Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PELATIHAN GURU SD MUHAMMADIYAH KALIWATES DALAM MENGELOLA LABORATORIUM IPA DAN PENGGUNAAN IPA KIT Kukuh Munandar; Novy Eurika; Ika Priantari; Revyna Analika; Alifia Iffah Fajriyah; Sri Kantina
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 5 No. 1 (2026): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, Maret 2026
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v5i1.5953

Abstract

This community service activity was carried out with the aim of overcoming the obstacle of the lack of preparedness of teachers at Muhammadiyah Kaliwates Elementary School in managing science laboratories and operating basic science teaching aids. Through this training or technical guidance, teachers were equipped so that they could later manage science laboratories in elementary schools optimally. The methods used in this community service included providing classical technical guidance on laboratory management standards and hands-on training on the use of science teaching aids. The participants were eight teachers from Muhammadiyah Kaliwates Elementary School and one principal. The evaluation results showed a significant increase in the participants' cognitive understanding, as evidenced by an increase in the average score from 56.43 in the initial test to 82.86 in the final test. In addition, observations during the practical sessions showed that the educators were able to assemble and operate various science instruments independently, thereby boosting their confidence in designing inquiry-based learning. This activity was concluded to have successfully equipped educators with essential managerial competencies and instructional fluency. This capacity building directly prepared the school institution to welcome the operationalization of new science laboratory facilities to realize an applied and student-centered learning process.
Penguatan Pendekatan Pembelajaran Mendalam dan Asesmen Kalimat Pemantik HOTS Pada PAUD: Pengabdian Khoiriyah; Sri Kantina; Misyana; Indah Werdiningsih
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi paradigma pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan berbasis studi kasus, penguatan asesmen autentik, dan penerapan kalimat pemantik berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah temuan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan pendekatan linier yang berorientasi pada penyelesaian aktivitas, dominasi penggunaan pertanyaan tertutup, serta praktik asesmen yang berfokus pada hasil akhir karya anak dibandingkan proses pembelajarannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, strategi pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode pelatihan hybrid (daring dan luring) pada tanggal 24 Januari 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan serangkaian lokakarya penyusunan Rencana Pembelajaran berbasis studi kasus. Program penyusunan kalimat pemantik HOTS, pendampingan implementasi secara langsung di satuan PAUD, serta monitoring dan evaluasi berbasis portofolio selama periode enam bulan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis studi kasus terbukti membantu guru dalam mengaitkan pembelajaran dengan fenomena nyata, sehingga proses belajar anak menjadi jauh lebih kontekstual. Penerapan asesmen autentik seperti observasi, catatan anekdot, dan portofolio berhasil mendorong guru untuk lebih memusatkan perhatian pada proses perkembangan holistik anak. Penggunaan kalimat pemantik HOTS terbukti efektif menstimulasi anak untuk berani bertanya, menganalisis, dan menemukan solusi sederhana. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan berkontribusi secara nyata dalam membangun ekosistem pembelajaran PAUD yang adaptif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.
Potret Jakarta melalui Foto Dokumenter sebagai Media Komunikasi Sosial Ratih Candrastuti; Erlina Novianti; Sri Kantina
Jurnal Pengabdian Masyarakat (ABDIRA) Vol 6, No 1 (2026): Abdira, Januari
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/abdira.v6i1.1337

Abstract

This community service program aims to empower the community, particularly the photography community, in utilizing documentary photography as a medium of social communication in Jakarta. Cultural diversity, history, and modernity are important objects of visual documentation for urban communities. The methods used include literature studies, field observations, photography training, photography practice at a number of iconic locations, and publication of the results through social media. This activity not only improves technical skills but also the ability to interpret cultural symbols and messages in photographs. The program results in enhanced visual literacy, the availability of cultural promotion content for Jakarta, and contributions to strengthening the creative economy. This initiative is crucial for cultural preservation, public information dissemination, and increasing community participation in promoting Jakarta's urban identity in the digital age.
Pelatihan Teknis Inovatif Untuk Guru Pendidikan Inklusif Melalui Pengembangan Buku Cerita Digital Untuk Anak Autisme: Pengabdian Indah Werdiningsih; Sri Kantina; Kristi Nuaraini; Chester B. Esnara; Roby Zulkarnain Noer
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 5 No. 1 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 5 Nomor 1 (Juli 2026 -
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v5i1.8117

Abstract

Pendidikan bagi anak disabilitas autis sering kali menghadapi tantangan signifikan pada aspek bahasa reseptif dan ekspresif yang menghambat interaksi sosial serta proses belajar mereka. Di sisi lain, proses pembelajaran di sekolah luar biasa masih terkendala oleh minimnya media digital interaktif yang sesuai dengan karakteristik kognitif dan sensori anak, serta keterbatasan kompetensi guru dalam merancang inovasi teknologi. Mengatasi permasalahan tersebut, kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk mengembangkan media pembelajaran digital storybook guna meningkatkan keterampilan bahasa anak autis, sekaligus memberikan pelatihan dan pendampingan pembuatan media bagi guru di SLB Negeri Branjangan Jember. Metode pelaksanaan kegiatan mengadopsi alur kerja partisipatif yang terbagi dalam tahap persiapan, pelaksanaan yang berfokus pada pelatihan dan implementasi, serta tahap evaluasi akhir, dengan melibatkan kolaborasi pakar linguistik dari Benguet State University (BSU), Filipina. Hasil pengabdian menunjukkan tingkat partisipasi guru mencapai 100 persen, yang diikuti dengan peningkatan signifikan dalam kemandirian teknologis dan pemahaman pedagogis terkait desain media ramah sensori. Uji coba implementasi digital storybook di kelas terbukti efektif dalam memperpanjang rentang atensi siswa dan mulai menstimulasi respons komunikasi nonverbal maupun verbal sederhana dengan sangat baik. Sebagai kesimpulan, program pengabdian ini berhasil menghasilkan inovasi media adaptif yang berdampak nyata dalam mentransformasi layanan pendidikan khusus menjadi lebih interaktif, sekaligus mendukung perwujudan ekosistem Smart Village pada pilar pendidikan inklusif secara berkelanjutan. Education for children with autism often encounters significant challenges in both receptive and expressive language, which hinder their social interactions and learning processes. Furthermore, instruction in special education schools is frequently constrained by a lack of interactive digital media tailored to the cognitive and sensory profiles of these children, coupled with teachers' limited competencies in designing technological innovations. To address these issues, this community service program aims to develop digital storybook learning media to enhance the language skills of children with autism, while simultaneously providing training and mentoring in media creation for teachers at SLB Negeri Branjangan Jember. The implementation utilized a participatory workflow comprising preparation, execution (focusing on training and application), and a final evaluation phase. This process also involved collaboration with experts in autism and inclusive education from Benguet State University (BSU), Philippines. The program's outcomes revealed a 100% teacher participation rate, leading to a substantial improvement in their technological independence and pedagogical understanding of sensory-friendly media design. Classroom trials of the digital storybooks proved highly effective in extending students' attention spans and successfully stimulating both nonverbal and simple verbal communication responses. In conclusion, this community service program has yielded adaptive media innovations that significantly transform special education services into highly interactive experiences. Additionally, it sustainably supports the realization of a Smart Village ecosystem through the pillar of inclusive education.