Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Prinsip Syariah dalam Pengelolaan UMKM Kuliner (Studi Kasus Cafe Hiray Kota Parepare) Sri Indah Wahyuni; Sri Shifwa Surastri; Nurfadillah Ramadhani Yusuf; Nurul Hikmah; Rezki Fani
Jurnal Bersama Ilmu Ekonomi (EKONOM) Vol. 2 No. 1 (2026): Februari 2026
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/ekonom.v2i1.402

Abstract

This study aims to analyze the sharia business management practices of the Hiray Cafe MSME operating in Parepare City. Hiray Cafe is known as a popular cafe among various groups due to its affordable prices, good product quality, and aesthetic and comfortable atmosphere. This study highlights the application of sharia principles through the provision of halal food and beverage products, the use of ingredients in accordance with Islamic law, and attention to employee religious aspects such as maintaining discipline in performing the five daily prayers. Hiray's business structure includes a division of roles from the owner, manager, HRD, to operational divisions such as baristas, pastry, kitchen, and waiters, which helps work effectiveness and coordination at the MSME scale. The marketing management system utilizes social media such as Instagram, TikTok, WhatsApp, and collaboration with courier partners to expand digital market reach. In addition, a business culture that emphasizes product quality, personalized service, halal certification, and a comfortable atmosphere are key values in business management. The analysis shows that Hiray Cafe has consistently implemented elements of Sharia business management, particularly in halal certification, service ethics, and honest and professional relationships with customers and partners. These findings can serve as a reference for other MSMEs in developing relevant and competitive Sharia-based business models in the digital era.
Ilmu al-Ṣarf wa al-Naḥw: Ruang Lingkup, Sejarah, dan Relevansi Kajian Morfosintaksis dalam Linguistik Arab Modern Dian Ramadhani Abdullah; Nurul Hikmah; Hamzah
AL MUALLAQAT Vol. 5 No. 2 (2026): Dinamika Kajian Bahasa Arab
Publisher : Program Studi Bahasa dan Sastra Arab STAIN Majene

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46870/jurnalbsa.v5i2.2027

Abstract

Ilmu al-Ṣarf dan al-Naḥw merupakan dua disiplin utama dalam tradisi keilmuan bahasa Arab yang berperan penting dalam membentuk kerangka analisis morfosintaksis. Keduanya tidak hanya berfungsi sebagai perangkat normatif untuk menjaga ketepatan berbahasa, tetapi juga menjadi landasan konseptual bagi perkembangan kajian linguistik Arab, baik pada masa klasik maupun modern. Artikel ini bertujuan mengkaji ruang lingkup ilmu al-Ṣarf dan al-Naḥw, menelusuri perkembangan historisnya sejak kodifikasi awal bahasa Arab, khususnya melalui kontribusi al-Sibawaih, serta menganalisis relevansinya dalam perspektif linguistik Arab modern. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui telaah kritis terhadap karya-karya klasik dan literatur akademik kontemporer yang membahas morfologi, sintaksis, dan linguistik Arab. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif-analitis dan historis-komparatif untuk mengungkap kesinambungan serta transformasi konsep-konsep gramatikal dari tradisi klasik menuju pendekatan linguistik modern. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ilmu al-Ṣarf dan al-Naḥw memiliki hubungan struktural yang saling melengkapi dan tetap relevan sebagai landasan kajian morfosintaksis bahasa Arab. Integrasi antara khazanah keilmuan klasik dan pendekatan linguistik modern memperlihatkan bahwa kedua disiplin tersebut bersifat dinamis dan adaptif, serta memberikan kontribusi yang signifikan terhadap pengembangan linguistik Arab, pendidikan bahasa Arab, dan kajian kontekstual terhadap teks-teks Islam.