Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN PEMBUATAN ECO-ENZYME BERBASIS BUAH DAN POC UNTUK OPTIMALISASI PERTANIAN DAN PELESTARIAN EKOSISTEM DI PONDOK RAUDLATUL MUSTHOFA TULUNGAGUNG Faudina Permatasari; Alik Mustafidal Laili; Vindhy Dian Indah Pratika
Madiun Spoor : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 6 No 1 (2026): April 2026
Publisher : Politeknik Perkeretaapian Indonesia Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37367/mxmkcj81

Abstract

Eco-enzyme adalah cairan hasil fermentasi bahan organik seperti sisa kulit buah dan sayuran yang berasal dari limbah dapur. Cairan ini memiliki berbagai kegunaan dalam menjaga keseimbangan ekosistem dan mengurangi dampak pencemaran lingkungan, seperti digunakan sebagai pupuk cair alami, pembersih ramah lingkungan, dan penetral bau limbah. Kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan serta mengajarkan teknik pembuatan eco-enzyme sebagai alternatif dalam mengelola limbah organik secara berkelanjutan. Masyarakat dilibatkan secara langsung dalam setiap tahap proses, mulai dari pemilihan bahan, fermentasi, hingga penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Melalui metode pembelajaran yang interaktif dan berbasis praktik, diharapkan masyarakat semakin sadar akan pentingnya mengelola limbah dengan cara yang lebih ramah lingkungan. Hasil dari program ini menunjukkan bahwa pemanfaatan eco-enzyme dapat menjadi langkah inovatif dalam upaya menjaga kelestarian alam sekaligus meningkatkan kualitas hidup masyarakat dengan diterapkan secara langsung sebagai pengganti pupuk kimia.
DEVELOPMENT OF COMPUTER-AIDED LEARNING MEDIA ON VIBRATION AND WAVE MATERIAL, IMPROVE STUDENTS' CONCEPT UNDERSTANDING GRADE 8 Faudina Permatasari; Vindhy Dian Indah Pratika
JoEICT (Jurnal of Education And ICT) Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : STKIP PGRI TULUNGAGUNG

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/joeict.v7i2.5361

Abstract

This research aims to develop computer-assisted learning media that is feasible and valid so that it can visualize abstract concepts in vibration and wave material for junior high school / MTs class VIII students. The development method used in this research and development is the Four-D Model by taking three steps, namely defining, designing, and developing. The feasibility of the developed media can be known from the validation test and the readability test. The results of the development in the form of computer-aided learning media on vibration and wave material for students in grade VIII SMP / MTs. The results of the feasibility test by media experts obtained an average score of 93.25% which means very feasible. The test results by material experts obtained 20 correct concepts, all of which are very feasible, and the results of the readability test obtained an average score of 93.75%, all respondents can accept this media well, which means it is very feasible. Based on the results of the assessment, in general, the learning media developed has met the criteria very feasible so that it can be said that learning media can help improve concept understanding for students. 
GREEN CHEMISTRY PRACTICAL GUIDE INTEGRATING THE CONCEPTS OF SCIENCE LITERACY AND ENVIRONMENTAL AWARENESS Vindhy Dian Pratika; Faudina Permatasari; Pharaye Gintano
JURNAL PENA SAINS Vol 12, No 2 (2025): Jurnal Pena Sains
Publisher : Program Studi Pendidikan IPA, Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Trunojoyo Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21107/jps.v12i2.32004

Abstract

Science education at the elementary school level has an important role in forming the basis of scientific knowledge while fostering character values, including environmental awareness. The background of this research is based on the need for science learning that not only emphasizes cognitive aspects, but also forms an environmentally conscious character from an early age. This research aims to develop a practical guide and see the feasibility of the guide with the theme of Green Chemistry that integrates the concept of scientific literacy and environmental awareness, which is intended for fifth grade elementary school students. The research method used is research and development (RD) with the 4D development model (Define, Design, Develop, and Disseminate). The results of the study indicate that the development of a Green Chemistry practical guide that integrates scientific literacy and environmental awareness is declared very feasible to be developed. The results of the development of the practical guide from the validation results of material experts showed that 87% were declared very feasible, the results of the validation results of media experts produced a feasibility percentage of 84% in the very feasible category, and the results of the practicality of the readability by students of the practical guide showed an average result of 82.40% which stated very feasible. Thus, this practical guide can be used by teachers and students as a source of independent learning that can increase environmental awareness.
Analisis Miskonsepsi dan Kemampuan Berpikir Tingkat Tinggi Peserta Didik Menggunakan Three-Tier Diagnostic Test Berbasis Keterampilan Proses Sains pada Materi Gerak dan Gaya Laura Abiyuan Santoso; Faudina Permatasari
Jurnal Pelita: Jurnal Pembelajaran IPA Terpadu Vol. 6 No. 2 (2026): Juli - Desember 2026
Publisher : Pustaka Digital Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54065/pelita.6.2.2026.1649

Abstract

Miskonsepsi dan rendahnya kemampuan berpikir tingkat tinggi (Higher Order Thinking Skills/HOTS) merupakan permasalahan penting dalam pembelajaran IPA yang memerlukan identifikasi melalui instrumen diagnostik yang akurat. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi miskonsepsi peserta didik pada materi Gerak dan Gaya menggunakan Three-Tier Diagnostic Test berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) serta menganalisis kemampuan HOTS peserta didik berdasarkan instrumen tersebut. Penelitian menggunakan pendekatan mixed method dengan desain sequential explanatory. Subjek penelitian terdiri atas 31 peserta didik kelas VII SMP Raudlatul Musthofa Tulungagung, dengan empat peserta didik dipilih secara purposif sebagai subjek wawancara. Instrumen penelitian berupa 25 soal Three-Tier Diagnostic Test yang mencakup level C4, C5, dan C6. Data kuantitatif dianalisis menggunakan statistik deskriptif persentase, sedangkan data kualitatif dianalisis secara tematik mengikuti model Miles, Huberman, dan Saldaña, kemudian diintegrasikan melalui triangulasi teknik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa persentase miskonsepsi melebihi 50% pada sebagian besar soal dan didominasi kategori False Negative (M2), yaitu peserta didik mampu memilih jawaban benar tetapi belum dapat memberikan alasan ilmiah yang tepat. Miskonsepsi utama ditemukan pada konsep gerak relatif dan titik acuan, interpretasi grafik jarak-waktu, perbedaan gerak dan perpindahan, penerapan Hukum II Newton, serta gaya pada benda diam. Kemampuan HOTS peserta didik juga tergolong rendah dengan persentase tahu konsep sebesar 35,7% pada level C4, 40,3% pada C5, dan 40,3% pada C6. Penelitian ini menyimpulkan bahwa miskonsepsi dan rendahnya HOTS saling berkaitan sehingga perlu diatasi melalui pembelajaran yang mengintegrasikan rekonstruksi konsep, penguatan KPS, dan pengembangan HOTS. Kombinasi Three-Tier Diagnostic Test dan wawancara dapat menjadi alternatif asesmen diagnostik yang komprehensif untuk mengungkap miskonsepsi peserta didik.