Muhammad Ikhsan
Universitas Kutai Kartanegara

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Etika Profesi Guru dalam Era Globalisasi Analisis Tantangan dan Peluang dalam Praktik Pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Baiturrahman Sebulu Misran Misran; Muhammad Ikhsan; Sahrur Rhamadon; M. Hastiavin Habibi
Instructional Development Journal Vol. 9 No. 1 (2026): IDJ
Publisher : Universitas Islam Negeri Sultan Syarif Kasim Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perubahan besar dalam dunia pendidikan akibat globalisasi dan perkembangan teknologi digital yang memunculkan berbagai tantangan terhadap penerapan etika profesi guru. Guru tidak hanya dituntut memiliki kompetensi pedagogik dan profesional, tetapi juga integritas moral yang kuat dalam membimbing peserta didik. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika profesi guru, mengidentifikasi tantangan yang dihadapi, serta mengkaji peluang penguatan etika profesi dalam praktik pendidikan di Madrasah Tsanawiyah Baiturrahman Sebulu. Ruang lingkup penelitian mencakup konsep etika profesi, implementasinya dalam pembelajaran, tantangan di era globalisasi, serta dampaknya terhadap mutu pendidikan dan pembentukan karakter siswa. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif melalui teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan etika profesi guru berperan penting dalam menciptakan pembelajaran yang kondusif, meningkatkan kualitas pendidikan, serta membentuk karakter siswa. Meskipun menghadapi tantangan teknologi, perubahan nilai sosial, dan beban administratif, etika profesi tetap dapat diperkuat melalui dukungan lembaga, budaya religius sekolah, serta kolaborasi dengan orang tua dan masyarakat.
Moral Education Strategies for Islamic Boarding School Students Through a Community-Based Approach: A Case Study at Al-Hidayah Islamic Boarding School, Tenggarong Muhammad Ikhsan; Nur Emilia; Windi; Ana Setiyani Mutia Mutia; Muhammad Hastiavin Habibi; Mubarok
Educatia : Jurnal Pendidikan dan Agama Islam Vol. 16 No. 1 (2026): Juni
Publisher : STAI Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69879/6mdz4p48

Abstract

This study aims to analyze strategies for moral education for students through a community-based approach at the Al-Hidayah Islamic Boarding School in Tenggarong. The study employs a qualitative method with a descriptive approach. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation involving the boarding school leadership, male teachers (ustadz), female teachers (ustazah), and students. The results indicate that character education is implemented through the exemplary conduct of teachers, daily routines, regular mentoring activities, the provision of advice, character evaluations every semester, supervision, and special guidance for students requiring additional attention. The boarding school environment, as a community, exerts a significant influence on shaping students’ character through a culture of discipline, courtesy, responsibility, and religious devotion. The primary challenges faced include variations in students’ personalities and the time-consuming nature of the moral transformation process. Additionally, students’ family backgrounds and pre-boarding school habits pose further challenges in the moral development process. However, through collaboration between boarding school leaders, ustadz, ustazah, and fellow students, the moral education process can proceed more effectively and sustainably. Intensive social interaction within boarding school life further strengthens the internalization of moral and religious values in students. This study demonstrates that a community-based approach is effective in supporting the sustainable and relevant development of students’ moral character.