Erniwati Daranga
Institut Teknologi dan Kesehatan Avicenna

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peningkatan Pengetahuan Ibu Hamil melalui Kelas Ibu Hamil Berbasis Media Audio Visual Ismiyanti Achmad; Yuhemy Zurizah; Herlina Herlina; Titik Almujahidiani; Erniwati Daranga
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Juni)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i3.1178

Abstract

Abstract Knowledge of pregnant women is a crucial factor in maintaining the health of both mother and fetus during pregnancy. Lack of knowledge can increase the risk of complications during pregnancy and childbirth. Prenatal classes are one way to improve maternal knowledge through health education. The use of audio-visual media in prenatal classes can increase the effectiveness of information delivery. This community service activity aims to improve the knowledge of pregnant women through audio-visual media-based prenatal classes. Implementation methods include counseling, educational video screenings, discussions, and knowledge evaluations. The results of the activity indicate an increase in knowledge among pregnant women after attending the classes. This program is effective in increasing pregnant women's understanding of pregnancy health. Keywords: Pregnant Women, Health Education, Audio-Visual, Prenatal Classes Abstrak Pengetahuan ibu hamil merupakan faktor penting dalam menjaga kesehatan ibu dan janin selama masa kehamilan. Kurangnya pengetahuan dapat meningkatkan risiko komplikasi kehamilan dan persalinan. Kelas ibu hamil merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan pengetahuan ibu melalui edukasi kesehatan. Pemanfaatan media audio visual dalam kelas ibu hamil dapat meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu hamil melalui kelas ibu hamil berbasis media audio visual. Metode pelaksanaan meliputi penyuluhan, pemutaran video edukasi, diskusi, serta evaluasi pengetahuan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan ibu hamil setelah mengikuti kelas. Program ini efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu hamil mengenai kesehatan kehamilan. Kata Kunci: Ibu Hamil, Edukasi Kesehatan, Audio Visual, Kelas Ibu Hamil
Evaluasi Efektivitas Konseling Kehamilan dalam Meningkatkan Pengetahuan dan Perilaku Ibu Hamil di Puskesmas Poasia, Kendari, Sulawesi Tenggara Suhartati Suhartati; Erniwati Daranga; Fath Irtaniyah Rahman; Arbiyah Arbiyah
Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2026): Sahabat Sosial: Jurnal Pengabdian Masyarakat (Maret)
Publisher : Asosiasi Guru dan Dosen Seluruh Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59585/sosisabdimas.v4i2.1078

Abstract

This Community Service (PKM) project aims to evaluate the effectiveness of the pregnancy counseling program in improving the knowledge and behavior of pregnant women at the Poasia Community Health Center in Kendari City, Southeast Sulawesi. The method used was an educational approach through individual and group counseling, accompanied by pre- and post-tests to measure knowledge gains and observe changes in health behaviors during pregnancy. Results showed significant improvements in understanding pregnancy danger signs, adherence to antenatal visits, consumption of iron supplements, and healthy lifestyle practices. This program demonstrates that structured and ongoing counseling is effective in supporting improvements in the quality of pregnant women's health at the primary care level.
Hubungan Stimulasi Dini oleh Ibu dengan Perkembangan Motorik Kasar Balita Usia 1–3 Tahun di Puskesmas Konda Kabupaten Konawe Selatan Tahun 2026 Arbiyah Arbiyah; Rosi Tawati Zuhra Mudia; Fath Irtaniyah Rahman; Erniwati daranga
Science and Education Journal (SICEDU) Vol 5 No 2 (2026): Science and Education Journal 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/sicedu.v5i2.1101

Abstract

Salah satu tahun paling penting dalam kehidupan seorang anak terjadi selama masa balita. Kemampuan berjalan, berlari, melompat, menaiki tangga, dan menjaga keseimbangan adalah contoh keterampilan motorik kasar yang dengan cepat diperoleh anak-anak antara usia satu dan tiga tahun. Bayi mungkin paling diuntungkan dari stimulasi yang konsisten dan sesuai usia dari ibu mereka di beberapa tahun pertama kehidupan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, otak anak berkembang dengan pesat dalam tiga tahun pertama kehidupan, sehingga sangat penting bagi mereka untuk memiliki kehidupan rumah yang aman, pengasuh yang penuh perhatian, makanan yang cukup, dan banyak kesempatan untuk belajar dan tumbuh. (WHO). Tujuan penelitian ini adalah untuk mencatat data dari Puskesmas Konda di Kabupaten Konawe Selatan pada tahun 2026 tentang hubungan antara stimulasi dini ibu dan perkembangan keterampilan motorik kasar pada balita (usia 1-3 tahun). Desain observasional analitik potong lintang digunakan dalam penelitian ini. Peserta adalah ibu-ibu dari wilayah layanan Puskesmas Konda yang membawa anak-anak mereka (usia 1-3 tahun) untuk evaluasi balita. Delapan puluh orang dipilih untuk survei dengan menggunakan teknik pengambilan sampel bertujuan. Kami menggunakan kuesioner terstruktur untuk mengukur stimulasi dini, dan alat skrining yang sesuai usia untuk perkembangan motorik kasar. Ambang batas signifikansi α=0,05 digunakan untuk analisis data dalam uji Chi-Square. Sebanyak 52 responden (atau 65,0% dari total) memberikan stimulasi dini yang cukup, menurut hasil perhitungan. Sekitar 72,5% dari 58 balita menunjukkan tanda-tanda telah mengembangkan keterampilan motorik kasar mereka dengan tepat untuk usia mereka. Pada balita berusia antara satu dan tiga tahun, terdapat korelasi yang signifikan secara statistik antara stimulasi dini yang diberikan oleh ibu dan perkembangan keterampilan motorik kasar (p=0,001; p<0,05). Perkembangan motorik kasar pada balita (anak berusia satu hingga tiga tahun) berkorelasi signifikan dengan stimulasi ibu di tahun-tahun awal. Anak-anak lebih mungkin mencapai tonggak perkembangan keterampilan motorik kasar ketika ibu mereka memberikan stimulasi positif.