Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Digital Knowledge Systems and Islamic Epistemology: Artificial Intelligence Adoption in Pesantren Education Yeni Tri Nur Rahmawati; Hamdanah Hamdanah; Suheri Suheri; Wildan Miftahussurur
FALASIFA : Jurnal Studi Keislaman Vol 17 No 01 (2026)
Publisher : UAS PRESS

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62097/falasifa.v17i01.2902

Abstract

The integration of artificial intelligence (AI) into educational systems has accelerated the transformation of knowledge production, access, and governance across institutional settings. While extensive research has examined the technological and pedagogical impacts of AI in education, limited studies have explored how AI adoption interacts with educational institutions grounded in religious epistemological traditions. This study investigates the dynamics of digital knowledge systems, Islamic epistemology, and artificial intelligence adoption in pesantren education. The research focuses on how AI technologies are implemented in learning and administrative processes, how they influence patterns of knowledge accessibility, and how institutional governance responds to the emergence of algorithmically mediated knowledge environments. Using a qualitative institutional approach, data were collected through interviews, document analysis, and field observations in selected pesantren institutions undergoing digital transformation. The findings indicate that AI adoption enhances learning accessibility, instructional efficiency, and administrative effectiveness while simultaneously generating a hybrid knowledge environment in which digital information systems coexist with teacher-centered interpretive authority. The study highlights that sustainable AI integration depends on leadership commitment, governance frameworks, and digital literacy development to ensure responsible and context-sensitive technology utilization.
PEMBENTUKAN KARAKTER BERINTEGRITAS MELALUI PENDIDIKAN ANTIKORUPSI DI SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN [CHARACTER FORMATION WITH INTEGRITY THROUGH ANTI-CORRUPTION EDUCATION IN VOCATIONAL HIGH SCHOOLS] Alfiyatul Hasanah; Diansyah Citra Hartani; Siti Yurima; Yeni Tri Nur Rahmawati
Al-Ihtiram: Multidisciplinary Journal of Counseling and Social Research Vol. 4 No. 2 (2025)
Publisher : Perkumpulan Ahli Bimbingan dan Konseling Islam Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59027/al-ihtiram.v4i2.1212

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi pendidikan antikorupsi dalam pembentukan karakter siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus yang dilaksanakan di salah satu SMK Negeri di Kabupaten Bondowoso, Jawa Timur. Data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis secara interaktif menggunakan model Miles, Huberman, dan SaldaƱa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendidikan antikorupsi diimplementasikan melalui dua jalur utama, yaitu pembelajaran Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) serta kegiatan non-formal sekolah, khususnya upacara bendera. Pembelajaran PPKn berperan dalam menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, dan integritas melalui pendekatan kontekstual dan reflektif, sementara kegiatan non-formal memperkuat internalisasi nilai melalui pembiasaan dan keteladanan. Penelitian ini menegaskan bahwa sinergi antara pembelajaran formal dan budaya sekolah merupakan faktor kunci dalam membangun karakter antikorupsi siswa secara berkelanjutan