Indah Prabawati
S1 Ilmu Administrasi Negara, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Negeri Surabaya

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Implementasi Program Penanganan Pemeliharaan Jalan (Studi Pada Ruas Jalan Mastrip Kota Surabaya) Rani Rusdi Ana; Tjijik Rahaju; Indah Prabawati; M. Noer Falaq Al Amin
Publika Vol. 14 No. 1 (2026)
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/publika.v14n1.p203-216

Abstract

Infrastruktur jalan merupakan aspek penting dalam mendukung perkembangan ekonomi dan sosial guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Salah satu bentuk infrastruktur tersebut adalah jalan provinsi, seperti Jalan Mastrip di Kota Surabaya yang berfungsi sebagai penghubung antara Kota Surabaya dengan wilayah sekitarnya, termasuk Kota Sidoarjo dan Gresik. Namun, pada kondisi lapangan terdapat berbagai kerusakan jalan seperti berlubang, amblas, dan bergelombang. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan mendeskripsikan implementasi program penanganan pemeliharaan jalan di Jalan Mastrip Kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan jenis penelitian deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi Program Penanganan Pemeliharaan Jalan Mastrip telah memenuhi indikator implementasi kebijakan menurut George C. Edward III pada indikator komunikasi internal dinas PU Bina Marga Provinsi Jawa Timur berlangsung struktur dan sistematis karena berpedoman pada dokumen-dokumen pemeliharaan, namun komunikasi eksternal antara Dinas PU Bina Marga kepada masyarakat masih belum sepenuhnya optimal, indikator sumber daya relatif memadai mulai dari sumber daya manusia, informasi dan fasilitas, namun hasil pemeliharaan tidak bertahan lama akibat tingginya volume kendaraan yang melintas di Jalan Mastrip, pada indikator disposisi pelaksana program pemeliharaan mendukung kebersihan implementasi, dan struktur birokrasi memiliki struktur birokrasi yang jelas, SOP yang berjalan dengan baik dan sesuai serta fragmentasi yang diatur dengan baik sesuai dengan fungsinya. Meskipun demikian, masih diperlukan upaya peningkatan pada aspek komunikasi kepada masyarakat serta penyesuaian strategi pemeliharaan terhadap kondisi lalu lintas dan beban kendaraan yang tinggi agar kualitas jalan dapat terjaga secara berkelanjutan. Kata Kunci : Infrastruktur, Implementasi kebijakan, Pemeliharaan jalan, Jalan Mastrip.
Evaluation of the Electronic ID Card (KTP-El) Registration Service for People with Disabilities in Taman Kota Subdistrict Madiun Rifqi Akmal Muttaqin; Tjitjik Rahaju; Indah Prabawati; Firre An Suprapto
Socius: Jurnal Penelitian Ilmu-Ilmu Sosial Vol 3, No 12 (2026): July 2026
Publisher : Penerbit Yayasan Daarul Huda Kruengmane

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.20695304

Abstract

Civil registration is a basic service that must be accessible to all citizens, including people with disabilities, who often face barriers in obtaining an Electronic Identity Card (KTP-el). This study aims to evaluate the implementation of KTP-el registration services for people with disabilities through the Gajah Mada Service innovation organized by the Madiun City Population and Civil Registration Office in Taman District. The study employs a qualitative approach with a descriptive design. Data were collected through interviews, observations, and documentation, then analyzed using William N. Dunn’s six policy evaluation indicators: effectiveness, efficiency, adequacy, equity, responsiveness, and accuracy. The results indicate that the service has been functioning fairly well and has provided benefits in improving access to civil registration services for people with disabilities. However, implementation has not yet been fully optimal, as approximately 20% of people with disabilities in Taman Subdistrict have not yet registered for the e-ID. Identified challenges include a service system that remains passive, limited human resources, internet connectivity issues, information disparities, as well as social and cultural barriers within families and the community. Therefore, continuous improvement efforts are needed to make the service more inclusive, equitable, and effective in reaching all people with disabilities.