Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Gambaran Tingkat Kesiapsiagaan Bencana Pada Mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih Faridha Almira; Ulfa Rahmadani
Jurnal Ners Vol. 10 No. 2 (2026): APRIL 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i2.55710

Abstract

Kesiapsiagaan bencana merupakan aspek krusial dalam upaya mengurangi risiko dan dampak bencana, khususnya di wilayah yang rawan terhadap kejadian bencana alam. Mahasiswa sebagai kelompok intelektual muda memiliki potensi strategis sebagai agen perubahan dalam membangun komunitas kampus yang tangguh terhadap bencana. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kesiapsiagaan bencana pada mahasiswa Program Studi Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih. Penelitian ini menggunakan desain cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 320 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui kuesioner kesiapsiagaan bencana yang mengacu pada parameter Indeks Kesiapsiagaan Bencana yang dikembangkan oleh LIPI/UNESCO. Data dianalisis secara univariat untuk menggambarkan distribusi frekuensi karakteristik responden dan tingkat kesiapsiagaan bencana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usia responden berkisar antara 18–22 tahun, dengan mayoritas berjenis kelamin perempuan (71,9%). Responden terbanyak berasal dari angkatan 2022 (50,9%). Tingkat kesiapsiagaan bencana mahasiswa sebagian besar berada pada kategori rendah (53,8%) dan sedang (43,4%). Temuan ini menunjukkan bahwa kesiapsiagaan bencana mahasiswa Kesehatan Masyarakat Universitas Cenderawasih masih perlu ditingkatkan. Oleh karena itu, diperlukan upaya berkelanjutan berupa peningkatan literasi kebencanaan, pembentukan sikap dan keterampilan melalui edukasi serta simulasi bencana, dan penyediaan fasilitas mitigasi bencana di lingkungan kampus
Hubungan Stres Akademik dan Pola Tidur dengan Ketidakteraturan Siklus Menstruasi pada Mahasiswi Fika Daulian; Faridha Almira
JUMANTIK (Jurnal Ilmiah Penelitian Kesehatan) Vol 11, No 1 (2026)
Publisher : Prodi Kesehatan Masyarakat Fakultas Kesehatan Masyarakat UIN Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30829/jumantik.v11i1.26524

Abstract

Menstrual cycle irregularity is an important indicator of hormonal imbalance that may affect women’s reproductive health. Female university students are particularly vulnerable to menstrual irregularities due to academic pressure and unhealthy lifestyle patterns, including inadequate sleep. This study aimed to analyze the association between academic stress and sleep patterns with menstrual cycle irregularity among female university students. This study employed a quantitative approach with a cross-sectional design and was conducted among undergraduate female students of the Faculty of Public Health, Universitas Cenderawasih. A total of 196 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected using structured questionnaires to assess academic stress levels, sleep patterns, and menstrual cycle regularity. Bivariate analysis was performed using the Chi-square test with a significance level of 0.05. The results showed that academic stress was significantly associated with menstrual cycle irregularity (p = 0.043). Sleep patterns were also significantly associated with menstrual cycle irregularity (p = 0.016). In conclusion, academic stress and inadequate sleep patterns are significantly associated with an increased occurrence of menstrual cycle irregularity among female university students. These findings highlight the importance of stress management and healthy sleep practices as part of health promotion efforts in university settings.