Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

HIPERBOLA DAN NARASI BENCANA ALAM: STUDI SURAH AL-ZALZALAH Ainatus Syifa; Nabila Miftahul Husna; Hafiz Abdillah; Wati Susiawati; Mauidlotun Nisa'
Ihya al-Arabiyah: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Arab Vol 12, No 1 (2026)
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30821/ihya.v12i1.27793

Abstract

This study examines the use of hyperbolic language (mubalaghah) within the linguistic structure of the Qur’an and how such stylistic devices represent natural disaster phenomena occurring in Aceh, North Sumatra, and West Sumatra, as well as their connection to the cataclysmic earthquake of the Day of Judgment as depicted in Surah Al-Zalzalah. Hyperbole functions to emphasize meaning through deliberately exaggerated rhetorical expressions that evoke emotional, spiritual, and persuasive effects on the reader. This study outlines the concept of hyperbole in the science of balaghah, the forms that appear in Surah Al-Zalzalah, and the analysis of their rhetorical functions based on both classical and contemporary tafsir. The findings show that the use of hyperbole in Surah Al-Zalzalah not only enhances the aesthetic dimension of the Qur’anic language but also presents a powerful representation of natural disasters as a theological warning about the tremendous severity of the Day of Recompense. Thus, hyperbole serves as a bridge between the literary beauty of the Qur’an and the profound conveyance of its eschatological message.
Kajian Alih Kode Dan Dwibahasa Dalam Tuturan Ustadz Adi Hidayat Pada Forum Umy Summer School 2022 Nabila Miftahul Husna; Raswan Raswan; Achmad Fudhaili
Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab Vol. 1 No. 03 (2025): Qawaid: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab
Publisher : Qawa’id: Jurnal Bahasa dan Sastra Arab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Studi ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk dan fungsi dari alih kode dan dwibahasa serta menganalisis kedua fenomena tersebut yang terdapat dalam pidato Ustadz Adi Hidayat pada forum internasional UMY Summer School 2022. Latar belakang penelitian ini berangkat dari fenomena penggunaan tiga bahasa (bahasa Indonesia, bahasa Inggris, dan bahasa Arab) yang muncul secara bergantian dalam tuturan Ustadz Adi Hidayat. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk menggambarkan dan menganalisis jenis alih kode dan fungsi bahasanya, dengan sumber data berupa transkripsi pidato. Penelitian ini menggunakan teori Poplack (1968) untuk menganalisis jenis alih kode, dan menggunakan teori dari Apple dan Musyken (1987) untuk menganalisis dari segi fungsinya. Hasil penelitian menunjukkan tiga bentuk alih kode utama: Inter-Setential Switching mendominasi di 60%. Sementara itu, Intra-Setential Switching teridentifikasi sebanyak 27%, dan Tag Switching menjadi jenis alih kode yang paling jarang ditemukan. Temuan ini menegaskan bahwa kemampuan dwibahasa penutur dianggap sebagai strategi linguistik fungsional yang efektif untuk memperkuat identitas dan otoritas penutur.
Analisis Komparatif Metode Penelitian Eksperimen, Penelitian Tindakan Kelas dan Research and Development Nabila Miftahul Husna; Putri Humairoh; Raswan Raswan; Wati Susiawati
Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam Vol. 2 No. 02 (2026): Ar-Ruhul Ilmi : Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam
Publisher : Jurnal Ar-Ruhul Ilmi: Jurnal Pendidikan dan Pemikiran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini menganalisis secara komparatif metode penelitian eksperimen, Penelitian Tindakan Kelas (PTK), dan Research and Development (R&D) dalam konteks penelitian pendidikan. Penelitian bertujuan mengkaji karakteristik konseptual, tujuan, prosedur, orientasi metodologis, serta penerapan ketiga pendekatan tersebut dalam menjawab berbagai permasalahan pendidikan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research). Data diperoleh melalui telaah terhadap buku, artikel jurnal ilmiah, dan berbagai sumber akademik yang relevan, kemudian dianalisis menggunakan teknik deskriptif-komparatif untuk mengidentifikasi persamaan, perbedaan, keunggulan, keterbatasan, serta konteks penerapan masing-masing metode. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penelitian eksperimen berorientasi pada pengujian hubungan sebab-akibat melalui pemberian perlakuan dan pengukuran dampaknya terhadap variabel tertentu. PTK menekankan perbaikan pembelajaran secara reflektif dan berkelanjutan melalui siklus perencanaan, tindakan, observasi, dan refleksi. R&D berfokus pada pengembangan produk atau inovasi pendidikan melalui tahapan analisis kebutuhan, perancangan, pengembangan, validasi, uji coba, revisi, dan evaluasi. Analisis komparatif menunjukkan bahwa ketiga pendekatan bukan pilihan metodologis yang saling bertentangan, melainkan memiliki fungsi yang saling melengkapi. Eksperimen menghasilkan bukti empiris mengenai efektivitas perlakuan, PTK memperkuat praktik pembelajaran, sedangkan R&D mengubah kebutuhan pendidikan menjadi inovasi yang aplikatif dan teruji. Pemilihan metode perlu didasarkan pada masalah, tujuan, konteks, kebutuhan data, serta kontribusi penelitian yang hendak dicapai.