Hipertensi merupakan penyakit tidak menular yang sering terjadi pada lansia dan berpotensi menimbulkan komplikasi serius apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya yang dapat dilakukan untuk membantu mengontrol tekanan darah adalah melalui terapi nonfarmakologis seperti senam anti hipertensi dan pijat punggung. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta membantu menurunkan tekanan darah lansia melalui terapi aktivitas kelompok berupa senam anti hipertensi dan pijat punggung. Metode kegiatan yang digunakan adalah edukasi kesehatan dan demonstrasi praktik terapi kepada lansia di Wisma Melati Panti Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PPRSLU) Budi Sejahtera Banjarbaru. Kegiatan dilaksanakan dalam beberapa tahap yaitu persiapan, pelaksanaan, dan evaluasi. Peserta kegiatan berjumlah 8 orang lansia yang mengikuti pemeriksaan tekanan darah sebelum dan sesudah kegiatan, penyuluhan kesehatan, praktik senam anti hipertensi, serta terapi pijat punggung. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta mengenai terapi nonfarmakologis, dimana sekitar 90–100% lansia mampu menjelaskan kembali manfaat serta langkah-langkah pelaksanaan terapi. Selain itu, sebagian besar lansia melaporkan tubuh terasa lebih rileks, nyaman, serta berkurangnya ketegangan otot setelah mengikuti kegiatan. Terapi senam anti hipertensi dan pijat punggung dapat membantu memperlancar sirkulasi darah, meningkatkan relaksasi, serta memberikan efek positif terhadap kondisi fisik dan psikologis lansia. Dengan demikian, kegiatan ini dapat menjadi salah satu upaya efektif dalam membantu pengelolaan hipertensi pada lansia.