Nurhasanah
Institut Agama Islam Al-Zaytun Indonesia (IAI AL-AZIS)

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

STRATEGI KOMUNIKASI PENYIAR RADIO PRIMA FM 95.8 DALAM MENARIK MINAT PENDENGAR MELALUI PROGRAM HARIAN Nurhasanah; Supriadi M; Muhammad N. Abdurrazaq
Jurnal komunikan Vol. 5 No. 1 (2026): Komunikan: Jurnal Komunikasi dan Dakwah
Publisher : Departemen Komunikasi dan Penyiaran Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30993/jurnalkomunikan.v5i1.648

Abstract

Penelitian ini berjudul Strategi Komunikasi Penyiar Radio Prima FM 95.8 dalam Menarik Minat Pendengar Melalui Program Harian. Latar belakang penelitian ini berangkat dari pentingnya strategi komunikasi dalam menjaga eksistensi radio di tengah persaingan media digital seperti Spotify dan YouTube. Radio Prima FM 95.8 Haurgeulis sebagai salah satu radio lokal berupaya mempertahankan pendengar melalui program-program harian yang kreatif dan interaktif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi penyiar serta strategi komunikasi yang diterapkan dalam menarik minat pendengar, dengan fokus pada penerapan analisis SWOT. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi terhadap penyiar serta manajer program Radio Prima FM. Analisis data dilakukan dengan menelaah kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman (SWOT) dalam pelaksanaan strategi komunikasi penyiaran. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kekuatan utama Radio Prima FM terletak pada gaya komunikasi penyiar yang interaktif, dekat dengan pendengar, dan penggunaan logat lokal yang menciptakan kedekatan emosional. Kelemahan ditemukan pada keterbatasan jumlah penyiar dan fasilitas teknologi. Peluang muncul dari kolaborasi dengan komunitas lokal, sedangkan ancaman berasal dari meningkatnya persaingan media digital. Hal ini menunjukan bahwa keberhasilan Radio Prima FM dalam menarik minat pendengar bergantung pada kemampuan penyiar dalam membangun komunikasi interpersonal yang efektif, menyesuaikan gaya siaran dengan karakteristik audiens, serta mengoptimalkan strategi komunikasi berbasis SWOT untuk memperkuat daya tarik program harian