Fachrizal Aditya Perdana
Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta

Published : 1 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 1 Documents
Search

Perbedaan Pengaruh Latihan Zig-Zag Run Dan Three Corner Drill Terhadap Agility Pemain Sepakbola Baturetno Football School U-16 Fachrizal Aditya Perdana; Muhamad Ali Jafar; Andry Ariyanto
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 1 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i1.457

Abstract

Agility merupakan salah satu komponen kondisi fisik yang sangat penting dalam olahraga, terutama sepak bola, karena berperan dalam kemampuan pemain untuk bergerak cepat, menjaga keseimbangan, serta melakukan perubahan arah tanpa kehilangan kontrol tubuh. Peningkatan agility dapat dicapai melalui program latihan yang terstruktur dan berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan pengaruh antara latihan Zig-zag run dan Three corner drill terhadap peningkatan agility pada pemain Baturetno Football School U-16. Penelitian menggunakan metode quasi eksperimen dengan desain pretest-posttest control group. Sampel terdiri dari 22 pemain laki-laki berusia 16 tahun yang dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok Zig-zag run mendapatkan latihan dengan dosis 8 detik × 3 repetisi, dilakukan tiga kali seminggu selama empat minggu (12 sesi latihan). Kelompok Three corner drill berlatih dengan frekuensi yang sama selama empat minggu dengan dosis 4 repetisi × 3 set berdurasi 8 detik pada minggu pertama dan disesuaikan sesuai program. Data dianalisis menggunakan paired sample t-test untuk melihat peningkatan dalam masing-masing kelompok dan independent t-test untuk mengetahui perbedaan antar kelompok, dengan taraf signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kedua jenis latihan memberikan peningkatan agility yang signifikan. Kelompok Zig-zag run memperoleh nilai p = 0,001, sedangkan Three corner drill memperoleh p = 0,002. Hasil independent t-test menunjukkan adanya perbedaan pengaruh yang signifikan (p = 0,042), di mana Zig-zag run memberikan peningkatan agility lebih besar. Kesimpulannya, kedua bentuk latihan efektif dalam meningkatkan agility pemain sepak bola usia 16 tahun, namun Zig-zag run terbukti lebih dominan dalam meningkatkan kemampuan perubahan arah cepat. Latihan ini direkomendasikan untuk digunakan secara konsisten dalam program pembinaan pemain muda.