Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Alat Deteksi Kebakaran Dan Kebocoran Gas Dengan Notifikasi Telegram Menggunakan Mikrokotroler ESP-32 Rahmat Hidayat; Sinka Wilyanti; Legenda Prameswo; Arisa Olivia Putri; Hamzah Hamzah; Brainvendra Widi Dionova
JITEL (Jurnal Ilmiah Telekomunikasi, Elektronika, dan Listrik Tenaga) Vol. 6 No. 2: July 2026
Publisher : Jurusan Teknik Elektro, Politeknik Negeri Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Keamanan dapur rumah tangga penting mengingat tingginya risiko kebakaran dan kebocoran gas LPG. Penelitian ini mengembangkan sistem deteksi dan penanggulangan dini berbasis mikrokontroler ESP32 dengan dukungan Internet of Things (IoT) dan konektivitas Wi-Fi. Sistem mengintegrasikan sensor MQ-2 untuk mendeteksi asap/gas mudah terbakar, KY-026 untuk mendeteksi nyala api, dan DHT11 untuk memantau kenaikan suhu. Untuk meminimalkan false alarm, sistem aktif hanya saat terdeteksi nyala api disertai suhu >40°C atau konsentrasi asap/gas >400 ppm. Saat kondisi berbahaya, data sensor diproses oleh ESP32 yang kemudian mengirim notifikasi real-time melalui Telegram Bot, mengaktifkan buzzer sebagai peringatan, serta mengendalikan pompa air melalui relay sebagai upaya penanggulangan. Pengujian pada berbagai kondisi dapur menunjukkan MQ-2 efektif mendeteksi gas di atas 300 ppm, KY-026 optimal pada jarak 20 cm dan sudut 0–45°, serta DHT11 akurat mencatat kenaikan suhu pada simulasi kebakaran. Kinerja jaringan memenuhi standar QoS ITU-T G.1010 dengan delay 191,83 ms, jitter 195,65 ms, throughput 4,24 Kbps, dan tanpa packet loss. Sistem mencapai tingkat notifikasi 100% dengan respons cepat, akurat, dan andal, sehingga efektif meningkatkan keamanan dapur melalui deteksi dini serta penanggulangan otomatis terhadap kebakaran dan kebocoran gas.
Implementasi WSN untuk Peringatan Dini Kebakaran Hutan Berbasis LoRaWAN dan Notifikasi Telegram legenda pratama; Dendy Prasetyo; Sinka Wilyanti; Legenda Prameswono Pratama; Devan Junesco Vresdian; Brainvendra Widi Dionova; Hamzah Hamzah
Electrician : Jurnal Rekayasa dan Teknologi Elektro Vol. 19 No. 3 (2025)
Publisher : Department of Electrical Engineering, Faculty of Engineering, Universitas Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23960/elc.v19n3.2913

Abstract

Kebakaran hutan menjadi ancaman serius di Kabupaten Tegal. Penelitian ini mengembangkan sistem peringatan dini menggunakan Wireless Sensor Network (WSN) yang terintegrasi dengan LoRaWAN dan notifikasi real-time via Telegram. Sistem memakai sensor DHT22 dan MQ-2 yang dikalibrasi untuk mengukur suhu, kelembapan, dan gas. Jika ambang suhu 40°C atau gas 300 ppm terlampaui, buzzer aktif dan notifikasi dikirim. Pengujian menunjukkan sistem stabil dengan delay 397–484 ms, throughput 1,64–3,38 kbps, dan tanpa packet loss. Sistem ini efektif mendeteksi kebakaran lebih awal dan mempercepat respons petugas di lapangan.