Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Representasi Wacana Oposisi dalam Media Online Indonesia: Analisis Linguistik Kritis Roger Fowler Ngatma'in Ngatma'in; Suhailee Sohnui
DISASTRA: PENDIDIKAN BAHASA DAN SASTRA INDONESIA Vol 8, No 1 (2026): JANUARI
Publisher : Universitas Islam Negeri Fatmawati Sukarno Bengkulu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29300/disastra.v8i1.8718

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis secara mendalam konstruksi narasi kelompok oposan dan strategi linguistik kelompok oposan dalam membangun narasi. Penelitian ini mengadopsi metode kualitatif dengan pendekatan Analisis Wacana Kritis (AWK), secara spesifik menggunakan model Linguistik Kritis Roger Fowler, untuk mengungkap konstruksi ideologis dan makna tersembunyi dalam wacana oposan. Objek kajian berupa wacana yang bersumber dari studi dokumen media cetak dan daring multi-sumber (Koran Tempo, Majalah Tempo, pks.id, KBA news, Liputan6.com, dan Kompas.com) dalam rentang tahun 2016 hingga 2025. Analisis data dilakukan secara interaktif dengan mengidentifikasi unit-unit linguistik kritis (leksikal, gramatikal, tema, dan retorika) yang kemudian melalui proses kodifikasi data. Keabsahan data dipastikan melalui triangulasi data antar-sumber media yang berbeda, serta verifikasi validitas yang mencakup konvergensi, kecocokan, cakupan, dan detail linguistik. Penelitian ini menemukan bahwa konstruksi narasi oleh kelompok oposan merupakan proses kompleks yang melibatkan strategi nonlinguistik dan linguistik yang cermat dan terencana. Secara strategis, kelompok oposan berupaya memobilisasi narasi dengan mengembangkan tema-tema yang relevan dengan isu publik (korupsi atau ketidakadilan), memilih ragam saluran komunikasi yang paling efektif, memanfaatkan momentum peristiwa terkini, dan membangun kredibilitas yang kuat sebagai fondasi. Implikasi dari temuan ini terhadap wacana politik adalah peningkatan polarisasi dan kontestasi pesan, di mana pihak oposan mampu mendominasi agenda publik melalui bingkai yang mereka tetapkan. Sebagai saran untuk penelitian lanjutan, penting untuk melakukan analisis resepsi publik guna memahami bagaimana strategi linguistik ini diterima oleh beragam lapisan masyarakat.
Adaptasi Sosial dan Budaya Mahasiswa Asing di Indonesia: Pengaruh Budaya Jawa dalam Program Bahasa Indonesia bagi Penutur Asing (BIPA) Kundharu Saddhono; Muhammad Rohmadi; Ani Rakhmawati; Suhailee Sohnui
Society Vol 13 No 2 (2025): Society
Publisher : Laboratorium Rekayasa Sosial, Jurusan Sosiologi, FISIP Universitas Bangka Belitung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33019/society.v13i2.967

Abstract

The Indonesian Language Program for Foreign Speakers (BIPA) is increasingly in demand among international students studying Indonesian. This study aims to investigate the cultural and social changes experienced by these students by focusing on the influence of Javanese culture. The study employed a descriptive qualitative ethnographic approach and was conducted in Central Java, East Java, and Yogyakarta. Data were collected from documents and informants. The results indicate that Javanese culture influences the cultural and social changes of foreign students in Indonesia, as they become more enthusiastic and active. In addition, their internal and external adaptation helps them better understand the Indonesian language and culture.