Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pengaruh Penggunaan Bromelin Terhadap Tingkat Pemanfaatan Protein Pakan Dan Pertumbuhan Lele Dumbo (Clarias gariepinus) -, Nisrinah; -, Subandiyono; Elfitasari, Tita
Journal of Aquaculture Management and Technology Vol 2, No 2 (2013) : Journal of Aquaculture Management and Technology
Publisher : Journal of Aquaculture Management and Technology

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (75.32 KB)

Abstract

The growth of catfish could be improved if the utilization of feed protein by fish can be more efficient. Bromelain is an enzyme of proteases that able to hydrolyze proteins into simpler compounds to be more easily absorbed and utilized of the proteins body. The purpose of the research was to observe the effects of bromelain on protein utility rate and growth of the African catfish (C. gariepinus). The variables measured were feeding efficiency (FE) value, protein efficiency ratio (PER), relative growth rate (RGR), and survival rate (SR). This research used completely randomized design (CRC) with 4 treatments and 3 replicates, i.e. treatment A (did not use bromelin), B (0.75% bromelain), C (1.5% bromelain), and D (2.25% bromelain). The results showed that the influence of the use of bromelin in feed on feeding eficiency (FE), PER, and RGR values were significant (P0.05) on survival rate. Based on the results of treatment A, B, C, and D, it can be concluded that the use of bromelin in feed for C. gariepinus produced better EPP, PER, and RGR values than the feed with no bromelain.
Studi Bibliometrik Analisis Tren Penelitian Kesehatan Lingkungan di Jakarta Nisrinah, Nisrinah; Mushliha, Mushliha; Annisa, Annisa
Health Publica Vol 6, No 01 (2025): Health Publica Jurnal Kesehatan Masyarakat
Publisher : Universitas Esa Unggul

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47007/hp.v6i01.9438

Abstract

Jakarta adalah ibukota negara Indonesia dengan kepadatan penduduk yang tinggi dan meningkat setiap tahunnya. Populasi penduduk yang tinggi tentu menimbulkan berbagai masalah lingkungan baik udara, air maupun tanah. Penelitian tentang pencemaran di Jakarta telah banyak dilakukan, namun belum diketahui tren penelitian terkait pencemaran di Jakarta. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tren penelitian dan bagaiman polusi ini berdampak pada kesehatan lingkungan di Jakarta. Penelitian ini menggunakan analisis bibliometrik dengan menggunakan aplikasi VOSviewer serta mengambil data penelitian dari Scopus pada tahun 2020-2025. Adapun kata kunci yang digunakan yaitu Pollution dan Jakarta serta menggunakan publikasi tahun 2020-2025 sehingga didapatkan 367 dokumen.  Hasil dari analisis bibliometrik disajikan dalam bentuk network visualization, overlay visualization, dan density visualization. Dari analisis ini dapat diketahui hubungan diantara artikel- artikel. Hasilnya ditemukan bahwa jumlah penelitian tentang pencemaran meningkat dari tahun 2022 sampai 2024. Adapun tema yang paling banyak dibahas yaitu pencemaran udara. Berdasarkan overlay visualization didapatkan bahwa pencemaran udara masih menjadi topik penelitian yang banyak dibahas dan topik yang mulai sering dibahas yaitu mikroplastik, sampah plastik dan deep learning pada tahun 2023-2025, sedangkan remote sensing dan transportasi perkotaan mulai tidak dibahas lagi. Berdasarkan hasil analisis network visualization, penelitian terbagi menjadi 4 kelompok yaitu pencemaran udara, pencemaran perairan, dampak polusi dan pemodelan pencemaran. Dari hasil analisis di atas, adapun saran yang diberikan yaitu penelitian selanjutnya sebaiknya perlu melakukan penelitian yang lebih banyak membahas pencemaran tanah dan dampaknya pada kesehatan masyarakat di Jakarta karena tema ini masih jarang diteliti. Selain itu perlu dilakukan penelitian pencemaran dengan didukung bantuan teknologi dengan menggunakan deep learning.
Studi Bibliometrik: Analisis Tren dan Pemetaan Pengetahuan Mikroplastik Serta Dampak Kesehatan di ASEAN: Studi Bibliometrik Berbasis Scopus (2019-2024) Nisrinah, Nisrinah; Mushliha, Mushliha
INSOLOGI: Jurnal Sains dan Teknologi Vol. 4 No. 6 (2025): Desember 2025
Publisher : Yayasan Literasi Sains Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55123/insologi.v4i6.7174

Abstract

Plastic waste is a problem faced by various countries, especially ASEAN member countries. Microplastics are even more dangerous if they enter the food chain. Several studies have found microplastics in aquatic biota, which, if consumed by humans at certain levels, can harm health. In the ASEAN region, research related to microplastics is still limited despite the region having high levels of plastic pollution. This study seeks to investigate the interconnectedness of microplastic research in ASEAN through bibliometrics. Vosviewer was used for bibliometric studies to provide a comprehensive overview and identify future research directions based on past works in the Scopus database on microplastics. This study utilized 1,656 journal articles from the last five years, from 2019 to 2024, focusing on 10 ASEAN countries. The analysis results show that research is still dominated by studies of microplastic pollution and distribution in aquatic environments, with an emphasis on particle abundance. Although attention to aspects of toxicity, bioaccumulation, and human health implications is starting to increase, research integrating the physicochemical properties of microplastics with toxicological mechanisms and biological impacts is still limited. Furthermore, indicator organism-based biomonitoring approaches and comprehensive risk assessments have not been widely developed. Therefore, further research needs to focus on interdisciplinary approaches that link microplastic characteristics, adsorbed contaminants, and health impacts.
Pengembangan Potensi dan Pemberdayaan Masyarakat Marunda Melalui Rumah Gizi Laras Sitoayu; Noni Agustina; Abu Sopian; Lintang Purwara Dewanti; Nisrinah Nisrinah
Indonesian Journal of Society Engagement Vol. 6 No. 2: Agustus 2025
Publisher : Lembaga Kajian Demokrasi dan Pemberdayaan Masyarakat (LKD-PM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33753/ijse.v6i2.248

Abstract

The Marunda Public Housing area faces socioeconomic challenges, including limited space, population density, and low health and nutrition awareness. These conditions necessitate innovative strategies for community empowerment, integrating health and creative economic approaches. The Community Service Program through the Marunda Nutrition House was designed to enhance nutritional literacy, entrepreneurial skills, and self-reliance among child and adolescent health volunteers. The program consisted of socialization, training, technology application, mentoring, and evaluation. Key activities involved nutrition education classes, mobile nutrition consultations, waste management into marketable products, maggot and catfish farming, and vertical vegetable gardening. Results indicated an average increase of 20 points in participants’ knowledge and significant improvements in practical skills related to organic waste processing and independent health monitoring. The program also produced educational media and community-based products with economic value. The findings conclude that a multidisciplinary collaborative approach through the Nutrition House effectively develops community potential and promotes sustainable welfare among Marunda residents. Abstrak Wilayah Rusunawa Marunda menghadapi berbagai tantangan sosial ekonomi, seperti keterbatasan lahan, kepadatan penduduk, dan rendahnya kepedulian terhadap kesehatan serta gizi masyarakat. Kondisi tersebut mendorong perlunya inovasi dalam pengembangan potensi dan pemberdayaan masyarakat berbasis kesehatan dan ekonomi kreatif. Program Pengabdian kepada Masyarakat melalui Rumah Gizi Marunda dirancang untuk meningkatkan literasi gizi, keterampilan kewirausahaan, serta kemandirian kader posyandu balita dan remaja. Kegiatan dilakukan melalui tahapan sosialisasi, pelatihan, penerapan teknologi, pendampingan, serta monitoring dan evaluasi. Program utama meliputi kelas gizi series, konsultasi gizi keliling, pemanfaatan sampah menjadi produk ekonomis, budidaya magot dan lele, serta kebun sehat vertikal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan rata-rata pengetahuan kader sebesar 20 poin dan peningkatan signifikan pada keterampilan praktis, seperti pengolahan limbah organik dan pemantauan gizi mandiri. Program ini juga menciptakan media edukasi dan produk lokal bernilai ekonomi. Simpulan dari kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan kolaboratif lintas disiplin melalui Rumah Gizi efektif dalam mengembangkan potensi masyarakat dan meningkatkan kesejahteraan warga Rusunawa Marunda secara berkelanjutan. Kata Kunci: pemberdayaan masyarakat; rumah gizi; literasi gizi; kader posyandu; ekonomi kreatif
EDUKASI PENGELOLAAN SAMPAH SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN KADER POSYANDU DI RUSUN MARUNDA Nisrinah, Nisrinah; Sitoayu, Laras; Dewanti, Lintang Purwara; Agustina, Noni; Siwi, Fathurrohmah Isnadia; Akbar, Yunata Kandhias
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 2 (2026): Periode April 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i2.8108

Abstract

Household waste in Marunda remains an environmental problem because most of it has not been managed through sorting and utilization, thus potentially causing pollution and disease risks. This activity aims to evaluate the effect of household waste management education on the knowledge of eight Posyandu Toddler cadres as an empowerment effort in maintaining environmental health. The solution provided was interactive counseling on waste types, sorting, and the utilization of organic and inorganic waste. The level of knowledge was measured using questionnaires before and after the intervention, then analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test. The level of knowledge was measured using questionnaires before and after the counseling, then analyzed using the Wilcoxon Signed-Rank Test to see changes in scores. The evaluation results showed a significance value of 0.084 (p > 0.05), which means there was no statistically significant difference in knowledge between before and after education. A longer duration of the activity and a larger sample size are needed to see a greater impact.