Almaydza Pratama Abnisa
Institut Asy-Syukriyyah

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

KONSELING SPIRITUAL SEBAGAI UPAYA INTERVENSI MENGATASI PERILAKU BOLOS SISWA Yanto Yanto; Nur Hotimah; Lamya Hayatina; Adih Adih; Almaydza Pratama Abnisa
Hijri Vol 14, No 2 (2025): HIJRI (Author Geographical Coverage: Turkey and Indonesia)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/hijri.v14i2.26775

Abstract

Perilaku bolos siswa dipengaruhi faktor internal dan eksternal serta berdampak negatif pada diri dan sekolah. Konseling spiritual berpotensi sebagai pendekatan rehabilitatif yang menyentuh akar persoalan batin siswa. Penelitian ini bertujuan mengkaji konseling spiritual sebagai pendekatan rehabilitatif siswa bolos, dengan menelusuri penyebab psikospiritual, mengembangkan model, dan menjelaskan proses pemulihan berbasis nilai keagamaan. Penelitian ini menggunakan studi kasus kualitatif di MTs. Mardliyyah Pamekasan untuk mendalami efektivitas konseling spiritual dalam mengintervensi perilaku bolos siswa melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Perilaku bolos siswa MTs. Mardliyyah Pamekasan disebabkan oleh faktor internal seperti masalah psikologis dan spiritual, termasuk kurangnya perhatian orang tua, tekanan akademik, dan lemahnya nilai keagamaan. Selain itu, pengaruh teman sebaya yang negatif turut memperparah kondisi. Untuk mengatasi hal ini, sekolah menerapkan konseling spiritual dengan tahapan eksplorasi nilai-nilai spiritual, refleksi perilaku bolos, penguatan relasi spiritual, dan komitmen perubahan. Guru BK berperan aktif dengan pendekatan empatik, mendorong kesadaran, tanggung jawab, dan pertumbuhan spiritual siswa agar lebih disiplin dan memiliki makna dalam pendidikan. Perilaku bolos siswa MTs. Mardliyyah Pamekasan dipicu faktor internal dan pengaruh teman sebaya. Konseling spiritual diterapkan melalui refleksi, pembinaan ibadah, dan penguatan nilai untuk memulihkan motivasi belajar.
Manajemen Tenaga Kependidikan Staf Administrasi Almaydza Pratama Abnisa; Siti Juhana
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Artikel ini membahas manajemen personel pendidikan, khususnya staf administrasi yang berperan penting dalam memastikan kelancaran proses pendidikan di dalam lembaga pendidikan. Staf administrasi berperan sebagai personel pendukung utama dalam mengelola administrasi akademik, keuangan, dan personalia, serta layanan umum. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji konsep manajemen yang berlaku untuk staf administrasi, meliputi perencanaan, pengorganisasian, implementasi, dan pengawasan. Metodologi tinjauan pustaka digunakan, dengan mengacu pada berbagai buku dan jurnal yang relevan. Temuan menunjukkan bahwa manajemen staf administrasi yang efektif dapat meningkatkan kualitas layanan pendidikan dan mendukung pencapaian tujuan pendidikan secara optimal.
MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA PENDIDIKAN DALAM PERSPEKTIF PENDIDIKAN ISLAM Almaydza Pratama Abnisa; Jan Pahlevi Firdaus
Jurnal Intelek Dan Cendikiawan Nusantara Vol. 3 No. 04 (2026): AGUSTUS - SEPTEMBER 2026
Publisher : PT. Intelek Cendikiawan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sarana dan prasarana pendidikan merupakan komponen krusial yang secara langsung memengaruhi kualitas dan efektivitas proses pembelajaran. Ketersediaan sarana dan prasarana pendidikan yang memadai, aman, dan dikelola dengan baik menciptakan lingkungan belajar yang kondusif serta mendukung pencapaian tujuan pendidikan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan dari perspektif pendidikan Islam, dengan menekankan pada konsep, prinsip, fungsi, dan strategi pengelolaannya. Studi ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif yang didasarkan pada kajian pustaka, dengan menganalisis berbagai sumber seperti buku, jurnal ilmiah, dan dokumen terkait manajemen pendidikan Islam. Hasil kajian menunjukkan bahwa pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan mencakup tahapan-tahapan seperti perencanaan, pengadaan, inventarisasi, pemeliharaan, evaluasi, dan penghapusan aset. Dari perspektif Islam, pengelolaan sarana dan prasarana dipandang sebagai sebuah amanah yang harus dilaksanakan dengan kejujuran, efisiensi, keadilan, dan tanggung jawab demi kemaslahatan bersama. Dengan demikian, penerapan manajemen sarana dan prasarana yang berlandaskan nilai-nilai Islam memiliki peran strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan serta membangun budaya sekolah yang profesional, Islami, dan berkelanjutan.