Muzalifah Muzalifah
Universitas Islam Negeri Palangka Raya

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Analisis Kinerja Keuangan Bank Syariah melalui Pendekatan Rasio Keuangan: Studi Komparatif Nadia Merdiana; Muzalifah Muzalifah; Istiqomah Istiqomah; Hikmah Hikmah
Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK) Vol 8, No 2 (2025): September 2025
Publisher : Jurnal Akuntansi dan Keuangan Kontemporer (JAKK)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30596/jakk.v8i2.25284

Abstract

Tujuan Penelitian: Menganalisis dan membandingkan kinerja keuangan Bank Aladin Syariah dan Bank Syariah Indonesia pada periode 2022–2024 melalui pendekatan rasio keuangan.Metode Penelitian: Menggunakan metode kuantitatif komparatif dengan teknik independent sample t-test, berbasis data laporan keuangan tahunan resmi kedua bank yang dianalisis melalui rasio CAR, ROA, ROE, BOPO, dan FDR.Originalitas/Novelty: Penelitian ini menitikberatkan pada perbandingan bank syariah berbasis digital dan hybrid dalam konteks perkembangan ekonomi digital di Indonesia, dengan fokus pada efisiensi dan stabilitas kinerja.Hasil Penelitian: Hasil analisis menunjukkan bahwa perbedaan signifikan hanya terdapat pada rasio ROE, sedangkan rasio lainnya tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Secara umum, Bank Syariah Indonesia memiliki kinerja yang lebih stabil dan efisien dibandingkan Bank Aladin Syariah.Implikasi: Temuan penelitian ini menjadi bahan pertimbangan bagi manajemen perbankan, investor, dan regulator dalam merumuskan strategi pengembangan industri keuangan syariah di Indonesia. Research Objective: To analyze and compare the financial performance of Bank Aladin Syariah and Bank Syariah Indonesia during the 2022–2024 period using a financial ratio approach.Research Method: This study employs a comparative quantitative method with an independent sample t-test technique, using official annual financial statement data from both banks analyzed through CAR, ROA, ROE, BOPO, and FDR ratios.Originality/Novelty: This research focuses on comparing digital-based and hybrid Islamic banks within the context of Indonesia’s digital economic development, emphasizing efficiency and performance stability.Research Results: The findings indicate that a significant difference is only observed in the ROE ratio, while the other ratios do not show significant differences. Overall, Bank Syariah Indonesia demonstrates more stable and efficient financial performance compared to Bank Aladin Syariah.Implications: These results provide important insights for banking management, investors, and regulators in formulating strategies for the development of the Islamic financial industry in Indonesia.
Consumer Response to The Increase in Clothing Prices Ahead of Eid Siti Alfia; Muzalifah Muzalifah
Jurnal Ekuilnomi Vol. 8 No. 2 (2026): Ekuilnomi Vol 8 (2), Mei 2026
Publisher : Program Studi Ekonomi Pembangunan Fakultas Ekononomi Universitas Simalungun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36985/zh88g585

Abstract

This study aims to analyze consumer responses to rising clothing prices ahead of Eid al-Fitr in Palangka Raya City. The focus is on how consumers cope with seasonal inflation and the strategies they employ in making purchasing decisions. The study employs a qualitative approach using field research methods, including interviews, observations, and data triangulation. The results indicate that price increases are perceived as a normal annual phenomenon, yet they still prompt consumers to make adjustments such as comparing prices, taking advantage of promotions, and prioritizing family needs. These findings confirm that economic, social, and cultural factors play a role in shaping consumption behavior ahead of Eid al-Fitr. This study has practical implications for merchants and policymakers. Merchants are expected to set prices fairly and transparently and provide promotions relevant to consumer needs, while policymakers need to strengthen market oversight and maintain price stability to protect the purchasing power of the public particularly low- and middle income groups from the impact of seasonal inflation
Efektivitas Pemungutan Pajak Daerah terhadap Usaha Sarang Burung Walet dalam Menunjang Pendapatan Daerah (Dalam Perspektif Ekonomi Islam) Dina Shahlia; Muzalifah Muzalifah
AT-TAWASSUTH: Jurnal Ekonomi Islam Jurnal At-Tawassuth | Vol. XI | No. 1 | 2026
Publisher : Universitas Islam Negeri Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/ajei.v0i1.29401

Abstract

Sarang burung walet merupakan salah satu sektor usaha yang dikenai pajak daerah. Artikel ini bertujuan untuk menganalisis pemungutan pajak daerah terhadap usaha sarang burung walet yang berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah dengan tinjauan berdasarkan perspektif ekonomi Islam. Metode penelitian yang dipakai yaitu penelitian kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Hasil temuan memperlihatkan bahwa berdasarkan perspektif ekonomi Islam pemungutan pajak terhadap usaha sarang burung walet diperbolehkan sesuai prinsip maslahah yaitu bertujuan demi kebaikan masyarakat. Adapun dalam praktik pelaksanaanya, pemungutan pajak daerah ini belum berlangsung secara optimal untuk mendukung peningkatan pendapatan daerah terutama di Kota Palangka Raya. Masih banyak wajib pajak yang tidak mendaftar, menghitung serta melakukan pembayaran pajak. Terdapat juga perilaku ketidakjujuran dan ketidakadilan dalam pemungutan pajak daerah yang diketahui tidak sejalan terhadap prinsip ekonomi Islam. Untuk itu, diharapkan skema perpajakan dapat diperbaiki oleh pemerintah daerah agar kesadaran wajib pajak meningkat dan dapat sesuai dengan prinsip ekonomi Islam demi optimalnya pendapatan asli daerah.