Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

PEMAHAMAN PERAWAT DALAM PELAKSANAAN TRIAGE KECELAKAAN LALU LINTAS DI IGD Muhammad Riduansyah; R. Topan Aditya Rahman; Raudana Saputra
CNJ: Caring Nursing Journal Vol 5 No 1 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Triage is a process of selecting patients according to the level of emergency and priority in handling patients. Determination of priority treatment will be influenced by the level of emergency patients, the number of patients who come in, the ability of the emergency room staff, availability of supporting equipment and space. This study aims to determine the description of nurses' understanding in the implementation of Traffic accident Triage in the Emergency Room at Ulin Hospital Banjarmasin. Type of research is quantitative with descriptive research design. The sample in this study amounted to 30 nurses working in the ED selected by the Accidental Sampling technique using the Nurse Understanding Questionnaire and observation sheets. Based on the research results, the average level of understanding of nurses about Triage 26 (86.7%) is good, 4 (13.3%) is sufficient and while related to the implementation of Triage 27 (90%) is good, 3 (10%) is sufficient to be the implementation Triage in ED is good. The description of the understanding of the ED Ulin Banjarmasin Hospital nurses about Triage is included in the good category with good Triage implementation
Hubungan Quick Response dan Penatalaksanaan Triage dengan Tingkat Kecemasan Pada Keluarga Pasien Cedera Kepala di RSUD Dr.H.Moch.Ansari Saleh Banjarmasin Siti Muzdalifah; Muhammad Riduansyah; Muhammad Arief Wijaksono
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 9 No. 3 (2025): Desember
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cedera kepala merupakan kondisi gawat darurat yang sering menimbulkan kecemasan tinggi pada keluarga pasien. Penanganan cepat melalui quick response dan pelaksanaan triage yang tepat menjadi faktor penting dalam menurunkan kecemasan tersebut. Cedera kepala merupakan kondisi gawat darurat yang dapat menimbulkan kerusakan otak serius dan berdampak pada psikologis keluarga pasien. Mengetahui hubungan antara quick response dan penatalaksanaan triage keperawatan dengan tingkat kecemasan keluarga pasien cedera kepala. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan cross-sectional. Sampel diambil secara Accidental Sampling terhadap keluarga pasien yang mendampingi pasien cedera kepala di IGD RSUD dr. H. Moch. Ansari Saleh. Instrumen yang digunakan berupa kuesioner quick response, lembar observasi triage, dan skala kecemasan Zung Self-Rating Anxiety Scale(ZSAS). Analisis data menggunakan uji Spearman Rank. Hasil menunjukkan terdapat hubungan yang signifikan antara quick response dan penatalaksanaan triage dengan tingkat kecemasan keluarga (p < 0,05) dengan hasil uji Spearman Rank Quick response dan triage yang baik dapat menurunkan kecemasan keluarga pasien cedera kepala di IGD.
Gambaran Pengetahuan Perawat Dalam Penerapan Miring Kanan Miring Kiri Terhadap Pressure Ulcer Pada Pasien Penurunan Kesadaran di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin Veronica Herliani; Muhammad Riduansyah
Malahayati Nursing Journal Vol 6, No 7 (2024): Volume 6 Nomor 7 2024
Publisher : Universitas Malahayati Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/mnj.v6i7.12825

Abstract

ABSTRACT Pressure ulcer is local injury to the skin and/or underlying system, usually occurs over bone protrusion as a result of pressure or friction. The number of pressure ulcer incidence in Indonesia on patients treated in the ICU reaches 33%. One way to prevent pressure ulcer is to adjust positions such as right tilt and left tilt. In preventing pressure ulcer, nurses' knowledge is needed. To know the description of nurses' knowledge in applying right tilt and left tilt to pressure ulcer in patients with degression of consciousness in the ICU at Dr. Hospital. H.M. Ansari Saleh Banjarmasin. This research used quantitative method and used descriptive design. The total sample was 30 people with a total sampling technique. The research instrument used a questionnaire. The results obtained the knowledge level of nurses using SPSS on 30 respondents in the ICU of RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin were 14 nurses had good knowledge (46.7%), 11 nurses had sufficient knowledge (36.7%), 5 nurses had poor knowledge (16.7%). After conducting research related to the description of nurses' knowledge in applying the right tilt left tilt to pressure ulcer in patients with degression of consciousness in the ICU Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin, there were nurses who had good knowledge (46.7%), sufficient (36.7%), poor (16.7%). Keywords: Knowledge, Nurse, Pressure Ulcer, Right Tilt Left Tilt  ABSTRAK Pressure ulcer/luka tekan merupakan cedera lokal pada kulit dan atau jaringan yang ada dibawahnya, biasanya terjadi di atas penonjolan tulang sebagai akibat dari tekanan atau suatu gesekan. Angka kejadian luka tekan di Indonesia pada pasien yang dirawat di ICU mencapai 33%. Salah satu mencegah terjadinya  pressure ulcer dengan mengatur posisi seperti miring kanan dan miring kiri. Dalam pencegahan pressure ulcer pengetahuan perawat sangat dibutuhkan. Untuk mengetahui gambaran pengetahuan perawat dalam penerapan miring kanan miring kiri terhadap pressure ulcer pada pasien penurunan kesadaran di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dan menggunakan desain deskriptif. Jumlah sampel sebanyak 30 orang dengan teknik total sampling. Instrumen penelitian menggunakan kuesioner. Hasil yang didapatkan tingkat pengetahuan perawat menggunakan spss pada 30 responden di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin bahwa 14 orang perawat memiliki pengetahuan yang baik (46,7%), 11 orang perawat memiliki pengetahuan yang cukup (36,7%), 5 orang perawat memiliki pengetahuan yang kurang (16,7%). Setelah dilakukan penelitian terkait gambaran pengetahuan perawat dalam penerapan miring kanan miring kiri terhadap pressure ulcer pada pasien penurunan kesadaran di ICU RSUD Dr. H. M. Ansari Saleh Banjarmasin terdapat perawat yang memiliki pengetahuan yang baik (46,7%), cukup (36,7%), kurang (16,7%). Kata Kunci: Miring Kanan Miring Kiri, Pengetahuan, Perawat, Pressure ulcer
Pengaruh Coaching Hand Hygiene Terhadap Tingkat Pengetahuan Keluarga Pasien Dalam Pencegahan Infeksi Di Fasilitas Pelayanan Kesehatan (HAIs) Di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin Rizka Mariyana Destriyani; Mohammad Basit; Muhammad Riduansyah; Muhamamad Arief Wijaksono
Borneo Nursing Journal (BNJ) Vol. 8 No. 2 (2026)
Publisher : Akademi Keperawatan Yarsi Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61878/bnj.v8i2.596

Abstract

Latar Belakang: HaIs yaitu infeksi yang dihasilkan dari pasien selama perawatan di fasilitas kesehatan dan menjadi masalah serius secara global. Salah satu upaya pencegahannya adalah dengan melakukan hand hygine yang efektif. Edukasi melalui coaching menjadi salah satu pendekatan yang dapat meningkatakan pengetahuan keluarga dan pasien dalam mencegah terjadinya infeksi di rumah sakit.  Upaya yang selama ini telah dilakukan untuk menurunkan Healthcare Associated Infections (HAIs) adalah Hand hygiene atau kebersihan tangan merupakan salah satu bentuk kewaspadaan standar yang dinilai paling efektif dalam mencegah sekaligus mengendalikan infeksi. Kegagalan dalam menerapkan praktik ini sering kali menjadi faktor utama timbulnya infeksi di rumah sakit serta berkontribusi terhadap penyebaran mikroorganisme yang resisten terhadap berbagai jenis obat di sarana pelayanan kesehatan. Tujuan: Mengetahui bagaimana pengaruh Coaching hand hyigne terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien dalam pencegahan infeksi di fasilitas pelayanan (HaIs) di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin. Metode: Jenis metode penelitian menggunakan kuantitatif dengan desain one group pretest-posttest. Sampel sebanyak 87 responden diambik dengan teknik purposive sampling. Pengumpulan data menggunakan lembar kuesioner dan di analisis menggunakan uji Wilcoxon Signed Rank Test. Hasil: Berdasarkan hasil analisis didapatkan nilai rata-rata Wilcoxon yang diperoleh menunjukkan positif atau adanya peningkatan pengetahuan, memiliki nilai signifikan sebesar p=0,000 yang berarti lebih kecil dari taraf p=0,05. Simpulan: Ada pengaruh coaching hand hyigne terhadap tingkat pengetahuan keluarga pasien dalam pencegahan infeksi di fasilitas pelayanan (HaIs) di Rumah Sakit Sari Mulia Banjarmasin.