Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya hasil belajar IPAS kelas 5 SD akibat dominasi pembelajaran konvensional dan kurangnya pelatihan keterampilan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh model pembelajaran cooperative script dan keterampilan berpikir kritis terhadap hasil belajar IPAS, baik secara terpisah maupun melalui efek interaksinya. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis eksperimen semu dan desain faktorial 2×2, melibatkan seluruh siswa kelas V SDN Jatisari 03 Jenggawah sebagai populasi, dengan dua kelas dipilih sebagai sampel melalui teknik cluster random sampling. Instrumen yang digunakan adalah tes hasil belajar IPAS pilihan ganda dan tes keterampilan berpikir kritis uraian yang telah divalidasi dan diuji reliabilitasnya. Teknik analisis data meliputi uji normalitas (Kolmogorov–Smirnov), uji homogenitas (Levene’s Test), ANOVA Dua Jalur, N‑gain, dan effect size dengan taraf signifikansi 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model cooperative script dan keterampilan berpikir kritis berpengaruh signifikan terhadap hasil belajar IPAS, dengan efek interaksi yang juga signifikan, sehingga model ini paling efektif pada siswa berpikir kritis tinggi. Kesimpulan penelitian adalah bahwa kombinasi model cooperative script dan pengembangan keterampilan berpikir kritis secara bersamaan meningkatkan pemahaman konseptual dan penerapan konsep IPAS
Copyrights © 2026