Siti Nur Khasanah
Universitas Al-Qolam Malang

Published : 2 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

PERAN MENDONGENG DALAM PEMBENTUKAN POLA BERFIKIR KRITIS ANAK USIA 5-6 TAHUN DI TK AL IHSAN JERU TUREN Norma Ita Sholichah; Siti Nur Khasanah
Jurnal Penelitian Ilmiah INTAJ Vol. 10 No. 1 (2026): dusk
Publisher : LP3M Universitas Al-Qolam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35897/intaj.v10i1.2199

Abstract

Early childhood is known as the golden age, a crucial period in child development characterized by rapid brain cell growth and cognitive abilities. The purpose of this study is to determine the role of storytelling in the formation of critical thinking patterns in children aged 5-6 years at Al Ihsan Kindergarten and to determine indicators of critical thinking patterns that can be observed in children after participating in storytelling activities. While the research method used is a qualitative descriptive research method. The results of the study indicate that storytelling can stimulate imagination, curiosity, and children's ability to ask questions, conclude, and provide opinions on the story told. Some indicators of critical thinking that emerged include the ability to ask questions, answer analytical questions, and express opinions based on the storyline. Thus, storytelling has proven effective as a strategy to stimulate the development of critical thinking in early childhood.
Eksplorasi Etnomatematika Pada Proses Pembuatan Makanan Tradisional Kue Lupis di Pasar Garotan Wajak Siti Nur Khasanah; Wildan Hakim
Jurnal Cendekia : Jurnal Pendidikan Matematika Vol 10 No 1 (2025): Jurnal Cendekia: Jurnal Pendidikan Matematika Volume 10 Nomor 1
Publisher : Mathematics Education Study Program

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cendekia.v10i1.4630

Abstract

Pembelajaran matematika sering dianggap abstrak dan kurang kontekstual oleh peserta didik, sehingga diperlukan pendekatan yang mengaitkan konsep matematika dengan budaya lokal. Salah satu pendekatan yang relevan adalah etnomatematika, yang mengintegrasikan aktivitas budaya dalam pembelajaran matematika. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi konsep-konsep matematika yang terkandung dalam proses pembuatan kue lupis sebagai kajian etnomatematika di Pasar Garotan, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan pendekatan etnografi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi terhadap pembuat kue lupis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa setiap tahapan pembuatan kue lupis mengandung konsep matematika, meliputi pengukuran, perbandingan dan proporsi, waktu, geometri, simetri, serta operasi aritmetika. Tahap perendaman mencerminkan konsep rasio antara beras ketan dan air, tahap pembungkusan menunjukkan konsep geometri dan simetri pada bentuk segitiga, tahap perebusan berkaitan dengan perbandingan jumlah bahan dan waktu pemasakan, sedangkan tahap penyajian dan pemasaran melibatkan perhitungan takaran, harga, dan keuntungan. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa proses pembuatan kue lupis tidak hanya merepresentasikan kearifan budaya lokal, tetapi juga memiliki potensi besar sebagai sumber dan media pembelajaran matematika kontekstual berbasis budaya.