Program Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan mentransformasi paradigma pembelajaran di Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) melalui pendekatan berbasis studi kasus, penguatan asesmen autentik, dan penerapan kalimat pemantik berbasis Higher Order Thinking Skills (HOTS). Permasalahan utama yang melatarbelakangi kegiatan ini adalah temuan bahwa sebagian besar guru masih menggunakan pendekatan linier yang berorientasi pada penyelesaian aktivitas, dominasi penggunaan pertanyaan tertutup, serta praktik asesmen yang berfokus pada hasil akhir karya anak dibandingkan proses pembelajarannya. Untuk mengatasi permasalahan tersebut, strategi pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui metode pelatihan hybrid (daring dan luring) pada tanggal 24 Januari 2026, yang kemudian dilanjutkan dengan serangkaian lokakarya penyusunan Rencana Pembelajaran berbasis studi kasus. Program penyusunan kalimat pemantik HOTS, pendampingan implementasi secara langsung di satuan PAUD, serta monitoring dan evaluasi berbasis portofolio selama periode enam bulan. Hasil pelaksanaan menunjukkan bahwa pendekatan berbasis studi kasus terbukti membantu guru dalam mengaitkan pembelajaran dengan fenomena nyata, sehingga proses belajar anak menjadi jauh lebih kontekstual. Penerapan asesmen autentik seperti observasi, catatan anekdot, dan portofolio berhasil mendorong guru untuk lebih memusatkan perhatian pada proses perkembangan holistik anak. Penggunaan kalimat pemantik HOTS terbukti efektif menstimulasi anak untuk berani bertanya, menganalisis, dan menemukan solusi sederhana. Kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan kompetensi pedagogik guru dan berkontribusi secara nyata dalam membangun ekosistem pembelajaran PAUD yang adaptif dan berorientasi pada pengembangan kompetensi abad ke-21.