30 ibu rumah tangga sebagai sasaran utama. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mampu memahami konsep Eco-Enzyme, mengikuti prosedur fermentasi dengan benar, dan menunjukkan motivasi untuk menerapkannya secara rutin di rumah. Tingkat partisipasi mencapai 100% dalam penyuluhan dan praktik, serta 93% dalam diskusi, menandakan antusiasme yang tinggi. Kegiatan ini juga meningkatkan kesadaran lingkungan peserta, mengurangi potensi pembuangan sampah ke sungai, dan membuka peluang ekonomi kreatif melalui produksi Eco-Enzyme. Kesimpulannya, pendekatan edukatif-praktik ini efektif dalam memberdayakan masyarakat untuk mengelola limbah organik secara berkelanjutan. Saran diberikan agar kegiatan dilanjutkan secara rutin, didukung pemerintah desa, dan dikembangkan lebih luas melalui monitoring dan inovasi produk.