Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

EVALUASI KARAKTERISTIK MARSHALL CAMPURAN AC-WC DENGAN MODIFIKASI ASPAL MENGGUNAKAN LIMBAH BAN DALAM BEKAS Fadhil, Ammar; Ismy, Romaynoor; Khairunnisa, Hanyta; Amna, Khairul
Jurnal Sains Riset Vol 15, No 1 (2025): April 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v15i1.3160

Abstract

Perkerasan jalan AC-WC merupakan jenis perkerasan yang umum digunakan sebagai jalur transportasi. Seiring berjalannya waktu, jalan ini sering mengalami kerusakan akibat beban lalu lintas, perubahan suhu, dan genangan air. Penelitian ini bertujuan memanfaatkan limbah ban dalam bekas sepeda motor sebagai bahan tambahan pada campuran aspal, mengingat ban dalam memiliki sifat elastis seperti polimer. Metode yang digunakan melibatkan uji parameter Marshall terhadap campuran aspal panas dengan variasi kadar limbah sebesar 0%, 1%, 2%, 3%, dan 4%, sesuai dengan spesifikasi Bina Marga 2018. Pengujian dilakukan di Laboratorium Perkerasan Jalan Fakultas Teknik Sipil menggunakan aspal penetrasi 60/70 dan gradasi menerus. Hasil penelitian menunjukkan kadar aspal optimum (KAO) sebesar 5,77%. Parameter Marshall yang dianalisis meliputi stabilitas, flow, VIM, VMA, VFA, dan MQ. Dari hasil pengujian, diketahui bahwa penambahan limbah sebesar 3% memberikan hasil terbaik dengan nilai stabilitas 1498 kg, VIM 4,64, VMA 15,9, VFA 72,21, dan nilai MQ 394,84. Kesimpulannya, penambahan limbah ban dalam sepeda motor mampu meningkatkan stabilitas lapisan perkerasan jalan AC-WC dan menjadi solusi alternatif untuk memperpanjang umur jalan serta mengurangi kerusakan.
STUDI AWAL PERMEABILITAS DAN KUAT TEKAN BETON BERPORI RAMAH LINGKUNGAN DENGAN PEMANFAATAN LIMBAH INDUSTRI Khairunnisa, Hanyta; Suhaimi; Fadhil, Ammar; Kurnia, RDI
Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur Vol 31 No 1 (2026): Jurnal Teknik Sipil dan Arsitektur
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Tunas Pembangunan Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/jtsa.v31i1.5823

Abstract

The increasing generation of industrial waste and the growing demand for sustainable construction materials have driven the development of pervious concrete as an environmentally friendly pavement material. Pervious concrete possesses high drainage capability, effectively reducing surface runoff and enhancing groundwater infiltration. This study evaluates the effect of High-Density Polyethylene (HDPE) waste as a partial replacement for coarse aggregate on the compressive strength, density, porosity, and permeability of pervious concrete using split and gravel aggregates at a water–cement ratio (w/c) of 0.40. HDPE was incorporated at 0%, 5%, 10%, and 15% by weight of coarse aggregate, and testing was conducted at 28 days. The results show that compressive strength decreased from 16.75 MPa to 10.32 MPa for gravel and from 18.92 MPa to 15.41 MPa for split aggregate. Density declined from approximately 2100 kg/m³ to about 1850 kg/m³ with increasing HDPE content. Conversely, porosity increased from 30–32% to 37–38%, while permeability rose from approximately 29–35 mm/s to 44–46 mm/s. A strong correlation (R² > 0.80) was found between porosity and permeability, indicating that hydraulic performance is predominantly governed by the interconnected pore structure induced by HDPE modification. Overall, a 5% HDPE substitution achieved the best balance between structural strength and drainage performance without significant strength loss, supporting the implementation of green infrastructure principles in sustainable pavement systems, whereas HDPE contents above 10% were mechanically inefficient.
Pelatihan Penggunaan Alat Ukur Theodolit dan Waterpass untuk Meningkatkan Kompetensi Mahasiswa Teknik Sipil di Aceh Fadhil, Ammar; Ismy, Romaynoor; Kumita; Muliani, Fitri; Amna, Khairul; Khairunnisa, Hanyta; Munandar, Aris
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, Januari 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i1.25073

Abstract

Pelatihan penggunaan alat ukur tanah theodolite dan waterpass merupakan salah satu upaya peningkatan kompetensi praktis mahasiswa Teknik Sipil di Provinsi Aceh. Kegiatan ini dilatarbelakangi oleh masih terbatasnya fasilitas praktik dan pengalaman lapangan mahasiswa dalam bidang survei pemetaan, sehingga diperlukan pelatihan terstruktur yang mengintegrasikan teori dan praktik. Tujuan pelaksanaan kegiatan ini adalah memberikan pemahaman menyeluruh mengenai prinsip kerja, kalibrasi, dan prosedur pengoperasian alat ukur tanah, serta meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam melakukan pengukuran sudut dan beda tinggi secara akurat di lapangan. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi teori, demonstrasi alat, praktik langsung di lahan Rusunawa Gampong Paya Cut, serta evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil pelatihan menunjukkan peningkatan kemampuan peserta secara signifikan, di mana 92% mahasiswa mampu mengoperasikan alat secara mandiri dan nilai rata-rata post-test meningkat sebesar 30% dibandingkan dengan pretest. Peserta juga mampu membaca dan mencatat hasil pengukuran dengan satuan internasional secara tepat, serta memahami prinsip perhitungan beda tinggi dan sudut vertikal. Dampak kegiatan ini terlihat dari meningkatnya kesiapan mahasiswa dalam menghadapi kegiatan praktik lapangan, serta terbangunnya kolaborasi antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam penyelenggaraan pendidikan berbasis praktik. Kegiatan ini juga menghasilkan luaran berupa peningkatan keterampilan teknis mahasiswa, dokumentasi video pelatihan, dan publikasi ilmiah sebagai bentuk diseminasi hasil pengabdian kepada masyarakat.
Effect of Nano Zeolite Filler Substitution on Marshall and Volumetric Characteristics of AC-WC Mixtures Romaynoor Ismy; Ammar Fadhil; Idayani; Hanyta Khairunnisa
Civilla : Jurnal Teknik Sipil Universitas Islam Lamongan Vol 11 No 1 (2026): MARET
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/cvl.v11i1.1610

Abstract

The performance of Asphalt Concrete–Wearing Course (AC-WC) mixtures is strongly influenced by filler characteristics that control mechanical resistance and volumetric stability. Although nano zeolite has demonstrated potential for improving asphalt mixture performance, previous studies mainly focus on binder modification or advanced performance-based tests, limiting their applicability in routine mix design practice. Consequently, the role of nano zeolite as a filler substitute in conventional hot mix AC-WC mixtures evaluated using fundamental Marshall parameters remains insufficiently explored, and the optimum substitution level for practical pavement applications has not been clearly established. This study aims to evaluate the effect of nano zeolite filler substitution on the Marshall and volumetric characteristics of AC-WC mixtures and to determine the optimum substitution level based on standard mix design criteria. The Optimum Asphalt Content (OAC) was determined at 6.04% and applied as a constant asphalt content. Nano zeolite was used as a partial replacement of cement filler at substitution levels of 0%, 25%, 50%, 75%, and 100%. Evaluated parameters included Marshall stability, flow, Marshall Quotient (MQ), density, VIM, VMA, and VFA. The results indicate that a 50% nano zeolite substitution yields the optimum performance, producing the highest Marshall stability and MQ while satisfying specification limits. These findings provide practical guidance for applying nano zeolite as an alternative filler in AC-WC mixtures using conventional Marshall based mix design.
ANALISIS DAYA DUKUNG TANAH BERDASARKAN DATA CONE PENETRATION TEST (CPT) PADA KECAMATAN KOTA JUANG KABUPATEN BIREUEN Khairunnisa, Hanyta; Kurnia, R. Dedi Iman; Suhaimi, Suhaimi; Fadhil, Ammar
Jurnal Sains Riset Vol 16, No 1 (2026): April 2026, in Progress
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Jabal Ghafur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47647/jsr.v16i1.3947

Abstract

Kecamatan Kota Juang merupakan pusat aktivitas pembangunan yang berkembang pesat, perencanaan pembangunan infrastruktur yang aman memerlukan pemahaman kondisi tanah yang memadai, khususnya daya dukung tanah sebagai parameter utama dalam perencanaan pondasi. Penelitian ini bertujuan memetakan daya dukung tanah berdasarkan data Cone Penetration Test (CPT). Metode dilakukan menggunakan pendekatan empiris geoteknik. Penelitian ini mengumpulkan 16 titik pengujian CPT dari 10 lokasi yang tersebar di Kecamatan Kota Juang. Hasil perhitungan daya dukung tanah pada kedalaman 1 meter 5,0–30,0 kg/cm², didominasi oleh tanah lanau, lempung, dan pasir berlanau dengan konsistensi rendah hingga sedang. Kedalaman 2 meter, meningkat menjadi 50,0–120,0 kg/cm², menunjukkan berkembangnya lapisan pasir berlanau hingga pasir lepas. Kedalaman 3 meter, nilai daya dukung tanah 97,5–130,0 kg/cm², didominasi oleh tanah pasir dengan konsistensi sedang. Pada kedalaman ≥4 meter, daya dukung tanah menunjukkan nilai yang lebih tinggi, 125,0–320,0 kg/cm², yang mengindikasikan lapisan pasir padat yang layak sebagai lapisan pondasi bangunan.
Peningkatan Kompetensi Tenaga Kerja Konstruksi Melalui Pelatihan Teknik Pemasangan Bata dan Plesteran Dinding Sesuai Standar Konstruksi Ammar Fadhil; Suhaimi; RDI Kurnia; Hanyta Khairunnisa; Romaynoor Ismy; Khairul Amna; Fitri Muliani
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26092

Abstract

Peningkatan aktivitas pembangunan di Kabupaten Bireuen menuntut ketersediaan tenaga kerja konstruksi yang kompeten dan terstandar. Namun, sebagian besar tenaga kerja masih bekerja berdasarkan pengalaman tanpa pemahaman standar teknis, khususnya pada pekerjaan pasangan dan plesteran dinding bata, sehingga berdampak pada kualitas hasil pekerjaan. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi tenaga kerja melalui pelatihan berbasis standar nasional (SNI 6897:2008 dan SNI 03-6861.1-2002). Metode yang digunakan adalah pendekatan partisipatif dengan desain pretest–posttest melalui pembekalan teori, praktik lapangan, dan uji kompetensi selama dua hari dengan melibatkan 85 peserta dengan evaluasi dilakukan melalui penilaian teori dan praktik menggunakan indikator teknis dan penerapan keselamatan kerja (K3). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa pelatihan efektif meningkatkan kompetensi peserta, dengan nilai rata-rata meningkat dari 62,4 ± 8,7 menjadi 81,6 ± 6,5 dan perbedaan yang signifikan (p < 0,001). Sebanyak 89,33% peserta dinyatakan kompeten. Selain itu, terjadi peningkatan kualitas pekerjaan dan penurunan kesalahan teknis lebih dari 40%, serta peningkatan kesadaran terhadap penerapan K3. Temuan ini menegaskan bahwa pelatihan berbasis praktik (learning by doing) efektif dalam meningkatkan keterampilan teknis dan profesionalisme tenaga kerja konstruksi. Program ini juga memberikan kontribusi sebagai model pelatihan terapan yang dapat direplikasi untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia konstruksi secara berkelanjutan.
Normalisasi Sumur Pasca Banjir untuk Pemulihan Akses Air Bersih di Desa Blang Mee, Bireuen Ammar Fadhil; RDI Kurnia; Khairul Amna; Liza Afra; Khairul Miswar; Romaynoor Ismy; Suhaimi; Hanyta Khairunnisa
Jurnal Malikussaleh Mengabdi Vol. 5 No. 2 (2026): Jurnal Malikussaleh Mengabdi, April 2026
Publisher : LPPM Universitas Malikussaleh

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29103/jmm.v5i2.26591

Abstract

Banjir merupakan salah satu bencana alam yang sering terjadi di beberapa wilayah Provinsi Aceh, terutama pada musim hujan dengan intensitas curah hujan tinggi dan meluapnya aliran sungai. Kondisi tersebut menyebabkan genangan air yang membawa lumpur dan sedimen sehingga menurunkan kualitas sumber air bersih masyarakat. Salah satu wilayah terdampak adalah Desa Blang Mee, Kecamatan Kuta Blang, Kabupaten Bireuen, di mana beberapa sumur gali warga mengalami pencemaran lumpur akibat banjir sehingga tidak dapat dimanfaatkan sebagai sumber air bersih. Persiapan kegiatan selama 5 minggu sampai dengan selesai. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan dilapangan  pada tanggal 9–10 Januari 2026 dengan tujuan memulihkan fungsi sumur gali dan meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pemeliharaan sumber air pasca banjir. Kegiatan melibatkan 8 dosen, 8 mahasiswa, dan 12 warga dengan pelaksanaan normalisasi pada 4 sumur gali terdampak banjir. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif melalui survei kondisi sumur, pengurasan air menggunakan mesin pompa, pengangkatan endapan lumpur secara manual, pembersihan dinding sumur, serta edukasi kepada masyarakat. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa endapan lumpur setebal ±40 cm berhasil dibersihkan sehingga kedalaman efektif sumur kembali normal dan kondisi air menjadi lebih jernih serta tidak berbau. Selain itu, masyarakat memperoleh pemahaman mengenai langkah pemeliharaan sumur pasca banjir melalui kegiatan edukasi dan pendampingan. Kegiatan ini menunjukkan bahwa normalisasi sumur merupakan metode sederhana dan efektif dalam mendukung pemulihan akses air bersih masyarakat pasca banjir