Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kegiatan menganyam berbahan lokal pandan duri terhadap kemampuan motorik halus anak usia 5–6 tahun. Masalah utama dalam penelitian ini adalah rendahnya koordinasi mata-tangan dan kelenturan jari anak di TK Kemala Bhayangkari 08 Bajawa. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan desain one-group pretest-posttest design terhadap 17 anak sebagai sampel. Data dikumpulkan melalui observasi terstruktur dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kemampuan motorik halus anak, di mana nilai rata-rata meningkat dari 37% pada tahap pre-test (Kategori Belum Berkembang) menjadi 78,5% pada tahap post-test (Kategori Berkembang Sesuai Harapan). Hasil uji hipotesis menunjukkan nilai signifikansi (Sig.) 0,000 < 0,05, sehingga H1 diterima. Kebaruan penelitian ini terletak pada penggunaan media pandan duri yang memberikan rangsangan taktil lebih kuat dibandingkan bahan sintetis, sekaligus mengintegrasikan nilai kearifan lokal. Kesimpulannya, kegiatan menganyam pandan duri secara efektif meningkatkan koordinasi visual-motorik, kemandirian, dan kekuatan otot jari anak.
Copyrights © 2026