Hariyanto Hariyanto
Universitas PGRI Agopuro Jember

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pengaruh Model Pembelajaran DCI (Differentiated Science Inquiry) dan Ercore (Elicitation, Restructuring, Confirmation, Reflection) terhadap Keterampilan Proses Sains Mata Pelajaran Biologi Kelas XII SMA Negeri 3 Jember Semester Genap Tahun Pelajaran 2024-2025 Puspita Setyo Palupi; Hariyanto Hariyanto; I Wayan Wisa Atmaja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran biologi kelas XII SMA menghadapi tantangan keberagaman kemampuan siswa pada materi kompleks seperti sistem organ, metabolisme sel, dan genetika, sehingga diperlukan model inovatif untuk meningkatkan keterampilan proses sains. Penelitian ini bertujuan menganalisis dan membandingkan pengaruh model Differentiated Science Inquiry (DCI) dan Ercore terhadap keterampilan proses sains siswa. Metode kuantitatif dengan desain quasi-eksperimental pretest-posttest non-equivalent control group design digunakan. Populasi seluruh siswa kelas XII SMA Negeri 3 Jember tahun pelajaran 2024/2025, sampel tiga kelas paralel (30-35 siswa/kelas) dipilih purposive sampling. Instrumen tes esai keterampilan proses sains (rubrik skala 1-4) dan observasi, dianalisis dengan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov, homogenitas Levene, serta uji-t independent sample (SPSS 26, α=0,05). Hasil menunjukkan perbedaan signifikan (p<0,05), dengan skor posttest DCI lebih tinggi daripada Ercore. Kesimpulan menyatakan DCI lebih efektif mengakomodasi keragaman siswa untuk keterampilan dasar, sementara Ercore kuat pada aspek konseptual, mendukung Kurikulum Merdeka
Pengaruh Model Pembelajaran Creative Problem Solving (Cps) dan Keterampilan Proses Sains terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas V SDN Patrang 01 Semester Genap Tahun Pembelajaran 2024-2025 Dewi A’isyah; Endra Priawasana; Hariyanto Hariyanto
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterlibatan siswa dan keterampilan proses sains dalam pembelajaran IPA, serta potensi besar model pembelajaran Creative Problem Solving (CPS) dalam meningkatkan berpikir kreatif dan hasil belajar IPA di sekolah dasar. Tujuan penelitian adalah untuk menganalisis pengaruh penerapan model CPS yang terintegrasi dengan pengembangan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar IPA siswa kelas V SDN Patrang 01 semester genap tahun pelajaran 2024/2025, serta untuk menguji korelasi dan interaksi antara kedua variabel tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode eksperimen semu (quasi‑experiment) dan desain faktorial 2×2. Populasi adalah seluruh siswa kelas V SDN Patrang 01, dengan sampel dua kelas yang dipilih melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan berupa tes objektif hasil belajar IPA dan tes keterampilan proses sains yang diuji validitas dan reliabilitasnya, lalu dianalisis menggunakan Analisis Varians (ANAVA) Dua Jalur dengan α = 0,05 beserta uji prasyarat normalitas dan homogenitas. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh utama yang signifikan dari model CPS dan keterampilan proses sains terhadap hasil belajar IPA, serta terdapat pengaruh interaksi yang signifikan antara keduanya. Berdasarkan temuan tersebut, dapat disimpulkan bahwa model CPS dan keterampilan proses sains secara bersama‑sama berkontribusi positif dan signifikan terhadap hasil belajar IPA, dengan efektivitas model CPS bergantung pada tingkat keterampilan proses sains siswa
Pengaruh Model Pembelajaran Cooperative Script & Keterampilan Berpikir Kritis terhadap Hasil Belajar IPAS Kelas 5 SDN Jatisari 03 Jenggawah Semester Genap Tahun Pembelajaran 2024-2025 Moh Ali Yahya; Hariyanto Hariyanto; I Wayan Wisa Atmaja
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 10 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS kelas 5 SD akibat dominasi pembelajaran konvensional dan kurangnya pelatihan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran cooperative script dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPAS, baik secara terpisah maupun melalui efek interaksinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu dan desain faktorial 2×2, melibatkan seluruh siswa kelas V SDN Jatisari 03 Jenggawah sebagai populasi, dengan dua kelas dipilih sebagai sampel melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar IPAS pilihan ganda dan tes keterampilan berpikir kritis uraian yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji normalitas (Kolmogorov–Smirnov), uji homogenitas (Levene’s Test), ANOVA Dua Jalur, N‑gain, dan effect size dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model cooperative script dan keterampilan berpikir kritis berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS, dengan efek interaksi yang juga signifikan, sehingga model ini paling efektif pada siswa berpikir kritis tinggi. Kesimpulan penelitian adalah bahwa kombinasi model cooperative script dan pengembangan keterampilan berpikir kritis secara bersamaan meningkatkan pemahaman konseptual dan penerapan konsep IPAS