Nursyirwani Nursyirwani
Fakultas Perikanan dan Kelautan, Universitas Riau

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Ibu-Ibu PKK RW 12 Kel. Tangkerang Labuai, Kec. Bukit Raya, Pekanbaru Melalui Inovasi Pengolahan Kerupuk Nasi dengan Penambahan Udang Rebon (Mysis rrelicta) sebagai Upaya Peningkatan Ekonomi Rumah Tangga Irvina Nurrachmi; Bintal Amin; Nursyirwani Nursyirwani; Ummi Mardhiah Batubara; Sefni Hendris; Ilham Ilahi; Nabila Afifah Azuga
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 7 No. 2 (2026): April
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/jruce.7.2.101-107

Abstract

Kegiatan pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan dan pemberdayaan ekonomi ibu-ibu PKK RW 12 Kelurahan Tangkerang Labuai, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, melalui pelatihan pembuatan kerupuk nasi berbahan dasar nasi sisa yang diperkaya dengan udang rebon (Mysis relicta). Permasalahan utama yang dihadapi masyarakat adalah tingginya volume limbah organik rumah tangga, khususnya nasi sisa yang belum dimanfaatkan secara optimal. Melalui pelatihan ini, limbah nasi diolah menjadi produk pangan bernilai jual tinggi dan bergizi, sejalan dengan prinsip blue economy dan ekonomi sirkular. Metode kegiatan meliputi tahap persiapan, pelaksanaan pelatihan, dan evaluasi hasil. Peserta diberikan materi tentang pengelolaan limbah pangan, teknik pengolahan adonan, pengeringan, pengemasan, serta strategi pemasaran sederhana. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan dan keterampilan peserta mengenai pengolahan limbah rumah tangga menjadi produk olahan bernilai ekonomi. Produk kerupuk nasi udang rebon yang dihasilkan memiliki cita rasa gurih, tekstur renyah, serta kandungan gizi yang lebih tinggi karena penambahan protein hewani dari udang rebon. Program ini tidak hanya memberikan dampak ekonomi berupa peluang usaha baru bagi ibu-ibu PKK, tetapi juga berkontribusi terhadap pengurangan limbah organik dan peningkatan kesadaran lingkungan. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi model pemberdayaan ekonomi berbasis komunitas yang berkelanjutan dan dapat direplikasi di wilayah lain dengan dukungan lintas sektor antara masyarakat, perguruan tinggi, dan pemerintah daerah
Pelatihan Teknik Batik Ecoprint Mangrove pada Mitra KPM Sekat Bakau Desa Buruk Bakul Kabupaten Bengkalis Nursyirwani Nursyirwani; Dessy Yoswaty; Syahril Nedi; Windarti Windarti; Sefni Hendris; Alfiati Silfi; Evfi Mahdiyah; Ronal Kurniawan
Journal of Rural and Urban Community Empowerment Vol. 6 No. 1 (2024): Oktober
Publisher : Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31258/

Abstract

Mangrove merupakan salah satu ekosistem laut yang paling produktif dengan beranekaragam flara dan fauna mangrove, daerah yang dipengaruhi oleh pasang surut air laut, daerah asuhan (nursery ground) dan tempat mencari makan bagi biota laut, Selain itu, daun, batang, akar dan bunga mangrove telah digunakan sebagai pewarna alami dalam pembuatan kerajinan tangan atau bahan tekstil yang disebut dengan istilah teknik batik ecoprint mangrove. Produk batik ecoprint mangrove menghasilkan nuansa warna alami dengan motif yang indah yang ramah lingkungan. Sasaran pelatihan Program Desa Binaan (PDB) yaitu mitra KPM Sekat Bakau Desa Buruk Bakul Kabupaten Bengkalis yang berjumlah 20 orang, dibantu oleh mahasiswa Kukerta MBKM LPPM Universitas Riau tahun 2024 berjumlah 10 orang. Tujuan kegiatan PDB yaitu transfer iptek batik ecoprint mangrove pada mitra KPM Sekat Bakau dan masyarakat di Desa Buruk Bakul, dengan menghasilkan produk ecoprint yang berkualitas. Diharapkan mendorong masyarakat melakukan upaya konservasi hutan mangrove berkelanjutan dan membentuk desa binaan yang mandiri. Peserta pelatihan sangat antusias dan memiliki motivasi untuk membuat batik ecoprint mangrove. Hal ini dapat menjadi alternatif mata pencaharian untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Desa Buruk Bakul.