Moh Hanif Adzhar
Universitas Islam Negeri Syekh Wasil Kediri

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Strategi Brand Image dalam Memperkuat Keunggulan Kompetitif Universitas KH. Abdul Chalim Moh Hanif Adzhar; Isfiana Oktaria Nasihatul Umami; Muhammad Burhanudin Al Mu’allif; Karimah Karimah; Nurul Yaqien
J-MPI (Jurnal Manajemen Pendidikan Islam) J-MPI Vol.10, No.2, Desember 2025
Publisher : Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.18860/jmpi.v10i2.37414

Abstract

Strategi brand image menjadi kebutuhan strategis bagi perguruan tinggi dalam mempertahankan daya saing di tengah persaingan global dan komersialisasi pendidikan tinggi. Universitas KH. Abdul Chalim (UAC) Mojokerto menghadirkan fenomena menarik dengan membangun citra kelembagaan melalui pendekatan religius dan pesantren, bukan semata promosi komersial. Sebagian besar studi tentang branding perguruan tinggi masih berfokus pada aspek visual, promosi digital, dan segmentasi pasar umum. Kesenjangan muncul karena minimnya kajian yang menyoroti pendekatan berbasis nilai keislaman modern dalam membangun brand image dan keunggulan kompetitif, khususnya di lingkungan Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi brand image Universitas KH. Abdul Chalim dalam mempertegas keunggulan kompetitif. Metode yang digunakan adalah kualitatif studi kasus dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap lima informan kunci dan dokumentasi pendukung. Temuan utama menunjukkan bahwa strategi brand image UAC bersifat otentik dan terintegrasi dengan sistem nilai, spiritualitas kelembagaan, relasi sosial, dan kemitraan berbasis komunitas. Branding dilakukan melalui kurikulum unggulan, sistem asrama empat tahun, dan komunikasi digital berbasis testimoni serta tokoh pesantren. Strategi demikian berdampak langsung pada peningkatan partisipasi mahasiswa dari luar daerah dan luar negeri, penguatan akreditasi institusi, serta pengakuan dari lembaga eksternal. Penelitian ini memberikan kontribusi teoritis terhadap kajian brand image berbasis nilai pada konteks perguruan tinggi keagamaan Islam. Direkomendasikan agar sistem riset pasar serta dokumentasi strategi dilaksanakan secara lebih terstruktur bagi pengembangan PTKI di masa depan.
Kontekstualisasi Nusyuz di Era Digital: Kajian Hermeneutika Surat al-Nisā ayat 34 dan 128 Perspektif Abdullah Saeed Moh Hanif Adzhar; Nabila An’imatul Maula; Fatwah Inna Aulisaina
Intizar Vol 31 No 2 (2025): Intizar
Publisher : Pusat Penelitian dan Penerbitan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19109/intizar.v31i2.31921

Abstract

Penelitian ini bertujuan memahami fenomena transformasi digital yang menimbulkan berbagai tantangan baru dalam hubungan suami istri, termasuk potensi konflik nusyuz yang diakibatkan oleh komunikasi, privasi, dan penggunaan media sosial yang berlebihan. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan untuk mengkontekstualisasikan al-Qur’an melalui pendekatan hermenutika Abdullah Saeed dalam empat tahap, yaitu analisis teks, analisis kritis aspek kebahasaan, pandangan sahabat, dan kontekstualisasi. Temuan utama menunjukkan pemahaman kontemporer tentang nusyuz tidak lagi harus dilihat sebagai dominasi patriarki seperti saat masa lampau, melainkan sebagai panduan etis yang mendorong perdamaian, dialog, dan keadilan dalam rumah tangga. Solusi terhadap nusyuz tidak bisa hanya bergantung pada otoritas suami, tetapi juga harus mempertimbangkan hak-hak istri, termasuk kebebasan berekspresi dalam ruang publik dan media sosial. Hasil signifikansi temuan memberikan pemahaman baru mengenai relevansi atas reinterpretasi nusyuz dalam ayat al-Qurr'an terhadap era digital, sehingga pemahaman nusyuz dapat dikontekstualiasikan dengan perkembangan zaman dan perubahan sosial.