Nailatus Syarifah
Universitas Dharmas Indonrsia

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Kepala Madrasah dalam Mengelola Transformasi Pendidikan Digital di MAN 2 Langkat Fitri Aulia; Ahmad Zaki; Syarifah Hidayani
Invention: Journal Research and Education Studies Volume 7 Nomor 1 Maret 2026
Publisher : CV. PUSDIKRA MITRA JAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/invention.v7i1.3282

Abstract

This study aims to analyze the strategies implemented by the madrasah principal in managing the digital education transformation at MAN 2 Langkat. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data were collected through interviews, observations, and documentation involving the madrasah principal, vice principal for curriculum affairs, teachers, and students as research informants.The results indicate that the strategies for managing digital education transformation were implemented in a planned and gradual manner. Digital transformation was directed toward the integration of technology in learning, the transformation of the madrasah community’s mindset, the strengthening of teachers’ digital competencies, and the development of a digital-based educational management system. These strategies were realized through the use of digital learning media and platforms, digitalization of learning administration, implementation of the Madrasah Digital Report (RDM), utilization of online communication applications, and the use of social media as a tool for madrasah branding. The challenges encountered included disparities in digital competence among human resources, limited facilities and infrastructure, internet network constraints, and the readiness of teachers and students. Efforts to address these challenges were carried out through continuous guidance, technology training, optimization of facilities, and digital literacy assistance.
Peran Supervisi Kepala Sekolah Berbasis Platform Merdeka Mengajar dalam Meningkatkan Kualitas Pembelajarandi Era Kurikulum Merdeka pada SMA Swasta Mulia Securai Atika Amanda; Pitriani Nasution; Syarifah Hidayani
ALACRITY : Journal of Education Volume 5 Nomor 3 Oktober 2025
Publisher : LPPPI Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52121/alacrity.v5i3.940

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kemajuan teknologi dalam dunia pendidikan telah mendorong munculnya berbagai platform digital yang dirancang untuk mendukung pembelajaran. Untuk tahap akhir dalam pelaksanaan Platform Merdeka Mengajar (PMM) dibutuhkan evaluasi dalam kegiatan yang telah dilaksanakan dengan kata lain yaitu supervisi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran supervisi kepala sekolah berbasis platform merdeka mengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era kurikulum merdeka pada SMA Swasta Mulia Securai. Jenis Penelitian ini adalah penelitian lapangan dengan pendekatan kualitatif. Partisipan dalam penelitian ini yaitu kepala madrasah, wakil kepala sekolah, guru dan siswa. Adapun teknhik pengumpulan data yang digunakan antara lain observasi, wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa 1) Supervisi tentunya dilakukan dengan sesuai keadaan dan yang diberikan oleh pemerintah. Salah satu aplikasi yang dapat digunakan untuk supervisi yaitu platform merdeka mengajar. Sebelum menggunakan aplikasi ini, tentu sekolah membentuk tim pengembangan kurikulum; 2) Kualitas pembelajaran di era kurikulum Merdeka dapat dilihat dari pembelajaran intrakurikuler yang berfokus pada penguatan profil pelajar Pancasila, pembelajaran kurikuler dengan prinsip interdisipliner yakni berfokus terhadap karakter serta kompetensi umum, serta pembelajaran ekstrakurikuler; dan 3) Peran supervisi kepala sekolah sangatlah penting dan membantu guru. Adapun peran supervisi kepala sekolah berbasis platform mengajar dalam meningkatkan kualitas pembelajaran di era kurikulum merdeka di SMA Swasta Mulia Securai yaitu membangun pemahaman kurikulum merdeka belajar, mendukung implementasi kurikulum merdeka belajar, melakukan monitoring dan evaluasi, mendorong budaya koloborasi, serta mengembangkan kapasistas diri.