Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Dampak Penggunaan Artificial Intelligence terhadap Etika Profesi dan Moral di Dunia Kerja Prasetya Kurniawan; Deny Budiyanto; Fadil Hamdani
Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitektur Komputer) Vol 5 No 1 (2025): Jurnal Pustaka Data (Pusat Akses Kajian Database, Analisa Teknologi, dan Arsitekt
Publisher : Pustaka Galeri Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55382/jurnalpustakadata.v5i1.1025

Abstract

Perkembangan teknologi kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) telah membawa perubahan signifikan dalam dunia kerja profesional. AI kini banyak digunakan untuk mendukung efisiensi, produktivitas, dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Namun, kemajuan ini juga menimbulkan tantangan etis, terutama terkait tanggung jawab, orisinalitas, dan potensi pelanggaran etika profesi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penggunaan AI dalam pekerjaan sehari-hari dengan kesadaran etika profesi di kalangan profesional. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kuantitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui kuesioner daring kepada 50 responden dari berbagai latar belakang profesi. Analisis data dilakukan dengan uji Chi-Square (?²) untuk mengetahui signifikansi hubungan antara dua variabel kategorikal, yaitu frekuensi penggunaan AI dan pemahaman terhadap pertimbangan etis. Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai p-value sebesar 0,9605, yang lebih besar dari tingkat signifikansi (? = 0,10), sehingga disimpulkan bahwa tidak terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan AI dengan kesadaran etika profesi. Temuan ini menunjukkan bahwa kesadaran etis profesional bukan ditentukan oleh intensitas penggunaan teknologi, melainkan oleh faktor lain seperti nilai pribadi, pendidikan, dan budaya organisasi. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya edukasi etika digital dan perumusan kebijakan etis yang adaptif terhadap perkembangan teknologi.
PENERAPAN SISTEM DIGITAL PEMANTAU KUALITAS AIR PADA KOLAM TANAH BUDIDAYA IKAN NILA DI DESA KUTA DALOM, PESAWARAN, LAMPUNG Fadil Hamdani; Misfa Susanto; Noer Soedjarwanto; Deny Budiyanto
Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Sakai Sambayan Vol. 10 No. 1 (2026): Vol. 10 No. 1, Maret 2026
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/jss.v10i1.659

Abstract

Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk menerapkan sistem digital pemantau kualitas air pada kolam tanah budidaya ikan Nila sebagai upaya peningkatan efektifitas pengelolaan kolam. Mitra kegiatan adalah kelompok Budidaya Perikanan Mandiri Kuta Dalom yang mengelola usaha budidaya Ikan air tawar di Desa Kuta Dalom, Kabupaten Pesawaran, Lampung. Kegiatan ini berkontribusi dalam mengaktifkan kembali kolam tanah yang sebelumnya terbengkalai agar layak digunakan untuk kegiatan budidaya ikan. Mitra kegiatan melakukan proses revitalisasi kolam terbengkalai sehingga tersedia air pada kedalaman tertentu yang memungkinkan untuk budidaya ikan. Selanjutnya, Tim pengabdi melakukan pemasangan sistem digital pemantau kualitas air untuk pengukuran parameter kualitas air, yang meliputi derajat keasaman (pH), Electrical Conductivity (EC), Total Dissolved Solids (TDS), salinitas, Specific Gravity (SF) dan suhu air. Data hasil pemantauan dikirim secara nirkabel dengan gelombang radio menggunakan teknologi WiFi 2.4 GHz ke perangkat ponsel pintar pengamat. Kumpulan catatan data hasil pengamatan dapat dikirim melalui internet ke alamat email yang telah ditentukan, sehingga memungkinkan pencatatan dan penyimpanan data parameter kualitas air secara berkala. Hasil pengukuran air kolam selama 24 jam menunjukkan bahwa kualitas air kolam berada dalam kisaran optimal untuk budidaya ikan nila, yaitu pH 7,2–8,3, suhu 25–30 °C, dan TDS 190–290 mg/L. Sistem monitoring kualitas air yang diterapkan berfungsi stabil dan dapat diakses melalui konektifitas nirkabel WiFi. Kegiatan ini berkontribusi dalam peningkatan efisiensi dan keberlanjutan usaha budidaya perikanan masyarakat, serta menjadi tahap awal pengembangan sistem Smart Aquaculture sebagai bentuk dukungan terhadap program ketahanan pangan dan digitalisasi sektor perikanan pedesaan.