Karmelia Rosfinda Meo Maku
Pendidikan Guru Pendidikan Anak Usia Dini, STKIP Citra Bakti

Published : 3 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Peran Pola Asuh Orang Tua dalam Pembentukan Kemampuan Interaksi Sosial Emosional Anak Usia Dini Vernisia Angela Pase; Konstantinus Dua Dhiu; Angelina Kurnia Juita; Karmelia Rosfinda Meo Maku
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2090

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran pola asuh orang tua dalam membentuk kemampuan interaksi sosial-emosional anak usia dini di Desa Naru. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif. Data dikumpulkan melalui observasi partisipatif terhadap interaksi anak, wawancara mendalam dengan orang tua dan guru, serta studi dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari anak usia 4–6 tahun dan orang tua mereka. Teknik analisis data meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan yang divalidasi melalui triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pola asuh di Desa Naru bersifat heterogen, meliputi pola asuh otoriter, permisif, dan demokratis. Pola asuh demokratis teridentifikasi sebagai model paling efektif dalam mendorong kemandirian emosional dan perilaku prososial anak, seperti kemampuan berbagi dan bekerja sama. Sebaliknya, pola asuh otoriter dan permisif cenderung memicu hambatan sosial seperti perilaku agresif atau menarik diri. Sinergi antara bimbingan suportif di rumah dan komunikasi terbuka dengan guru menjadi faktor kunci optimalisasi perkembangan sosial anak di wilayah pedesaan. Penelitian ini memberikan implikasi pentingnya edukasi parenting berbasis komunikasi asertif bagi masyarakat lokal.
Pengaruh Kegiatan Menganyam Berbahan Lokal (Pandan Duri) terhadap Kemampuan Motorik Halus Anak Usia 5-6 Tahun Eusabia Sanda; Karmelia Rosfinda Meo Maku; Marsianus Meka; Yohanes Vianey Sayangan
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2082

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menganyam berbahan lokal pandan duri terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya koordinasi mata-tangan dan kelenturan jari anak di TK Kemala Bhayangkari 08 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design terhadap 17 anak sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik halus anak, di mana nilai rata-rata meningkat dari 37% pada tahap pre-test (Kategori Belum Berkembang) menjadi 78,5% pada tahap post-test (Kategori Berkembang Sesuai Harapan). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) 0,000 < 0,05, sehingga H1 diterima. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan media pandan duri yang memberikan rangsangan taktil lebih kuat dibandingkan bahan sintetis, sekaligus mengintegrasikan nilai kearifan lokal. Kesimpulannya, kegiatan menganyam pandan duri secara efektif meningkatkan koordinasi visual-motorik, kemandirian, dan kekuatan otot jari anak.
Upaya Meningkatkan Kemampuan Motorik Halus pada Anak Usia Dini melalui Kegiatan Bermain Mencampur Warna Ermelinda Valentina Aso; Karmelia Rosfinda Meo Maku; Elisabeth Tantiana Ngura; Marsianus Meka
Murhum : Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini Vol. 7 No. 1 (2026): Juli
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal (PPJ) PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/murhum.v7i1.2087

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kemampuan motorik halus pada anak usia dini melalui kegiatan bermain mencampur warna di TK Kemala Bhayangkari 08 Bajawa. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) dengan model spiral dari Kemmis dan Taggart yang meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Subjek penelitian adalah anak kelompok B5 berjumlah 16 anak, terdiri dari 11 laki-laki dan 5 perempuan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes unjuk kerja, dan dokumentasi. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dari tahap pre-test 18,75% kategori BSB menjadi 68,75% pada tahap post-test. Secara pedagogis, kegiatan ini membuktikan bahwa stimulasi multisensory melalui media cair efektif memperkuat koordinasi visual-motorik, otot intrinsik tangan dan kemandirian anak. Implikasi penelitian ini menegaskan bahwa integrasi seni eksploratif dalam kurikulum PAUD bukan sekedar aktivitas rekreatif, melainkan strategis saintifik untuk memitigasi hambatan adaptasi akademik pada jenjang pendidikan dasar. Penggunaan media yang dinamis dan metode berulang menjadi kunci dalam pembentukan peta motorik yang presisi pada anak. Kesimpulannya adalah kegiatan bermain mencampur warna sangat efektif dalam meningkatkan kemampuan motorik halus anak melalui koordinasi mata-tangan, kelenturan jari, dan kontrol kekuatan tangan.