Aulia Putriyani
Unknown Affiliation

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

MEDIA GOOGLE SITES KONTEKS MASJID AGUNG PALEMBANG UNTUK MELATIH BERPIKIR KRITIS MATEMATIS SISWA Aulia Putriyani; Lusiana Lusiana
AKSIOMA: Jurnal Program Studi Pendidikan Matematika Vol 15, No 1 (2026)
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH METRO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/ajpm.v15i1.13292

Abstract

Kemampuan berpikir kritis merupakan salah satu keterampilan esensial abad ke-21 yang perlu dimiliki siswa, terutama dalam pembelajaran matematika. Namun, kenyataannya siswa di jenjang SMA masih menunjukkan kemampuan berpikir kritis yang rendah, khususnya dalam memahami konsep abstrak seperti fungsi kuadrat. Untuk mengatasi permasalahan ini, Perlu dikembangkan media pembelajaran berbasis Google Sites dengan konteks budaya lokal Masjid Agung Palembang. Penelitian ini bertujuan untuk menghasilkan produk media pembelajaran yang valid, praktis, dan memiliki efek potensial dalam melatih kemampuan berpikir kritis siswa pada materi fungsi kuadrat. Penelitian menggunakan metode Research and Development (R&D) dengan model pengembangan ADDIE. Data diperoleh melalui angket validasi, angket kepraktisan, dan tes kemampuan  matematis siswa setelah digunakan produk hasil pengembangan . Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif kuantitatif, dengan menghitung persentase skor validasi ahli, persentase kepraktisan dari respons pengguna (siswa), serta persentase ketuntasan hasil belajar untuk melihat efek potensial media. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media yang dikembangkan memiliki tingkat validitas sangat tinggi dengan persentase skor 86,88%, persentase skor kepraktisan sebesar 93,75%, serta efek potensial berdasarkan persentase rata-rata ketuntasan hasil bela  jar sebesar 83,33%  Integrasi teknologi digital dan kearifan lokal memberikan pengalaman belajar yang kontekstual serta mampu melatih kemampuan berpikir kritis siswa. Oleh karena itu, media ini layak digunakan sebagai alternatif inovatif dalam pembelajaran matematika berbasis Kurikulum Merdeka.